
Tanah bergetar karena aura yang saling bertubrukan di sekitar Lian,ia menahan derasnya Qi yang masuk pada dirinya sehingga meredianya hampir rusak.
...Note: Pencet OBJ jika anda tidak menemukan gambar :0...
"Ah ternyata kekuatan yang ku serap bukan kaleng kaleng!ini terlalu kuat padahal dia hanya memberi secuil kekuatannya padaku!..." Ucap Lian sambil menahan rasa sakit yang luar biasa.
Lian merasa bahwa dirinya semakin kuat, dari instingnya hingga tubuhnya rasanya tuh seperti lebih baik dari sebelumnya.
Diapun memulai menyempurnakan kekuatan yang diberikan oleh gurunya(Deum).
7 jam berlalu.... dan sepertinya Lian mendengar sesuatu yang aneh diluar pintu, ia melihat Deum(Gurunya) sedang muntah darah.
Lian menghampirinya dengan cepat, "Tuan Deum!!!!Kau tak apa?..." Lian kaget melihatnya pucat namun ia bingung juga.
Kenapa Sisa jiwa bisa muntah darah?
Lalu diapun menjawabnya, "Jangan panggil aku tuan! aku ini gurumu kan?..." Sambil melihat Lian dan tersenyum.
__ADS_1
Perasaan Lian jadi campur aduk ,dia lupa bahwa Deum(Gurunya) sudah jadi gurunya.
"Maaf guru saya lupa! jadi kenapa kau tidak ke kamar untuk mengistirahatkan dirimu dulu?..." Ia bertanya dengan sopan dan lembut.
"Hmmm kau pasti bingung kenapa sisa jiwa sepertiku masih bisa merasakan sakit?..." Ucap Deum dengan serius pada Lian.
Lian pun menjawabnya, "Nah itu! terus terang saya juga bingung 😕 mengapa?..." jawab Lian sambil mengusap kepalanya.
"Dengar nak! di dunia ini ada beberapa Eksistensi yang sangat kuat ! salah satunya diriku, ada sekitar 498 Dewa di dunia ini dan 457 OverLord, mereka sangatlah kuat jadi kau juga harus lebih kuat dari mereka agar kau hidup aman! mengerti?..." Deum menjelaskannya dengan sederhana.
Lian semakin bingung kenapa gurunya malah menjelaskan hal lain, "Emmm guru kukira kau akan membahas mengapa kau bisa terluka meski hanya sisa jiwa?..." tanya Lian dengan bingung.
sfx:Bugh!!!
"Aduh sakit guru!..." keluh Lian sambil memegang kepalanya.
"Begini, gurumu ini terluka sampai sekarang karena terkena serangan salah satu overlord kehancuran, serangan akhirnya membuat gurumu menjadi arwah, karena tidak siap aku jadi mati :) sungguh memalukan!..." keluh kesah Deum sampai memukul lantai.
Lian tersenyum sedikit melihat kelakuan gurunya yang seperti anak kecil.
__ADS_1
"Hey kau sedang tidak mentertawakan ku kan?..." tanya Deum sambil mengkerut kan wajahnya.
"Ah tidak tidak!! jadi guru mati karena serangan overlord kehancuran ya? tapi kenapa kau masih bisa hidup sampai sekarang?..." tanya Lian sambil memegangi dagunya.
"Simpel saja aku mempelajari ilmu immortal, aku akan susah sekali mati ! namun jiwaku akan terluka bila sering menampakan wujud! jadi untuk kedepan aku akan tinggal di mata kiri mu!..." jawab Deum dengan serius.
"Baiklah ! lalu bagaimana cara kita keluar dari sini?..." jawab Lian dengan tidak menyela.
"Mudah saja!..." Jawab Deum dengan percaya diri.
Deum mengatakannya sambil memegang bahu Lian ,dalam sekejap mereka ada di luar dengan para goblin yang sudah pada mati.
"I...ini ? bagaimana mungkin mereka sudah mati semua? siapa yang membunuh mereka?..." Tanya Lian dalam hati.
"Hey nak apakah kau yang membunuh mereka semua sebelum menemui ku?...." Tanya Deum dengan santay.
"Ti...tidak guru! ini aku tidak tau siapa yang membunuh semuanya! aku baru membunuh, mungkin 14-20 tapi ini jumlahnya lebih dari 40 goblin!..." Jawab Lian sambil bingung.
...Tiba tiba terdengar suara dari semak semak, suara siapakah itu? komen dong gan biar ane semangat upnya :)...
__ADS_1