
[DI KEDIAMAN AZUMA]
Dia menulis cerita cerita superhero yang merupakan hobinya dari ia kecil, dia menulis cerita tanpa peduli ada yang membacanya atau tidak.
"Yapp, sedikit lagi cerita ini selesai. Saatnya aku berangkat ke sekolah"
Ucap azuma dengan senang.
Diapun bersiap siap ke sekolah dan memasukan buku ceritanya ke dalam tas sekolahnya, dia merupakan murid yang sangat baik dan teladan di sekolah.
Di halte bis, dia bertemu dengan kawan sekelasnya yaitu Kanna, mereka sama sama menunggu bis untuk pergi sekolah. Sembari menunggu bis mereka mengobrol.
"Hei azuma, apakah kau sudah menambahkan episode dari ceritamu?"
Tanya kanna.
"Oh, itu sudah, tapi belum selesai"
Ucap azuma.
"Lihat dongg"
Ucap kanna memohon.
Azuma pun melihatkan cerita buatannya kepada kanna, kanna sangat suka membaca cerita itu.
Tak lama kemudian bis yang mereka tunggu datang.
"Kanna, bis nya sudah datang, ayo berangkat"
Ucap azuma mengajak.
"Ayokk"
Jawab kanna.
Mereka pun berangkat ke sekolah dengan bis.
"Hei azuma, kenapa kau sangat senang memulis cerita?"
Tanya kanna.
"Karena aku dapat mencurahkan ide ideku di sana dengan sesukaku"
Jawab azuma.
Lalu bis yang mereka tumpangi pun sampai di sekolah mereka. Mereka berdua turun dari bis dan berjalan menuju kelas. Namun saat mereka hendak sampai di kelas, azuma melihat seorang siswa sedang di bully oleh berandalan sekolah yang bernama Ryujin. Diapun hendak menolong siswa yang di bully itu.
"Hei Ryu, lepaskan dia"
Teriak Azuma.
"Oohh, kau bocah penulis itu ya, azuma"
Ucap ryujin.
Ryujin pun melepaskan siswa yang di bully itu dan berganti arah menuju Azuma.
Ryujin pun melancarkan tinjuan kearah muka Azuma.
Azuma hanya tersenyum dan menahan tinjuan ryujin dengan tangannya.
"Jangan sesekali membuat ku marah dengan kelakuan mu terhadap siswa lemah"
Ucap azuma.
Tak disangka itu dilihat oleh kepala sekolah yang tidak sengaja sedang lewat disitu, mereka pun di bawa ke ruang kepala sekolah.
Diruang kepala sekolah mereka di tanyai tentang masalah mereka.
"Azuma, Ryujin. Kalian ada masalah apa?"
Tanya kepala sekolah.
"Seperti biasa pak, ryujin membully siswa lagi"
Ucap azuma.
"Ryujinnn, sudah berapa kali ku bilang kau harus menjadi siswa yang baikk. Sekali lagi ku dengar kau seperti itu, kau akan ku keluarkan"
Ancam kepala sekolah.
Mereka berdua pun disuruh keluar dari ruangan kepala sekolah dan kembali ke kelas.
"Apakah kau bisa sehari tidak mengganggu!"
__ADS_1
Ucap Ryujin marah.
"Maaf, tapi aku benci kejahatan"
Ucap azuma.
Merekapun masuk ke kelas masing masing.
[Di kelas azuma]
"Kau tidak kena hukuman apapun kan?"
Tanya kanna khawatir.
"Tidak, kebenaran akan selalu benar"
Ucap azuma.
Guru mereka pun masuk.
Mereka pun belajar sampai jam pelajaran habis.
Lalu jam pulang sekolah pun datang.
"Kanna, apa kau mau pulang bersama lagi?"
Tanya azuma.
"Maaf azuma, aku ada urusan"
Jawab kanna.
Mendengar itu azuma pun menunggu bis sendirian.
Namun tiba tiba ia di ajak bertarung oleh Ryujin.
"Hei bocah sialan, mari bertarung denganku"
Tantang ryujin.
"Bertarung denganmu?, mari kita lakukan di gang kosong di belakang sekolah supaya tak ada yang mengganggu"
Ucap azuma.
