TIDAK DI INGINKAN

TIDAK DI INGINKAN
Eps 13


__ADS_3

Sebulan berlalu...


Nissa melewati harinya seperti biasa. Bolos sekolah dan membuat kekacauan menjadi runitas nya disekolah.


Jika pulang dia akan pergi jalan jalan bersama tiga sahabatnya, Dan juga balapan motor.


Kedua orang tuanya juga sudah pulang dari luar kota.


Pagi hari dikediaman Keluarga Rahmat...


Nissa menuruni tangga dengan seragam sekolahnya. Tidak lupa Ia juga membawa jaket ditangannya.


Setelah sampai diruangan makan sudah ada kedua orang tuanya.


''Pagi mah, pah''Sapa Nissa seraya duduk dikursi


''Pagi sayang''Balas mama Nissa.


Sedangkan Rahmat hanya diam tanpa menghiraukan Nissa yang menyapanya.


Dan Nissa hanya memandang papanya yang tidak menghiraukannya dengan tatapan sulit diartikan.


Nissa mengambil susu dan roti lalu memakannya.


''Perlengkapan papa sudah mama beresinkan''Tanya Rahmat kepada istrinya setelah selesai dengan makanannya.


''Udah pah. Emang jam berapa nanti berangkatnya'' Jawab Nandini seraya bertanya


''Jam delapan kita berangkat. Perlengkapan mama juga sudah diberesinkan''Ucap Rahmat.


''Semuanya udah ko'' Ucap Nandini


''Emang kalian mau kemana?'' Tanya Nissa heran dengan pembicaraan kedua orang tuanya


''Mama sama Papa mau keluar negri''Jawab Mama Nissa


''Nissa ikut ya mah''Ucap Nissa penuh harap


''Kamu kan sekolah sayang''Jawab Nandini sambil melirik suaminya disebelahnya.


''Nissa bisa izin mah, lagian juga Nissa gak pernah ikut papa sama mama kalau pergi. Jadi gapapa kan kalau Nissa ikut sesekali''Ucap Nissa dengan nada sedih

__ADS_1


''Kamu gak usah ikut. lagian kamu juga gak lama lagi bakalan ujian, jadi gk usah libur. Dan kamu jangan berfikir kalau papa gk tau kamu itu sering bolos dan juga membuat masalah disekolah''Ucap Rahmat dengan membentak.


''Kamu itu jangan malu maluin Papa sama Mama karna kelakuan kamu itu''Ucapnya lagi lalu beranjak dari duduknya dan berjalan keruangan keluarga.


Nissa yang dibentak oleh Papanya hanya menundukkan kepalanya.Matanya yang sudah berkaca ingin menangis tapi Ia tahan dihadapan Mamanya


''Jangan dimasukan kehati ya, kamu tau kan Papa emang begitu''Ucap Nandini menenangkan Nissa.


''Maaf kalau Nissa bikin malu Mama dan Papa. tadi kalau Papa sama Mama selalu ada buat Nissa mungkin Nissa gak baklan kayak gini''Ucap Nissa lalu beranjak dan pergi dari rumahnya menggunakan Motornya.


Nandini menyusul Suaminya diruangan keluarga.


''Seharusnya Papa tidak memperlakukan Nissa seperti itu. Nissa itu juga darah daging kamu'' Ucap Nandini kepada Suaminya.


''Kamu masih saja membela dia. lihat sekarang, dia jadi anak nakal dan susah diatur'' Ucap Rahmat dengan suara tinggi


''Kapan aku manjain Nissa, Aku selalu ikut kamu pergi kemana pun kamu pergi''Balas Nandini dengan suara yang sedikit meninggi


''Kamu berani melawan aku cuma gara gara anak itu ha'' Ucap Rahmat dengan menbentak istrinya


''Nissa itu anak kamu pah, Anak kamu!'' Ucap Nandini dengan terisak.


