
" Sudah selesai masa mu Gai.. " ucap seseorang menancapkan sebilah pedang menusuk nya menjatuhkan orang itu mengakibatkannya terjatuh tak berdaya ,sebuah bintang menghantam sebuah desa yang ada di Kekaisaran Spanyol yang menyebabkan sebuah supernova anehnya saat para warga melihat kejadian itu tidak ditemukan apapun 300 tahun telah berlalu. Hiduplah sebuah pasangan muda yang sedang mendapatkan kabar bahagia ,itu karena telah mendapatkan penerus keluarga nya . sembilan bulan kemudian lahirlah seorang anak laki-laki bermata biru ,dan berambut blonde ia dijuluki oleh orang yang membantu kelahirannya dengan anak badai karena ia lahir saat malam hari dan badai petir dasyat melanda namun ibunya menyangkalnya dan mengatakan bahwa ia akan menjadi anak yang terang, dia bernama Avion , ia adalah seorang anak laki-laki . Avion hidup di keluarga sederhana dengan ayah nya yang berkerja sebagai petani dan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga dan sesekali membantu ayah di ladang., Avion tumbuh dengan penuh kasih sayang dari kedua orang tuanya karena ia merupakan salah satunya penerus dari perternakan dan pertanian milik keluarga nya
" Ibunda ,mengapa aku sendirian disini kenapa tidak ada anak laki-laki yang seusia dengan ku " ujar Avion kecil
" Karena kita hidup jauh dari desa " jawab ibunya mengelus kepalanya
" Lalu mengapa kita, tidak tinggal di desa saja mengapa harus disini tapi, aku kan juga ingin berteman dan bermain dengan seorang anak laki-laki bukan " tanyanya menatap wajah ibunya
" Kamu akan mengetahui nya sendiri " ucap Ibunya menunduk menatapnya dengan tersenyum. karena mendapatkan jawaban seperti itu ia malah menjadi sangat bingung tiga tahun telah berlalu sekarang usia nya telah menginjak usia delapan tahun
" Avion.... ayo kemari, ke kandang" seru Ayahnya
" Iya, yah " jawabnya sambil berlari menuju ayahnya
" Kejutan ini hadiah mu karena telah membantu ayah dengan baik " sorak Ayahnya dengan menunjukkan sebuah kuda anakan ,dia diajari berbagai macam jenis pengetahuan perternakan oleh ayahnya seperti, cara memerah sapi, mengambil telur ayam ,cara merawat tanaman,dan cara memanah dan berburu. Di masa kecilnya ia banyak habiskan dengan bermain bersama kuda nya itu " Karena kau gagah dan berwarna abu-abu aku akan menamai mu Clover , ya clover adalah nama yang bagus" ucapnya saat pertama kali bertemu dengan kudanya, kuda itu pun kegirangan seakan-akan menunjukkan rasa suka pada nama yang diberikan Avion.Sementra itu dipelajaran memanah Avion menunjukkan potensi yang ia miliki dia bahkan bisa mengenai sasaran dalam jarak 20 meter saat ia masih berumur 12 tahun. Dikarenakan itu lah ia sangat suka dengan berburu , dia berburu di hutan terdekat sambil berkuda di padang rumput yang luas .Setiap waktunya ia habiskan dengan berkunjung ke hutan untuk berburu dan bermain dengan Clover( kudanya).
__ADS_1
Pada suatu hari saat ia berburu
" Hey liat ada seekor kelinci disana, bersiaplah kelinci karena sang singa hutan sedang mengintaimu"
kata Avion sambil mengendap- endap
dirasa nya sudah dekat ia pun segera berlari sampai sampai-sampai angin seperti mengelus rambut nya yang lembut itu dan menyergap kelinci itu
" Dapat kau" teriak Avion sambil memegang telinga kelinci itu, hewan liar itu pun berusaha melepaskan dirinya dari cengkraman nya
" Siapa itu biasa nya hanya aku sendiri di hutan ini" ujar Avion penasaran dan memberanikan diri menemui mereka berdua terlihat dua orang anak laki-laki
" Kalian berdua ini siapa ,aku belum pernah melihat kalian di daerah sini " ucap Avion sambil menunjuk mereka berdua
" Iya aku adalah orang baru disini ,namaku Wonder ,aku pindah rumah dikarenakan ayahku harus mengurus perternakan disini soalnya kakekku sudah sangat tua " jawab seorang anak laki-laki berwajah asia berambut hitam menjulurkan tangannya dengan tersenyum
__ADS_1
" Lalu yang disebalahmu itu siapa " tanya Avion kepada Agro sambil menatap anak yang disebelahnya
"Dia adalah sepupuku dia tinggal disekitar sini dia mengajaku untuk berkeliling di sekitar desa ini"
Ujar Wonder " Dia adalah sepupu ku yang tinggal di dekat sini ia mengajakku untuk berkeliling disekitaran padang rumput ini" seorang anak laki-laki berkulit putih berambut hitam dengan mata coklatnya hanya tersenyum kepadanya " Dia memang sedikit aneh, jangan hiraukan dia" bisik Agro kepadanya sontak langsung membuat Agro mengerutkan keningnya
" Baiklah jika begitu senang berkenalan dengan kalian, kalo namaku adalah Avion aku tinggal disini sejak lama semua hewan disini adalah temanku kuharap kalian tidak akan menyakiti mereka" sahutnya sambil tertawa, dengan menggaruk kepala nya
" iya kami juga senang berkenalan dengan mu si penjaga hutan ha..ha..ha"
ucap Wonder memberikan lelucon kepadanya dengan tertawa
" Bagaimana kalau besok kita datang kesini lagi untuk bermain " seru Avion
" Oke baiklah ,besok kita datang kesini"
__ADS_1
jawab mereka berdua serempak