The Last Tear

The Last Tear
Stadium B (2)


__ADS_3

Seseampainya di Seoul..


Baekhyun dan Mi Sun pergi ke rumah sakit untuk melakukan tes kesehatan lagi, untuk melihat kondisi Baekhyun..


Dokter Mi Sun melakukan Aspirasi Sumsum Tulang dengan mengambil sampel jaringan dari sumsum tulang pasien menggunakan jarum tipis. Sampel jaringan tersebut kemudian akan diperiksa di laboratorium guna melihat gangguan di 'pabrik darah' dan menentukan jenis kanker darah yang menyerang penderita..


Setelah mendapatkan hasilnya dokter Mi Sun akan tau sebesar apa penyebaran kanker dalam tubuh Baekhyun..


Dan tindakan apa yang harus dilakukan lebih lanjut..


" istirahatlah di sini.. Aku sudah bicara dengan Manager Oppa untuk mengijinkanmu istirahat di rumah.. Mi Sun"


" iya..


" apa masih terasa sakit? Mi Sun"


" punggungku masih terasa sakit.. Baekhyun"


" tidak apapa.. Nanti pasti akan hilang rasa sakitnya.. Sekarang istirahatlah.. Mi Sun"


Baekhyun berbaring di ruang rawatnya.. Mi Sun sengaja menyuruhnya istirahat di rumah sakit agar Baekhyun bisa istirahat dengan benar.. Mi Sun takut kalo mengijinkannya pulang Dia akan keras kepala dan bekerja..


Setelah hasil Lab keluar, Mi Sun sedang menghubungi guru besarnya di Oxford Unv.. Mi Sun ingin menanyakan sesuatu kepada profesornya.. Hanya ingin memastikan hasil diagnosanya..


Telpon:


" bagaimana bisa hal itu terjadi prof?? Haruskah saya melakukan kemo awal untuk pasien.. Hasil menunjukan peningkatan dari stadium A ke B hanya dengan waktu beberapa bulan saja.. Padahal prosedur yang saya lakukan menurut saya sudah benar.. Bagaimana prof?? Tanya Mi Sun"


" ya kau harus mulai melakukan Kemoterapi dipadukan dengan metode pengobatan, seperti terapi hormon, operasi, serta radioterapi. Pelaksanaan prosedur ini bisa dilakukan di rumah dengan mengonsumsi obat kemoterapi oral atau melalui infus yang dilakukan di rumah sakit dengan pengawasan dokter. Pilihan ini ditentukan berdasarkan jenis kanker, stadiumnya, serta kondisi kesehatan pasien.. Kalo seperti ini gunakan terapi oral dan tambah dosis obat sebelumnya.. Kalo masih belum mendapatkan hasilnga.. Lakukan kemoterapi infus untuk pasien..


" baik prof, sebelumnya terima kasih.. Maaf saya merepotkan anda.. Mi Sun"


" bukankah kamu sudah mengerti hal ini Mi Sun.. Kenapa kamu masih harus bertanya? Apa terjadi sesuatu?


" hanya ingin memastikan saja.. Saya takut salah mengambil tindakan.. Semoga keyakinan saya agar pasien ini bisa sehat.. Mi Sun"


" aku yakin kamu bisa menyembuhkannya.. Tetaplah bersemangat.. berikan pasien hal positif.. Itu obat segala penyakit.. Buat Dia selalu berfikir positif dan melakukan hal positif juga..


" baik prof.. Terimakasih.. Saya selalu saja merepotkan anda.. Mi Sun"


" sama sama.. Ah ya apa kamu tidak ingin kembali kesini.. Kita membutuhkan seorang sepertimu disini..


" maaf prof untuk sekarang belum bisa.. Anda juga tau alasan saya pulang ke Korea karena ayah saya.. Maafkan aku.. Mi Sun"


" ya sudah kalo begitu.. Semoga kau selalu sehat di sana.. Jangan malu untuk bertanya.. Aku tutup telponnya..


" iya prof terima kasih.. Mi Sun"

__ADS_1


Setelah menutup sambungan telponnya Mi Sun membaca ulang hasil Lab Baekhyun.. Bagaimana bisa kankernya menyebar begitu cepat..


.


.


..


Skip..


Di ruang rawat Baekhyun, Mi Sun sedang menjelaskam hasil lab yang diterimanya..


" Oppa harus melakukan kemoterpi.. Karena dari hasil ini menunjukan peningkatan sel kanker Oppa.. Ucap Mi Sun menyakinkan Baekhyun agar mau melakukan Kemo.. Karena Baekhyun tidak mau melakukannya"


" itu akan memakan waktu dan efek samping sayang.. Bagaimana aku bisa melakukannya.. Aku memiliki jadwal yang harus aku lakukan.. Dan itu tanggung jawabku.. Aku tidak bisa meninggalkan tanggung jawab itu.. Apalagi mereka tau alasan aku cuti karena sakit.. Tidak sayang.. Baekhyun"


" sayang dengarkan aku.. Terapi Ini berfungsi untuk membunuh sel kanker. Obat yang diberikan dapat berupa obat tunggal, seperti chlorambucil atau fludarabine, ataupun berupa obat kombinasi..


" kamu akan melakukan terapi hormon atau radioterapi dan pelaksanaan prosedur ini bisa dilakukan di rumah dengan mengonsumsi obat kemoterapi oral atau melalui infus yang dilakukan di rumah sakit dengan pengawasan dokter..


