
Azuma dan Kanna sedang menghabiskan hari liburnya dengan pergi ke perpustakaan di kota.
"Saat libur, pergi ke perpustakaan memang yang terbaik"
Ucap Kanna senang.
"Benar, apalagi ditempat ini benar benar tenang"
Ucap Azuma.
Tiba tiba pandangan Azuma mengarah ke seseorang.
"Hei, kau melihat siapa?"
Tanya Kanna.
"Ee, bukankah itu Zahira?"
Ucap Azuma mengarah ke orang itu.
"Tunggu, itu benar benar Zahira, mari kita sapa dia"
Ucap Kanna mengajak Azuma.
"Baiklah, mari kita kesana"
Ucap Azuma.
Azuma pun berjalan ke arah Zahira dan langsung memanggilnya.
"Hai, apakah itu kau Zahira?"
Sapa Azuma.
Orang itupun melihat ke arah Azuma, dan benar saja, itu adalah Zahira.
"Azuma, Kanna, aku tak menyangka akan bertemu kalian disini"
Ucap Zahira senang.
"Ya, sudah dari sejak kita TK kau pergi keluar kota"
Ucap Kanna.
"Oh iya, kau sudah pindah kesini lagi?"
Tanya Azuma.
"Sayangnya itu belum, aku disini cuma berlibur"
Jawab Zahira.
"Yahh, tapi kau dari dulu sangat suka belajar ya"
Puji Azuma.
"Itu tetap akan membuatku yang ketiga di bawah kalian"
Ucap Zahira.
"Itumah dulu, sekarang kan gatau"
Ucap Kanna.
"Oh iya, ku dengar dengar Kau menjadi kesatria"
Ucap Zahira pada Kanna.
"Ya begitulah, aku hanya ingin menyelamatkan orang orang dari musuh musuh supaya tidak merasakan hal yang sama seperti aku saat kecil"
Jawab Azuma.
"Begitu ya, tujuan mu mulia juga ya"
Puji Zahira.
[Di knight base]
"Kemana Azuma dan Kanna?"
Tanya Shijiri.
"Mereka pergi ke perpustakaan"
Jawab Arthur.
"Anak itu dari dulu sangat suka belajar ya"
Ucap Mukuro.
"Oh iya, Azuma saat kecil seperti apa?"
Tanya Shijiri.
"Dia dulu adalah orang yang suka menciptakan sesuatu, dan dahulu dia merupakan orang yang benar benar baik, namun sepertinya sekarang hatinya penuh dengan dendam pada si pembunuh orang tuanya"
Jelas Mukuro.
"Hmm, jadi begitu ya"
Ucap Shijiri.
[Di perpustakaan]
"Oh iya, kau tidak berniat melanjutkan novel mu?"
Tanya Zahira.
"Niat itu pasti ada, tapi aku ingin menyelesaikan masalah dengan para pengganggu dulu"
Jawab Azuma.
"Aku akan selalu menunggu novel terbaru mu"
Ucap Zahira.
"Aku akan memberikan novel terbaik suatu saat nanti"
Ucap Azuma.
"Oh iya, ada yang ingin ku perlihatkan pada kalian berdua"
Ucap Zahira.
"Ha, apa itu?"
__ADS_1
Tanya Kanna.
"Sebaiknya diluar saja"
Ucap Zahira.
Merekapun pergi keluar perpustakaan, dan Zahira pun mengeluarkan sebuah monsbook yang berada di tas nya.
"Ha, bagaimana kau bisa punya benda itu?"
Tanya Azuma kaget.
"Monsbook, apa kau hanya ingin menjebak kami?"
Tanya Kanna.
Lalu scare pun muncul ketempat mereka.
"Hai kalian, apa kalian ingat kekuatan ku apa?"
Tanya Scare.
"Ternyata benar, kaulah pelaku sebenarnya"
Ucap Azuma marah.
Shijiri dan Arthur pun datang ketempat itu.
"Akhirnya kalian datang"
Ucap Kanna.
"Ya, kau memberikan kami sinyal darurat, makanya kami langsung kesini"
Jawab Arthur.
"Jadi para kesatria berkumpul disini ya, nona silahkan lakukan pekerjaan mu"
Ucap Scare.
zahira pun menggunakan monsbook nya dengan memasukkan nya ke driver di tangannya.
Diapun menyatu dengan snipe monsbook.
"Teman teman, kita harus menghentikan nya"
Ucap Azuma.
"ZETRO TRANSFORMATION"
"KENZAN TRANSFORMATION"
"KING TRANSFORMATION"
"Biar aku yang mengurus temanku ini, kalian urus scare"
Ucap Azuma.
"Baiklah, kami serahkan dia padamu"
Ucap Arthur.
Azuma pun menyerang Zahira dengan Zsword. Namun zahira menangkisnya dengan sniper nya dan menembakkan snipernya pada Azuma. Azuma kesakitan karna tembakan itu.
"Bagaimana mungkin monsbook bisa sekuat itu!"
