Three Angels Of Fire

Three Angels Of Fire
empatbelas


__ADS_3

Sebulan berlalu kebersamaan para sahabat di mansion Nayya, dan hari ini mereka memutuskan untuk pulang kembali ke kediaman masing masing begitupun dengan A3 yang akan Kembali ke mansion Abraham


karena selama sebulan ini juga nayya,Sam dan dibantu juga oleh Melvin yang tak ingin ketinggalan, sudah menyelesaikan urusan dengan para musuh bawah nayya,dengan begitu Adik adiknya akan aman untuk sekarang


mereka pulang dengan dua mobil, mobil pertama di isi oleh Nayya, Lina, Queen dan Sam sebagai pengendara sedangkan mobil kedua di isi oleh lima orang yaitu Reno, Reyhan, Regan, Aland dan Melvin sebagai pengendara


sebelum mengendarai mobil mereka sempat berdebat, sebenarnya bukan mereka melainkan melvin dan sam, Melvin yang mempermasalahkan mengapa Sam dengan A3 satu mobil, ahh memang kekanakan pikir mereka melihat tingkah Melvin


skip


mereka sudah sampai di kediaman masing masing, dan kini A3, Sam dan Aland sedang berada di ruang keluarga sembari menonton televisi


sedang asik menonton tiba tiba Ting suara pesan masuk dari ponsel salah satu dari mereka, mereka pun mengecek ponsel masing masing dan yaa ternyata ponsel nayya


nayya mengernyitkan dahi nya saat membaca pesan yang menurutnya ancaman mungkin?


+890767××××


"sudah bersenang senangnya?"


"aku akan segera menghancurkanmuu Nayya"


"sudah cukup sebulan ini kau bersenang senang dengannya, dan sekarang waktunya aku membalas kebahagiaan yang kalian lakukan tanpa dirimu"


begitulah isi pesan yang nayya terima, nayya hanya tersenyum tipis seraya membiarkan pesan itu, tanpa minat untuk membalasnya


"siapa kak?" tanya Aland


"kok gak dibalas?" lanjutnya


"tidak penting" jawab nayya berniat tak akan memberi tau semua orang mengenai pesan tersebut


skip


Tak terasa malam telah tiba dan sekarang di kediaman Abraham, mereka sedang melaksanakan makan malam


"non.. ada paket" ucap salah satu maid seraya memberikan kotak hitam berukuran sedang pada nayya


"taruh di ruang keluarga" lalu maid itu pun pergi menuruti perintah nayya


beberapa menit berlalu dan mereka sudah berkumpul diruang keluarga Karena memang itu kebiasaan keluarga Abraham jika sudah makan malam akan berkumpul diruang keluarga untuk mengobrol santai dengan yang lainnya tanpa bekerja


nayya membuka kotak tersebut dan betapa terkejut nya ia saat melihat isi dari kotak tersebut namun ekspresi terkejut nya tertutupi oleh wajah datar nya


"ada apa nay?" tanya Sam saat melihat ekspresi nayya


"ini" ucap nayya sembari memberikan kotak tersebut


"Brengsek! siapa yang berani meneror adikku" Lina,queen dan Aland yang mendengar suara Sam dengan nada dingin nan menusuk itu segera melihat apa yang ada di dalam kotak tersebut


"APA APAAN INI? kak siapa yang berani neror kakak? sejak kapan kakak dapet teror seperti ini?!!" tanya queen khawatir


"iya kak, sejak kapan kakak dapet teror atau emang ini pertama kalinya??" tanya Lina yang tak kalah khawatir nya dari queen


"SIALAN!!tuh orang udah berani ganggu ketenangan Abraham"


geram Aland

__ADS_1


"Nayya! Jelaskan!" ucap Sam seraya menatap nayya, namun ia hanya diam tanpa minat menjawab dengan wajah datarnya


"Jelaskan! AZNAYYA CLEO FREDICK ABRAHAM!!" teriak Sam yang geram dengan keterdiaman nayya membuat mereka yang mendengar itu bergidik ngeri karena tak pernah Sam berteriak apalagi pada A3


nayya pergi ke kamar nya tanpa menghiraukan perkataan siapa pun. sekuat, sedatar dan setangguh apapun nayya ia tetap lah perempuan yang memiliki hati rapuh apalagi dibentak


"bang sam seharusnya gak bentak kak nayya, karena sekuat apapun kakak dia juga perempuan bang, takut kalo dibentak" ucap Lina lalu pergi ingin menyusul sang kakak diikuti oleh queen di belakangnya


"mungkin kak nayya belum mau ngejelasin karena dia juga bingung atau mungkin dia ingin mengetahui siapa peneror" ucap Aland seraya menepuk pundak sang kakak