" hanya untuk beberapa bulan saja.. Setelah sel kankernya hilang.. Kamu bisa sehat dan melakukan kegiatan lagi.. Mi Sun"


" tapi semua itu mempunyai efek samping sayang.. Belum lagi prosedur Operasi yang akan dilakukan.. Bagaimana aku bisa melakukanya sayang.. Tidak aku tidak bisa.. Baekhyun"


" tolonglah sayang.. Kau berjanji kepadaku untuk sehat.. Jadi tepati janji kamu itu.. Ucap Mi Sun dengan air mata yang sudah membasahi pipinya berharap Baekhyun mau melakukan kemoterapi"


" Oppa tau bagaimana aku bisa membaca semua ini.. Aku tidak yakin dengan diagnosa yang aku baca.. Sampai aku menanyakanya kepada guru besarku.. Aku mohon Oppa lakukan kemoterapi ini.. Aku mohon.. Mi Sun"


Mi Sun memohon dan menangis dihadapan Baekhyun.. Dia tidak mau kalo Baekhyun menyerah.. Semau akan terasa sia sia untuknya kalo Baekhyun tidak mau melakukan kemoterapinya.. Dia juga akan merasa bersalah kepada Baekhyun tidak bisa menepati janjinya..


" sayang.. Panggil Baekhyun sambil memeluk Mi Sun"


" aku mohon jangan menangis.. Aku sudah tau kondisi tubuhku.. Aku juga tau akan seperti ini.. Tapi jangan menangis seperti itu didepanku.. Aku tidak suka melihat air matamu ini.. Bukankah kita berjanji untuk melaluinya bersama.. Oke, aku akan melakukaknya.. Tapi berjanjilah untuk tidak menangis sampai saat waktuku datang.. Saat aku sudah tidak bisa melakukan apapa.. Saat sakit ini sudah membuatku tak berdaya.. Saat.... Aku mau kamu tidak menangisiku.. Terasa sangat sakit melihat mu menangis seperti ini.. Ucap Baekhyun"


" maafkan aku Oppa.. Maafkan aku.. Harusnya aku bisa membuatmu sembuh.. Maafkan aku.. Mi Sun"


" ini bukan salahmu.. Sudah berhentilah menangis.. Aku akan melakukannya jadi jangan menangis.. Baekhyun"


Baekhyun memeluk erat tubuh Mi Sun.. Dari awal Dia sudah tau akan seperti ini.. Sekeras apa Baekhyun berusaha tapi tetap penyakit ini terus menggerogotinya..


Baekhyun tidak takut Dia akan meninggal.. Tapi yang membuat Baekhyun takut adalah meninggalkan Mi Sun..


Baekhyun sudah bersikap egois menjalani hubungan ini..


Tapi Baekhyun juga ingin mengisi sisa hidupnya dengan rasa cintanya kepada Mi Sun..


Tidak apapa Tuhan membuat jalan hidupnya seperti ini tapi Dia juga ingin menghabiskan sisa hidupnya dengan orang yang paling Dia sayang yakni Mi Sun..

__ADS_1


" ahh ya aku memiliki sebuah agenda yang ingin aku lakukan bersamamu.. Apa kamu mau melihatnya? Tanya Baekhyun mencoba menenangkan Mi Sun"


" agenda? Mi Sun"


Baekhyun mengambil sebuah buku agenda yang beberapa waktu ini entah di isi berbagai kegiatan sehari harinya..


Dan menunjukkan kepada Mi Sun..


AGENDA BAEKHYUN:


Hal yang ingin ku lakukan bersamamu:


• pergi kepantai bersama..


• memasak bersama..


• olah raga bersama..


• berlibur ke tempat romantis bersama seperti menatap bintang..


• belanja bersama..


• menyisir dan mengikat rambutmu..


• menghabisakan waktu berdua dengan menggandeng tanganmu..


• menonton bersama..


• melamarmu


• dan yang teakhir aku ingin menikahimu..


Mi Sun membaca semaunya.. Dia menatap Baekhyun dan dibalas dengan senyuman dari Baekhyun..


" apa kamu mau melakukannya sayang?? Baekhyun"


" hmmm aku mau.. Kita akan melakukan semua itu.. Tapi berjanjilah untuk melakukan kemoterapi.. Hm?.. Tanya Mi Sun yang masih ingin meyakinkan Baekhyun"


" iya aku akan melakukannya.. Aku berjanji kepadamu.. Dan sampai waktunya tiba.... Ucapan Baekhyun terpotong"


" tidak.. Aku tidak mau mendengarnya.. Aku yakin Oppa akan sembuh.. Aku tidak akan mengijinkan Oppa pergi ataupun berfikir seperti itu.. Tidak.. Baekhyun tidak akan meninggalkan Mi Sun kemanapun.. Oppa juga tidak boleh pergi tanpa seijin Mi Sun.. Tidak.. Tidak boleh.. Ucap Mi Sun sambil memeluk lagi Baekhyun"


Baekhyun membalas pelukan Mi Sun..


" semua akan baik baik saja.. Aku yakin semua akan baik baik saja.. Mi Sun yakin Oppa kan sehat.. Mi Sun"


__ADS_1


__ADS_2