"Ini bukan monsbook yang muncul dari hati manusia, tapi monsbook yang memiliki tubuh sendiri dan menyatu dengan manusia"
Ucap Scare sambil tertawa.
"Tidak usah tertawa"
Ucap kenzan yang melemparkan kunai pada scare.
Kunai itupun ditangkis oleh scare dengan ekor kalajengking nya.
"Serangan seperti itu sangat mudah ku tangkis"
Ucap Scare sombong.
Arthur pun menyerang scare dengan excalibur nya, scare pun mencoba menahannya, namun scare seperti kesusahan menahan serangannya. Scare pun menggunakan pedangnya untuk membuat Arthur menjauh.
"Serangan macam apa itu"
Ucap scare dalam hati.
Sementara itu, Azuma masih menyerang Zahira. Namun saat Azuma ingin mengakhiri nya, Ryujin pun datang dan menahan serangan itu.
"Mengapa kau menahannya?"
Ucap Azuma dengan nada marah.
"Jangan mengakhiri nya begitu saja, atau dia akan ikut mati"
Ucap Ryujin memperingati.
"Ternyata kau tau juga ya, tapi dengan itu kalian tak akan bisa mengalahkan nya"
Ucap Scare tertawa.
scare pun pergi sambil membawa zahira ke markas bookzers.
"Ryujin, terima kasih karna telah menahanku"
Ucap Azuma berterima kasih.
"Aku hanya tak ingin melihat orang meninggal karna kejahatan bookzers"
Jawab Ryujin.
"Baiklah, teman teman, kita harus kembali ke knight base sekarang"
Ucap Azuma.
"Aku juga ikut"
Ucap Ryujin.
"Baiklah, kau biaa ikut dengan kami"
Jawab Azuma.
[Setibanya di Knight Base]
"Professor!!!, mengapa kau tidak membantu kami?"
__ADS_1
Ucap Azuma dengan nada marah.
"Aku sedang tidak semangat hari ini"
Jawab Mukuro.
"Dasar pemalas"
Ucap Ryujin menyindir.
"Apa katamu!!!!!"
Ucap Mukuro marah pada Ryujin.
"Eh tunggu, mengapa kalian membawa orang ini kesini?"
Tanya Mukuro.
"Dia sudah bukan orang jahat lagi"
Jawab Shijiri.
"Ah sudahlah, yang terpenting sekarang bagaimana cara kita mengalahkan mereka"
Ucap Azuma.
"Gunakanlah imajinasi mu"
Ucap Ryujin.
"Gunakan imajinasi ku?, maksudmu membuat cerita?"
Tanya Azuma.
"Ya, bukanya kau seorang penulis?"
Ucap Ryujin.
"Mungkin itu akan berhasil, baiklah aku akan melakukannya"
Ucap Azuma.
Azuma pun langsung masuk kedalam kamarnya.
"Sepertinya dia ingin menulis dengan keadaan yang tenang"
Ucap Kanna.
[Di kamar Azuma]
"Baiklah, aku akan membuat cerita yang terbaik untuk menyelamatkan Zahira"
Ucap Azuma yang langsung menulis.
[Di markas bookzers]
"Pekerjaan mu bagus juga"
Puji bookzers.
"Tentu saja, aku tak akan seburuk orang itu"
Jawab Scare.
"Dengan begini, kita akan mudah mengalahkan para kesatria itu"
Ucap Bookzers.
"Itu sudah pasti, mereka tak akan bisa menang melawan ku"
Ucap Scare sombong.
[Di Knight Base]
"Oh iya, bookzers itu seperti apa?"
Tanya Shijiri.
"Dia merupakan orang dengan sebuah buku yang bernama allmighty book di tubuhnya"
Jawab Ryujin.
"Allmighty book?, buku apa itu?"
Tanya Arthur.
"Dari yang dia bicarakan sih, itu buku yang mempunyai banyak kekuatan knight book dan monsbook sekaligus"
Jelas Ryujin.
"Kalau dia mempunyai buku seperti itu, mengapa dia tidak langsung saja melakukan penyerangan"
Ucap Shijiri.
"Aku rasa dia punya rencana lain sebelum dia sendiri yang turun tangan"
Ucap Mukuro.
"Rencana lain?, rencana seperti apa itu?"
Ucap Arthur.
"Kurasa dia ingin melihat kemampuan kita dulu, baru dia sendiri yang turun tangan. Tapi ini hanya tebakan ku"
Ucap Mukuro.
{3 jam kemudian}
"Akhirnya, aku selesai menciptakan bukunya"
Ucap Azuma sambil memegang bukunya.
"Buku seperti apa yang kau buat?"
Tanya Arthur.
"Ini adalah buku yang bercerita tentang kesatria yang menyelamatkan sahabatnya yang dicuci otaknya dan bersatu dengan iblis"
Jelas Azuma.
"Baiklah, buatlah knight booknya"
Ucap Mukuro.
"Ya, tapi knight book kali ini berbeda, karna aku akan menggabungkan nya dengan Deadly knight book"
__ADS_1
Ucap Azuma.