
Ke esokan hharinya di sekolah...
kring.........
Lonceng istirahat berbunyi
kemudian Seok Hwan bergegas mencari Iren, dia sudah mencari sampai ke pustaka tetapi tidak menemukannya juga.
Tiba tiba brakkk.......
buku buku berjatuhan Seok Hwan membantu cewek tersebut.
saat menoleh...
Seok Hwan: dasar wanita sial apa yang kamu lakukan di sini. (katanya kasar)
Iren: dasar anak cengeng, kau yang duluan menabrak ku....
Seok Hwan:apa kah kau tidak pernah bosan menggangguku
Iren:Tidak, ngomong- ngomong kukira kau sudah mati😝😝
mereka saling bertengkar
Bell sekolah berbunyi mereka menyudahi pertengkaran mereka, Iren pergi tanpa mempedulikan Seok Hwan. Sedangkan Seok Hwan amat marah dan kesal.
...****************...
Tanpa terasa sekolah pun berakhir, kemudian Seok Hwan bergegas kembali ke rumah. Kemudian dia berjalan ke rumah (dikarenakan rumahnya cukup dekat jadi tidak perlu naik mobil😁)
__ADS_1
Tiba- tiba ia mendengar suara nyanyian yang dicarinnya. Ia kemudian bergerak mencari sumber suara dan rupannya itu adalah nada dering hp Iren
Dengan kesal dia berteriak memanggil Iren dan merampas tangannya. "Apa yang kau lakukan" kata Iren Kesal. "Dasar wanita tak tahu diri, kau masih saja mengelak. Kau kan yang sebenar nya orang yang berusaha membunuhku dengan cara meenyamar sebagai supir ku" Kata Seok Hwan sambil marah.
Tetapi Iren membantah dan mengatakan bahwa dia tidak mungkin mencoba membunuh Seok Hwan saat kecelakaan Iren masih bernyanyi di panggung, dan lagipula ia tidak dapat menyetir mobil"
Seok Hwan membatah dan menyuruh Iren mencari bukti bahwa dia bersalah, lalu dengan nada mengejek Iren menjawab " baiklah aku akan membantumu agar kau tidak menuduhku sembarangan dan sepertinya kau butuh bantuan ku"🤪.
Iren : kenapa kau masih memegang tanganku
Seok Hwan:oh.. maaf 😳
...
entah kenapa saat aku menyentuh tangannya tadi aku merasa nyaman (dalam batin)...
...----------------...
...-------------...
...-------...
...--...
Malam Pun Tiba.....
Seok Hwan memikirkan cara mencari pelaku sebenarnya, ia mencari dan bertanya kapada beberapa sumber. Kemudian dia menyerah dan mendengarkan lagu di kamarnya. Tidak disadari dia tertidur,saat tertidur dia mendapat mimpi aneh
"aku dimana" kata Seok Hwan, di mimpinya dia melihat saat saat sebelum dia pingsan ia mendengar suara yang begitu indah(ini bagiaan saat Seok Hwan pingsan dan minta tolong). "Siapa di sana" teriannya. Tanpa disangka ada seorang perempuan yg menghampirinnya.
Ia melihat wajah perempuan itu dan dia terkejut. "siapa kau? kenapa kau mirip denganku?" . Perempuan itu tertawa kecil dan berkata "mengapa kau takut kau adalah aku dan aku adalah kamu. Kami melindungi mu saat di jurang". Seok Hwan bingung dan bertanya "Kami? kan cuma kau disini?".
__ADS_1
(perempuan itu tertawa lagi) "coba lihat siapa yang di belakang. Rupanya ada seorang laki laki berpedang di belakang dan mirip juga dengan Seok Hwan. "siapa kalian sebenarnya" kata Seok Hwan ketakutan.
Perempuan itu menjelaskan bahwa mereka adalah jiwa yang ada pada tubuh Seok Hwan. seperti Ying dan Yang, tetapi tugasnya menjaga Seok Hwan.(bisa dibilang pawang).
"Apa arti semua ini" tanya Seok Hwan, perempuan itu menjawab bahwa di tubuh Seok Hwan memiliki dua sifat terkadang seperti laki laki terkadang lembut seperti perempuan. Jadi semua nya seimbang, serta kekuatan kami dapat melindungi mu saat dalam bahaya.
"Aku masih bingung" kata Seok Hwan. Perempuan dan laki-laki itu berpamitan dan menyuruh Seok Hwan berhati-hati dengan dengan seseorang yang berusaha merebut kalung itu(mereka mengatakannya sambil memberikan liontin dari hutan mistis).
Seok Hwan terbangun dari tidur nya, "huh.. hanya mimpi, tunggu dulu". dia menyadari dia memegang liontin yang di berikan kedua orang yang mirip denganny.Dia pun memakainya sambil bertanya-tanya kenapa harus menjaga nya.
Rupannya ini sudah pagi.......
"Sudah pagi rupannya aku harus bergegas dan melanjutkan misiku". Seok Hwan bersiap dan pergi kesekolah di tengah perjalanan ke sekolah dia ketemu Iren (dan kalian tahu apa yang akan terjadi)
"hey anak cengeng" ledek Iren, Seok Hwan kesal dan memukul pundak Iren. "Apa masalah mu, apakah kau sudah tahu siapa pelaku sebenarnya" tanya Seok Hwan kesal. "Tidak, aku tidak tahu tapi kita akan tahu....." jawab Iren penuh percaya diri.
"Kenapa kau sangat percaya diri" tanya Seok Hwan. "Sudah nanti datang saja kerumah ku saat pulang sekolah ayah ku punya kejutan" Iren meninggalkan Seok Hwan dan masuk kekelas. Seok Hwan penasaran, sepanjang sekolah ia sibuk memikirkan apa yang didapat Iren.
KRINGGG...........
Lonceng pulang berbunyi
Seok Hwan bergegas menuju rumah Iren
Ditengah perjalanan dia bertemu anak laki-laki sekelas nya yang dikenal sombong
(Seok Hwan hanya melewatinya dan berusaha tidak melihatnya). Karena dia Idak ingin berurusan dengan dia..
__ADS_1