The Main World(Dark God Deciples)

The Main World(Dark God Deciples)
Chapter 14


__ADS_3

Matahari kian naik hingga titik terangnya, udara semakin panas dan kilauan rumput-rumput begitu menyilaukan.


Para petualang muda mencari di setiap titik yang di beri tanda oleh kepala desa, namun mereka tidak menemukan satu goblin pun disana.


"Hehhh! kapan kita bisa menemukan goblinnya? ini sudah tengah hari!..." ucap Felicia.


lalu Lian menjawabnya, " Ya entahlah,tapi tenang kita belum ke sarang mereka ! yaitu di hutan bagaimana kalau kita langsung saja kesana?..." jawab Lian sekaligus bertanya kepada anggota party.


"Apa boleh buat! lakukan saja!..." jawab Ren.


"Ya baiklah langsung saja kita kesana!..." ucap Felicia dengan semangat.


"Aku ikut kau saja!..." ucap Xiao Mei dengan muka yang memerah sambil mencubit ujung jaket Lian.


"Ah baiklah kalau begitu langsung saja! kita pergi ke hutan! ..." ucap Lian dengan semangat.


"Yaaaaaah!!!!" Berteriak dengan serentak.


Party Lian pun segera pergi ke hutan,setelah sampai tak berselang lama sekitar beberapa meter dari mereka, mereka mendengar suara teriakan seorang gadis kecil.


"TOLONGGGGG ! SIAPAPUN TOLONG AKU!!!! " teriak anak gadis itu sambil berlari ketakutan.


Gadis itu tersandung akar pohon yang menjalar dari tanah, dan party nya Lian langsung tiba


di sana, tepat di depan gadis itu.

__ADS_1


Tanpa banyak gaya gaya mereka langsung menyerang makhluk yang berniat menyerang gadis kecil itu, namun tak di sangka bahwa itu adalah sang"Goblin Champion".


Lian dan Ren berlari memutari goblin besar itu, Xiao Mei yang pada dasarnya bisa menyerang jarak dekat, lebih baik menjaga jarak dan menyerang menggunakan sihir pada musuh.


"Hey ini mudah! Ren kau potong kiri aku kanan!" ucap Lian pada Ren sambil memberi aba-aba, dan Ren pun menjawabnya dengan mengangkat jempolnya.


"Yosh bagus! mari kita eksekusi! " teriak Lian sambil menarik pedang dari sarungnya.


Sfx: slasssh


Dengan pedang dan tombaknya Ren goblin Champion itu akhirnya mati dengan mudah, Lian memotong lehernya dan Ren menusuk jantungnya.


"kira kira siapa yang membunuhnya? apakah Utusanmu atau Muridku? hahahaha Tentu saja mereka berdua! " Ucap Deum dalam alam bawah sadar Lian yang merujuk pada Dewa cahaya(Temannya dulu).


"Fiuh ini ternyata lebih mudah dari yang ku kira!" ucap Ren dan Lian dengan serentak.


"Hahahahahahah!!!!"


[Mungkinkah ini awal dari persahabatan mereka? atau malah sebaliknya? ]


Lalu di sudut lain... kedua wanita itu terlihat muram karena tidak melakukan apa-apa , mereka hanya bisa melihat ke 2 pria yang sedang bergembira atas keberhasilannya.


Di susul ada gadis kecil yang masih menangis di sisi pohon pinus, Xiao Mei mendekatinya dan bertanya,


"Hey gadis kecil! apakah ada orang selain dirimu yang ada di dalam hutan?..." tanya Xiao Mei sambil mengelap air mata gadis itu dengan tangan lembutnya.

__ADS_1


"Hwaaaaa!!!! " tangis gadis kecil ini semakin keras.


namun ia langsung menjawabnya sambil terisak-isak.


"Ma-masih ada ! kakakku dan teman-teman yang lainya di tangkap para goblin! mereka ada banyak! kakak memintaku untuk lari meminta bantuan! untung saja ada kalian Hwaaaaa!!!..." ucap gadis kecil itu disusul dengan tangisan yang makin keras.


"Tenang gadis manis, kakak Mei ada disini untuk membantu membasmi para goblin kotor itu! lihat tadikan mereka kuat loh! jadi tenang saja ya! ...." ucap Xiao Mei dengan senyuman tulus yang terpancar di wajahnya.


"Iya aku percaya sama Kakak Mei! Dan namaku adalah Tomoe! Akira Tomoe! salam kenal!" ucap Tomoe sambil berdiri tegak.


"Haha iya salam kenal! ini kakak yang berambut pirang namanya Felicia, yang pirang satu lagi namanya Ren dan yang satu lagi..." ucap Xiao Mei dengan santai dan saat hendak menyebutkan nama Lian dia.... jadi gugup.


"Ah itu pacar kakak Mei kan?" ucap Tomoe dengan keras dan penuh percaya diri.


Wajah Xiao Mei pun tiba-tiba memerah dan suhu tubuhnya jadi agak panas.


"Hwawaaawwawaw!!!! bu-bukan kami hanya teman saja! " ucap Xiao Mei sambil menggeleng geleng kan kepalanya.


Di satu sisi Felicia hanya bisa tersenyum menahan tawa, bahwa dia tahu kalau Xiao Mei itu menyukai Lian.


"Hey kalian ayo kita lanjut ke hutan! siapa tau ada orang yang masih ada di dalam sana!..." ucap Lian dari kejauhan.


"Iya nih kalau kalian lambat nanti kami tinggalin loh!!!" ucap Ren sambil nyengir.


"Ehhh tunggu!!!!" ucap Felicia dan Xiao Mei bersamaan.

__ADS_1


**Apa yang akan terjadi setelah masuk ke hutan? tinggal tunggu chapter 15 pasti kalian tau:)


jangan lupa Share,like, comment and share karena itu sangat ber efek pada peng up-an Chapter dan beberapa ilustrasi pada masing masing karakter, ingat lah sya yang lakukan semuanya, gada yang mo bantu hikkks**....


__ADS_2