
Aku berjalan mondar mandir dari titik awal kemudian kembali lagi ke titik awal, terus menerus langkah kakiku tak bisa dihentikan secara tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu ternyata itu Todoroki yang sedang membawa nampan diatasnya asa makanan serta minuman dingin dan langkah kakiku terhenti ketika aku melihat Todoroki yang sedang berjalan menuju meja kecil serta meletakkan makanannya disitu.
"Makan"
Dengan suara yang dingin serta muka yang lebih dingin dibandingkan suaranya membuatku berhenti bergerak hingga serasa aku ini adalah sebuah patung dan dia menghampiriku tepat di hadapanku setelah itu dia menarik tanganku dengan sangat erat serta menyuruhku untuk duduk di atas kasur, aku menuruti apa yang dia katakan.
__ADS_1
Todoroki mengambil semangkuk sup yang kemungkinan dia serta teman-temannya yang buat dan dia menyodorkan sup itu ke arahku
"Makan".
"Jangan menangis, nanti aku kena marah oleh guruku".
__ADS_1
Tiba-tiba perasaanku berubah secara drastis seperti jantungku tidak bisa berhenti berdetak serta tubuhku yang bergetar dan aku mulai merasakan hal aneh dalam diriku
"Apa yang terjadi dengan diriku, apakah aku sedang jatuh cinta? "
Hatiku tidak bisa berhenti berkata karena perkataan itu membuat mukaku menjadi memerah seperti sedang pertama kali merasakan cinta.
__ADS_1