Merekapun melakukan pertarungan di tempat itu, Ryujin mencoba menendang azuma, tapi dengan mudah azuma menghindari tendangan itu. Azuma pun menendang balik ryujin dan membuat ryujin kesakitan. Ryujin yang licik melihat sebuah besi dan mengambilnya untuk memukul azuma, tapi saat ryujin mencoba memukul azuma, terjadi kejadian aneh. Muncul cahaya misterius dan tiba tiba karakter fiksi buatan azuma menjadi nyata. 2 karakter buatan azuma yang ada disitu adalah zetro dan vitro.
"Hei, kau ingin mengalahkannya kan?. Maka bersatulah denganku"
Hasut vitro.
"Bersatu denganmu?, jika itu bisa membuat ku menghancurkan segalanya tak masalah"
Ucap ryujin.
Diapun bersatu dengan vitro dan mencoba menyerang azuma. Tapi azuma dilindungi zetro.
"Hei zetro, mari bersatu denganku"
Ajak azuma.
"Ya, lakukan"
Ucap zetro.
"ZETRO TRANSFORMATION"
Diapun berubah menjadi zetro dan menghajar ryujin.
"Ini karakter ku, dan aku lebih paham darimu"
Ucap azuma dengan tengil.
Azuma pun menyerang ryujin tanpa ampun dan langsung mengeluarkan ZSWORD, dia terlihat begitu memahami setiap serangannya. Dan diapun langsung melancarkan serangan pamungkas.
"ZETRO SWORD SLASH!!!"
Ryujin pun kalah, dan kembali ke wujud manusianya. Dengan kekuatan vitro dia kabur dengan cepat.
Lalu azuma pun berkata pada zetro.
"Ternyata hari itu sekarang"
Ucap azuma.
"Hari apa?"
__ADS_1
Tanya zetro bingung.
"Hari dimana sang iblis kegelapan yang menggunakan kekuatan buku buku bangkit"
Ucap azuma.
Dan ternyata Azuma memang menyiapkan zetro untuk melakukan pertarungan saat hari itu telah tiba, dan hari itu adalah sekarang. Namun datang pertanyaan dari zetro.
"Lalu mengapa kau membuat vitro?"
Tanya zetro.
"Oh itu, itu karna cerita superhero tidaklah bagus tanpa lawan"
Ucap azuma.
Zetro pun bingung mendengar penjelasan azuma.
Zetro pun menjadi sebuah sabuk sekaligus alat perubahan untuk azuma.
Azuma pun bergegas kembali kerumahnya.
Karna ceritanya menjadi nyata, kendaraan milik zetro pun ikut menjadi nyata, yaitu ZCAR.
Diapun membawa ZCAR menuju rumahnya.
Sesampainya di rumah, dia membuka sebuah ruangan rahasia yang terletak di balik rak bukunya.
"Akhirnya ruangan ini akan kugunakan"
Ucap azuma.
Dia mengambil sebuah buku kosong yang tak ada isinya.
"Dengan ini aku bisa menyegel semua cerita kembali"
Ucap azuma.
Diapun menyuruh zetro muncul dan azuma menunjukkan sebuah alat yang luar biasa.
"Zetro, ini adalah buku buku yang khusus untuk meningkatkan kekuatan mu"
Ucap azuma.
"Lalu apakah kita bisa menggunakan nya pada pertarungan berikutnya?"
Tanya zetro.
"Belum, karna data datanya belum cukup"
Ucap azuma.
[Di tempat ryujin]
"Hei, sebenarnya kau siapa?"
Tanya ryujin.
"Aku adalah vitro, sang penghancur segala"
Ucap vitro.
"Lalu mengapa kau ingin bersatu denganku?"
Tanya ryujin.
"Hadehh, kau banyak tanya juga ya. Aku ingin bersatu denganmu karna ambisi mu yang sama denganku"
Jawab vitro.
Lalu vitro pun berubah menjadi sebuah gelang dan sekaligus alat berubahnya ryujin.lalu ryujin pun bergegas menuju rumahnya karna takut adiknya menunggu lama.
Sesampainya dia di rumah, adiknya khawatir karna ryujin luka luka.
"Kakk, kau bertarung lagi ya!!!"
Ucap adiknya marah.
"Tidak, tadi aku terjatuh karna berlari"
Tipu ryujin.
"Iya deh iya"
Ucap adiknya tidak percaya.
__ADS_1
Ryujin hanya tinggal berdua dengan adiknya yang bernama Ryushi. Orang tua ryujin meninggal akibat dibunuh, dan itulah yang membuat ryujin menjadi siswa nakal dan jahat di sekolahnya, karna ia punya rasa dendam di dalam hatinya.