
kini tidak ada pembicaraan diantara Rara, Nadia dan derren. dulu ayah derren tidak suka seandainya disaat makan berbicara selesaikan dulu makan baru bicara.
dan peraturan varo untuk Rara setiap pagi untuk VC dia. sudah di lakukan Rara. Rara kini tengah berpikir bagaimana caranya agar dia meminta izin ke Abang dia yang sangat positif.
" Abang " ucap pelan Rara
" iya baby kenapa " tanya derren melihat wajah Rara seperti kebingungan
" hehehe tidak jadi " ucap cengengesan Rara
Sedangkan Nadia kini tengah canggung di antara kakak beradik itu.
" Abang kita Ke taman ya hari ini kan libur kita udah lama gak jalan jalan "ucap Rara
" Apapun untuk mu baby " ucap derren
" Apapun untuk ku apa pergi kepuncak juga di beri izin ya " batin Rara pasalnya sekolahnya mengadakan liburan untuk semua siswa siswi kepuncak tapi Rara tidak pernah ikut karena abangnya melarang dia.
" Tapi kakak ipar ikut upsss salah maksudnya ka Nadia " ucap pelan Rara pada kata ' ka Nadia '
" Tapi no......" ucapan Nadia di potong oleh derren yang melihat wajah sedih Rara
__ADS_1
" Kau harus ikut aku tidak mau melihat wajah adik kesayanganku sedih " ucap datar derren
" Baik tuan " ucap pelan Nadia
" segitu sayangnya dia kepada adiknya, dengan adiknya saja dia seperti itu apa lagi dengan kekasih nya " batin Nadia
"Yeyyy...... oke kalau gitu aku ke siap siap dulu " ucap Rara dengan berlari menuju kamar nya
" Baby Abang ada sesuatu untuk kamu ada dikamar Abang " teriak derren
" oke " teriak Rara
beberapa menit kemudian ini mereka tengah didalam mobil tanpa supir karena Rara tidak mau ada supir iya ingin cuma mereka bertiga. kini Rara berada dibelakang dan Nadia didepan di samping derren karena itu memang rencana Rara iya ingin abangnya memiliki seorang perempuan yang mencintainya dengan tulus dan itu iya lihat dari cara Nadia memandang derren.
" Saya juga senang nona, nona sangat cantik " ucap Nadia
" Kakak jangan panggil nona anggap aja aku adik kakak " ucap Rara
" tapi nona " ucap Nadia
" aku ingin punya kakak perempuan tapi aku juga bahagia punya Abang derren dan Abang Varo " ucap Rara
__ADS_1
" kakak mau kan jadi kakak aku " ucap Rara penuh harapan, dan Nadia kini hendak menjawab iya tapi iya tidak nyaman dengan derren pasalnya iya cuma sekertaris derren. Rara kini melihat Nadia seperti tengah bingung pun mengerti situasinya.
" Abang gak papa kan aku anggap ka Nadia kakak aku....ya...yah " ucap Rara dengan wajah Pusy nya
" iya " ucap derren pasalnya derren memang tidak pernah menolak apapun yang diinginkan Rara.
kini mereka tengah di taman kota yang biasa mereka datang bersama tengah duduk di kursi taman derren dan Nadia. dan Rara kini tengah membeli es krim tadi ingin derren yang membelinya tapi Rara tidak mau iya ingin membeli sendiri. padahal itu cuma akal akalan Rara saja iya ingin derren dan Nadia semakin dekat.
" Tuan seperti nya sangat menyayangi Rara " ucap pelan Nadia takut derren marah
" ya....Rara tidak punya siapa siapa selain kami berdua waktu orang tua kami meninggalkan kami umur saya masih muda dan Rara baru 10 tahun iya masih butuh kasih sayang orang tua jadi saya dan varo memanjakan nya bukan tanpa alasan karena bekerja siang dan malam untuk nya cuma untuk varo dan Rara " ucap derren
" aku bangga sama kamu derren " batin Nadia
" tuan kan sudah 27 tahun apa taun tidak ingin menikah " tanya Nadia dengan suara pelan
derren melihat ke Nadia tapi iya tetap menjawab " saya masih ingin sendiri umur Rara belum 17 saya ingin memberikan kasih sayang penuh ke pada Rara baru saya menikah minimal umur Rara 20 tahun itu dia sudha dewasa mengambil keputusan sendiri saya tidak mau Rara salah pergaulan Saya sangat menyayangi Rara, dan saya ingin mencari perempuan yang mencintai saya dengan tulus bukan cuma kekayaan saya dan juga sayang kepada Lyodra, kalau di umpaman Rara itu denyut jantungku " ucap tegas derren
sedangkan Nadia terkejut jawaban derren iya terkejut sebesar itu kasih sayang iya ke Lyodra.
" sekarang umur dia 27 kalau nunggu Lyodra umur 20 berarti dia menikah umur 31 Tahun dong.....wow taun Giovano derren Atmaja engkau sungguh menjadi susuk ayah bagi adik kau......aaaaaaa aku bangga kepada mu......kau membuatku semakin cinta padamu " batin Nadia
__ADS_1
Bersambung.........