"tapi kenapa dia tak bicara dari awal?" ucap Sam


"kan kakak emng begitu bang,aku juga tau Kakak salah karena dia gak ngasih tau sejak awal tapi gak seharusnya Abang bentak dia" Aland mencoba memberi pengertian pada sang Abang lalu ia melenggang pergi meninggalkan Sam sendiri


samudra hanya diam tak bergeming mencoba menenangkan emosi nya lalu ia berpikir apakah ia salah?


skip


pagi telah tiba, pagi ini cuaca sedikit mendung seperti akan hujan lebat


semua anak anak abraham sudah siap di tempat masing masing di meja makan untuk sarapan kecuali nayya


mereka semua bingung nayya kemana? tapi mereka pikir nayya masih marah perihal kejadian semalam


"kak, aku mau panggil kak nayya dulu ya" ucap queen pada Lina


sembari berdiri dari jam duduknya


"sebentar biar bibi aja" ucap Lina


"iya non?" tanya bibi kepala maid disana (hanya ada 5maid di mansion besar ini)


"tolong panggil kak nayya"


"maaf non, non nayya sudah berangkat dari tadi subuh katanya ada urusan penting" jelas bi darmi


"sendirian bi?" tanya Aland


"iya den"


"yasudah bi makasih ya" ucap Lina lalu bibi pun pergi kembali kedapur


"apa kak nayya masih marah ya sama kak Sam karena semalam?" tanya aland ntah pada siapa


"kayanya iya deh tapi gak biasanya kak nayya pergi gak bilang bilang" saut queen


"aku jadi khawatir sama kak na.." belum selesai Lina berucap sudah terpotong oleh Sam yang tiba tiba pergi keluar


"jadi gak enak gini suasana mansion yaa" ucap queen


lalu mereka memilih melanjutkan sarapan mereka dengan tenang karena mereka akan pergi ke sekolah


                🔥🔥🔥


sementara di Italia Alex, Fredick dan Anita sudah mengetahui apa saja yang terjadi di mansion utama Abraham dengan anak anaknya


"ah dia memang menyebalkan tak bisa mengendalikan emosi nya, ah putriku yang malang" ucap alex ntah pada siapa

__ADS_1


"anak mu memang menyebalkan seperti dirimu Alex" ucap Fredick


"kau yang sopanlah padaku bodoh! aku kakakmu" ucap Alex seraya menoyor kepala Fredick


"sudahlah kalian ini sudah tua" lerai Anita


"lebih baik kalian cepat selesaikan urusan kita di sini, lalu pulang ke sana untuk menemui mereka" lanjutnya


"kau benar Anita, Kita harus cepat pulang kesana" ucap Alex setuju


"kau, pesan tiket pesawat ke Indonesia untuk besok dan kau Fredick urusan di sini harus selesai sekarang juga" ucap alex pada bawahannya dan adiknya


"kau sangat gampang sekali memerintah, urusanku masih banyak beri aku tiga hari" ucap Fredick


"tidak bisa selesai kan malam ini besok malam kita pulang kesana, aku rindu pada putriku" ucap alex sembari melenggang pergi dari sana


"SIALAN KAU ALEX!!, mereka putriku" teriak Fredick


sedangkan Anita hanya terkekeh geli melihat kakak beradik yang sudah tua itu


🔥🔥🔥


dikampus nayya hanya melakukan kegiatan nya dengan wajah datar malas untuk berekspresi bahkan dari pagi ia tak mengeluarkan suara sedikit pun, ntah apa yang ia pikirkan saat ini


"nay! sendiri aja" sapa Melvin yang baru saja datang karena ia ada kelas siang


"nay mengapa kau diam terus? kau sakit?" lanjutnya seraya memegang jidat nayya dengan punggung tangannya takut jika benar benar nayya sakit


"aku tak apa!" saut nayya, tiba tiba suara pesan masuk dari ponsel nayya ia melihat dan..


+87528×××××


"ini baru permulaan nayya!"


send a picture


gambar tersebut memperlihatkan kotak kado yang semalam ia dapat yang didalamnya terdapat jadi tengah manusia yang masing segar


nayya mengernyitkan dahi nya oh ternyata orang yang memberinya pesan dan orang yang telah mengirim kotak tersebut adalah orang yang sama


"ASTAGA!! siapa yang berani neror kamu nay!" teriak Melvin saat mengintip isi pesan dari ponsel nayya tersebut yang menampilkan gambar jari manusia yang berada di dalam kotak, ia tak tau saja bahwa kotak itu sudah dikirim ke kediaman Nayya


ahh nayya lupa jika ada sahabat nya di sini


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


BANTU SUPPORT YAA!!!


TYPO TOLONG DIKOREKSI!!!

__ADS_1


__ADS_2