
pada suatu hari terdengar sebuah ketukan di pintu rumah ku.
"tok...tok...tok.." (ketukan di pintu)
aku lantas menjawab
"ya.. tunggu sebentar"
oiya nama ku jingga rahmadani aku tinggal di kampung bersama ayah, ibu, seorang adik perempuan , dan seorang adik laki-laki.taun ini aku telah lulus sekolah tapi aku masih bingung apakah aku lanjut kuliah atau langsung kerja!Tapi akan kah yang ada di balik pintu itu akan merubah nasib ku.
"klek....." (membuka pintu)
"Hallo selamat pagi betul dangan mbak jingga ?" (kurir)
"iya ada apa ya mas" (aku)
"saya datang ingin mengantarkan ini untuk nona" (kurir)
"hhmmm.....prasaan aku nggak pernah ngirim surat " (aku)
jawab ku sambil menerima surat
"oke mbak saya undur diri dulu ya sampai nanti" (kurir)
"iya...makasih ya mas" (aku)
aku pun menutup pintu dan masuk kedalam rumah aku penasaran dengan isi surat jadi aku membuka dan membaca isi surat
"Yth. saudara/saudari
maksud kami mengirim surat ini adalah
untuk mengundang saudara/
saudari dalam rangka penerimaan
murid baru untuk universitas kami
kami cukup terkesan dengan prestasi
yang di miliki saudara/saudari.kalau
anda setuju kami menawarkan
beberapa keuntungan untuk anda
yaitu_______________________________
____________________________________
__ADS_1
____________________________________
kalau anda setuju untuk pergi ke Itali
demikian surat ini kami berikan untuk
saudara/saudari dengan hormat kami
kepala sekolah
aku merasa sangat senang baru kali ini ada yang mengundang ku intuk bergabung dengan sebuah sekolah elit, setelah nya aku pun pergi menuju meja makan sambil membawa surat tersebut untuk di berikan pada orang tua ku..
" ayah, ibu coba liat ini apa yang jingga dapat "(aku)
aku lantas menyerahkan surat itu pada ayah
karna penasaran ibu pun ikut menengok isi surat itu.
!!! " ibu tidak setuju! ibu tidak bisa tinggal jauh dari anak ibu apalagi kamu sampai ke itali intinya ibu tidak akan membiarkan kamu pergi"(ibu)
ibu langsung pergi meninggalkan ruang makan sambil mengerutkan dahi nya.
"hhhahh.....(menghela nafas) ibu mu benar nak kamu memangnya bisa hidup sendiri kamu akan ke itali lo itu jauh sekali coba kamu pikirkan lagi" (ayah)
"tapi yah ini kesempatan sekali seumur hidup ku mungkin nanti tidak ada lagi ayo lah ayah tolong bujuk ibu kalau aku sukses nanti siapa yang tidak bangga tolong lah ayah" (aku)
aku memohon pada ayah supaya ayah mau membujuk ibu ku.
"baiklah tapi ayah janji yah bakalan bujuk ibu" (aku)
"iya...iya." (ayah)
setelah selesai sarapan aku merapikan meja makan karna tidak tau mau melakukan apa lagi akhirnya aku pun memutuskan untuk keluar rumah.
Taman
aku duduk di salah satu kursi taman sambil memandangi awan tiba-tiba.
!!!!"dor......! hayo ngapai melamun di sini awas nanti kesambet lo! (jaya)
ternyata yang mengagetkan ku adalah sahabat ku sejak kecil jaya dan tak lama di susul juga dengan sahabat ku yang lain fatimah.
"kamu kebiasaan ngageti orang kalau orang nanti jantungan gimana" (fatimah)
"iya maaf" (jaya)
"ooo..y hai jin kok sendirian di sini" (fatimah)
"iya ngapai sendirian disini " (jaya)
__ADS_1
"eeemmmm..." (aku)
aku pun menceritakan masalah ku pada mereka.
fatimah dengan pelan mengusap bahuku untuk menguatkan ku.
"sabar ya aku percaya kalau memang rezeki kamu pasti bisa ke sana, apa lagi kamu bilang kalau mereka ngirim surat buat kamu itu udah pasti mereka yakin kalau kamu punya potensi!" (fatimah)
"tapi nanti kalau kamu jadi kesana jangan lupa bawa makanan yang banyak ya.....!" (jaya)
"ah...kamu mah makan melulu nanti bisa-bisa crush minder ngeliat kamu" (fatimah)
"ih...kamu jahat jangan gitu donk harusnya kamu doa in aku supaya bisa jadian sama dia" (jaya)
tiba-tiba aku merasa geli ketika meliat ekspresi jetek jaya pada fatimah aku pun tertawa, tawaku pun disusul tawa fatimah.
"oke oke maafin aku ya jay udah deh kalau masih ngambek aku traktir makan es krim deh mau nggak" (fatimah)
"!!!!! mau mau " (jaya)
aku tersenyum tipis karna kalau jaya ngambek dan di bujuk sama makanan pasti nggak ngambek lagi.
"aku nggak di ajak nih?" (aku)
"nggak mungkin lah nggak diajak " (fatimah)
kami pun pergi ketempat biasa kami membeli es krim. dan ya karna di traktir jaya pun memesan es krim banyak sekali.
setelah makan es krim aku dan yang lain memutuskan pulang, hari sudah mulai petang aku khawatir dimarahi jadi aku lari pulang menuju rumah sesampainya di rumah.
ayah ibu kedua adik ku sudah dimeja makan
"jingga ayo sini" (ayah)
aku pun duduk selama beberapa waktu baik ibu maupun ayah tidak mengatakan sesuatu aku jadi pus asa karna berpikir tidak akan di izinkan oleh ibu sampai____.
"selah madin, makan, lalu jangan terlalu malam kalau tidur nanti kalau sakit kamu pasti tidak jadi ke itali !" (ibu)
!!!!
" apa.....apa ibu bilang jadi ibu ijinkan aku pergi beneran!"(aku)
"iya tapi ingat ibu ijinkan kamu kesana untuk belajar bukan untuk carikan ibu menantu ibu hanya ingin kamu bisa menjadi orang sukses laki-laki itu banyak di manapun bisa kamu temukan kamu dengar kan yang ibu katakan tadi" (ibu)
"iya jingga dengar kok ibu tenang saja jingga pasti akan jaga diri baik-baik" (aku)
__________
setelah selesai mandi aku pun pergi makan malam lalu membereskan meja lalu bersiap tidur.
__ADS_1
setelah ini semoga jalan yang ku jalani akan baik-baik saja!