The Little Girl

The Little Girl
Bab V Opanya Ayla


__ADS_3

"Kakak" Ucapan lirih itu mengalihkan pandangan semuanya kepada sang pemilik suara


"Ya princess kamu kebangun? Maaf ya suara kakak berisik? Kita ke kamar kamu ya" ucap Atthaya dengan lembut dan diangguki oleh sang adik kesayangannya


Ada satu orang yang sedih melihat kondisi Ayla dan dia merasa terpukul akan kondisi sang cucu dia adalah Opa Radit


"Tio" Panggil Opa Radit


"Saya Tuan Tua" jawab Tio dengan sopan


"Bawa saya ke kamar cucu perempuan ku" perintah Opa Radit dan diangguki oleh Tio


Sesampainya di kamar Ayla Opa Radit langsung duduk disisi sang cucu dengan menggenggam tangan cucu perempuan satu satunya keluarga itu


"Bagaimana Kondisinya?" Tanya Opa Radit tanpa melihat Cucu pertama nya itu dan hanya menatap teduh wajah pucat sang cucu dan Atthaya yakin Opa nya sudah tau kondisi sang adik


"Bukan hanya aku yang tau. Tapi pria tua satu lagi sudah mengetahuinya dan dia sangat marah pada kedua orangtua kalian. Sekarang jawab pertanyaan Opa" Ucap Opa Radit sekalian tau isi hati Atthaya

__ADS_1


"Kanker Otak Stadium.....2 Opa" ucap Atthaya dengan lirih dan sedih


"K......kanker otak?" Tanya Opa Radit Syok


"Iya opa dan Ayla sudah tau lama" Balas Atthaya dan Opa Radit kaget mendengarnya


"B....bagaiman bisa?? Ini pasti salah" ucap Opa Radit dia masih tidak terima cucunya sakit parah disaat dia masih tidak menerima semuanya sebuah tangan menyentuh tangan tua itu


"Opa...Ayla pengen makan mie peda" ucap Ayla dengan lemah


"Nanti kalau Ayla sudah sembuh ya! Bila perlu Opa beli pabrik nya, sekarang tuan putri sehat dulu ya" ucap Opa Radit dan Ayla melanjutkan tidurnya.


Mommy Riana ingin masuk ke kamar Putri satu-satunya itu tapi dihalangi oleh pengawal dari Opa Radit


"Saya ibu nya kenapa kalian melarang saya masuk kedalam?" Tanya Mommy Riana kepada pengawal itu


"Maaf kan kami nyonya, kami hanya melaksanakan perintah dari Tuan Tua. Untuk melarang siapa pun masuk kecuali Tuan Muda Atthaya dan Tuan Radit" ucap pengawal 1 dengan tegas kepada Mommy Riana

__ADS_1


"Saya ibunya. Minggir kalian saya mau melihat putri saya" ucap Mommy Riana dengan kesal dan ingin menerobos masuk akan tetapi dihalangi oleh pengawal tersebut dan itu dilihat oleh Daddy Arkan


"Ada apa ini?" Tanya Daddy Arkan kepada mereka dan para pengawal tersebut sudah keringat dingin


"Daddy mereka nggak bolehin Mommy masuk lihat princess" Adu Mommy Riana kepada Daddy Arkan


"Maaf kan kami Tuan Besar kami hanya melaksanakan perintah dari Tuan Tua untuk melarang anda semua masuk ke kamar Nona Muda" Jawab pengawal satunya lagi dengan berani


"Alasan?" Tanya Daddy Arkan dengan dingin


"Kami hanya melaksanakan perintah dan kami akan melaksanakannya" Jawab pengawal tersebut dan Daddy Arkan membawa Mommy kembali ke ruang tamu dan Daddy Arkan melihat Opa Radit di ruang tamu


"Kenapa Papa larang Arkan dan yang lainnya masuk ke kamar Ayla?" Tanya Daddy Arkan dengan dingin sambil menahan emosinya


"Apa kau tau kapan tanggal Ulang Tahun putri mu Arkan?" Tanya Opa Radit


"Aku bertanya lain Pa, Arkan hanya butuh jawaban" Bantah Daddy Arkan dengan dingin karna pertanyaan nya dibalas dengan pertanyaan lainnya

__ADS_1


"Jawab saja pertanyaan ku Arkan Syailendra Bagaskara" Ucap Opa Radit kepada Daddy Arkan dengan datar dan ditambakan oleh Opa Radit "Jika kau tidak bisa menjawab semua pertanyaan ku aku akan membawa Ayla keluar dari rumah ini" Ucap Opa Radit "Karna aku Opa Ayla" potong Opa Ayla ketika Daddy Arkan ingin membatah ucapan Opa Radit


__ADS_2