''Anak ku cuma Ami, aku tidak punya Anak seperti itu. Jika kamu menuruti kemauan ku dulu, mungkin Ami masih ada sampai sekrang. karna kamu tidak membagi kasih sayang''Ucap Rahmat dengan berapi api.


Sedangkan Nissa pergi membawa motornya membelah jalanan dengan kecepatan diatas rata rata.Dengan Rasa sedih,Kecewa, dan marah menjadi satu.


Sekarang tujuannya bukan lagi SMA Nusa Abadi melainkan markas Geng motornya. Dengan kecepatan tinggi Nissa menyalip tanpa memperhatikan keadaan jalanan.


Sesampainya di Markasnya, Nissa berjalan menuju Ruangan dimana mereka berkumpul.


Dengan sekali tendangan pintu langsung terbuka dan membuat Orang yang berada didalam terkejut.


''Brraak'' Suara pintu di tendang. Dan Masuklah Nissa kedalam Ruangan tersebut, Sedangkan Teman teman nya melihat dengan heran setelah menormalkan keterkejutannya.


''Braak'' Suara pintu dibanting dengan keras lagi. dan teman temanya mengelus dada masing masing.


Nissa menghempaskan tubuhnya disofa yang berada diruangan tersebut. Lalu berbaring dengan tangan yang menuupi wajahnya.


''Lo kenapa sih Nis, dateng marah marah. Mana masih pagi lagi''Ucap Laura heran sekaligus kesal dengan perbutan Nissa.


Sedangkan Maura yang mengetahui Suasana hati Nissa langsung menginjak kaki saudara kembarnya itu. Laura yang di injek kakinya ingin marah tapi tidak jadi karna di bekap oleh Maura.

__ADS_1


''Nih minum dulu biar tenang''Ucap Kriss sambil menyodorkan minuman kepada Nissa.


Nissa bangun dan duduk di sofa lalu mengmbil minuman yang diberikan Kriss. Nissa menghela Nafas panjang lalu bersandar kesandaran sofa seraya menatap langit langit ruangan itu.


''Kalau ada Masalah cerita aja, siapa tau kita bisa bantu''Ucap Maura saat melihat Nissa yang lumayan baikan.


''Gak papa kok, lagian juga kalian gak bakalan bisa bantu''Ucap Nissa tanpa mengalihkan pandangannya.


''Setidaknya lo bisa melepas beban fikiran lo''Timpal Raka yang berada disamping Kriss.


Dan Nissa hanya menggelengkan kepala.


Sedangkan di tempat lain...


''Duh, Nissa kemana sih kok belum nongol juga''Ucap Selly kesal karna dia sudah hampir sejam menunggu, tapi Nissa tidak datang juga.


''Iya nih lama banget, apa dia gak masuk ya''Timpal Zahra yang sudah merasa bosan.


''Kita masuk aja, nungguin dikelas''Ucap Talita sambil berjalan meninggalkan dua sahabatnya itu.


''Tungguin ngapa, main tinggal aja''Ucap Selly sambil mengejar Taliata


''Tau, kejedot pagar baru atu rasa''Saut Zahra disamping Selly.


''Makanya cepetan, Ni udah mau bell''Ucap Talita sambil melihat kearah jam tangan nya.


Tiadak lama setelah Talita dan dua sahabtanya itu masuk kelas Bell pun berbunyi, semua murid menuju kelas masing masing.


Guru masuk kekelas Nissa dan mulai memgabsen satu peraatu muridnya.


''Kayaknya Dia bolos lagi''Batin Guru yang mengabsen di kelas Nissa.


Guru tersebut memberi tahu kepada Elang kalau Nissa tidak masuk dan juga tidak ada surat izin.


...''Ni cewek ngapain sih suka banget bolos. Liat aja gue bakaln ngasih hukuman sama lo" Batin Elang ...


Babay



__ADS_1



__ADS_2