TIDAK DI INGINKAN

TIDAK DI INGINKAN
Eps 9


__ADS_3

Sedangkan di Kediaman keluarga Rahmat...


Terlihat jam sudah menunjukan pukul sembilan,


Penghuni Rumah sudah beristirahat.


Nissa berjalan menuruni tangga dengan pelan agar tidak ada yang mendengar suara langkah kakinya.


Mungkin bila ada yang melihat akan mengira jika Nissa adalah maling. Karna caranya berjalan aungguh persis dengan maling.


Nissa mengambil motor sport nya di garasi dan menyalakan mesin nya.


Saat Nissa ingin keluar dari gerbang Rumah tiba tiba ada yang memanggilnya.


''Non mau kemana malam malam gini''Tanya seseorang itu.


''Eh! hehehe...Mang Samsun, Nissa kira tadi siapa.


Nissa mau pergi sebentar, Nissa pulang gak bakalan lama kok. Janji'' Ucap Nissa cengengesan kepada mang Samsun. Ya orang itu adalah Mang Samsun.


''Pulang nya jangan lama Non, Gak baik anak perawan keluyuran tengah malam'' Ucap Mang Samsun memperingati Nissa


''Ok mang! tenang aja. Nissa gak bakal lama kok'' Ucap Nissa lalu menancap gas motor pergi menjauh dari Rumahnya.


Kurang lebih setengah jam Nissa mengendarai Motor nya Dia sampai ketempat tujuannya.


''Kita kira lo gak bakalan dateng'' Ucap Seorang lelaki muda kepada Nissa


''Gak lah, gw pasti bakalan datang. Gak mungkin gw ngelewatin yang ini. Udah mulai belom''Ucap Nissa kepada orang itu.


''Bentar lagi mulai kok. Gw khawatir banget lo gak datang. bisa bisa kalah taruhan.'' Ucap lelaki itu


''Emang taruhannya apaan, sampai lo takut kalah.


Bangkrut lo Ris'' Kekeh Nissa


''Enak aja gw bangkrut. Gw cuma sayang dengan taruhannya kalau kita kalah.Tapi kalau ada lo gw ngak takut lagi'' Ucap Kriss dengan senyumannya.


Laki laki itu adalah Kriss salah satu teman Cowok yang dekat dengan Nissa. Nissa mempunyai beberapa teman cowok yang dekat dengannya. Nissa sudah menganggap mereka sebagai kakak laki laki untuk nya.


''Datang juga akhirnya lo'' Ucap seseorang yang baru datang menghampiri Nissa dan Kriss.

__ADS_1


''Akhirnya yang ditunggu datang juga'' Ucap Seseorang yang disamping orang tadi.


Laki laki tersebut adalah teman Nissa di tempat itu yang berjumlah Enam Orang. Empat laki laki dan Dua perempuan.


Dateng lah. Eh gimana kabar kalian'' Tanya Nissa kepada Teman temannya yang berada disitu.


''Baik baik aja kita'' Ucap Raka yang tadi menyapa Nissa sesudah Kriss.


''Ah! Nissa....Akhirnya dateng juga, kita takut lo gak dateng''Pekik Laura dan diangguki Oleh Maura.


Laura dan Maura adalah teman cewek Nissa yang beada di tempat itu. Laura dan Maura kembar. Hanya saja Maura lebih Tomboy dari Laura.


''Emamg Taruhannya apaan sampai kalian takut kalah''Tanya Nissa heran. Karna gak biasanya temannya itu takut kalah


''Taruhannya Markas kita''Jawab Andi


''Terus kalau menang yang kita dapat apa''Tanya Nissa lagi.


''Markas mereka lah. gak mungkin kita ngasih markas kita kalau mereka gak'' Saut Maura yang berdiri disamping Laura.


''Iya. kalau kita kalah kita harus pindah dari tempat.


''Ok! Bakalan gw usahain biar kita menang. Tapi gw aa pertanyaan sama kalian semua'' Ucap Nissa yqng mulai serius.


''Mau tanya apa Queen''Ucap Kriss kepada Nissa.


''Kenapa kalian gak bilang sama gw kalau kalian menjadikan markas kita sebagai taruhan'' Tanya Nissa penuh selidik.


''Hehehe...lupa, kita menaruhkan markas karna mereka juga menaruhkan markas besar mereka. kalau kita markas besar kita bukan di sini'' Jawab Raka dengan cepat.


''Jangan marah atuh'' Goda Andi kepada Nissa


''Yaudah kalau gitu gw siap siap dulu. Kata kalian kan bentar lagi mulai'' Ucap Nissa berlalu ke Ruang ganti.


Gw siapin motor kesayang lo ya'' tawar Laura kepaa Nissa. dak diacungi jempol oleh Nissa.


Nissa sekarang berada di Area balap. Nissa sangat hobi balapan motor. Nissa di gelar sebagai Queen Balap. Kehebatan dan Skillnya di area balap sudah tidak diragukan lagi. Tidak satu pun dari Sahabat maupun keluarganya yang tahu kalau Nissa sering ikut balapan.


Nissa mengambil perlwngkapan balapnya dan kal lupa juga dengan masker yang ia pakai saat sedang balap.


''Udah siap lo'' Tanya Kriss kepada Nissa.

__ADS_1


''Iya udah. Yuk berangkat, Tapi lawan gw gimana'' Tanya Nissa sambil berjalan.


''Kata orang yang gw suruh sih, lawan lo itu lumayan kuat. Skill nya juga bagus. tapi kita tetap percaya kalau kita bakalan menang'' Ucap Kriss


''Iya gw yakin''Celetuk Raka tiba tiba


''Semangat''Ucap mereka semua serempak.


Sesampai mereka diarea balap terlihat orang orang yang duduk di tempat mereka masing masing.


''Siap siap aja lo kalah'' Ucap seseorang kepada Kriss


''Lebih baik kalian beresih barang kalian dari pada malu''Ucap Seseorang lagi.


''Cih. kita lihat aja nanti'' Ucap Maura dengan ketus


''Nanti jangan nangis nya kalau kalah''Ucap Andi kepada orang tersebut.


Sedangkan Nissa hanya diam. Ia tahu kalau orang yang tadi berbicara adalah ketua dari Geng Black Heart.


''Emang kemampuan kalian ang Rata rata itu bisa ngalahin Orang gw yang udah gak diragukan'' Ucap ketua Geng Black Heart itu dengan Sombong.


''Kita liat aja nanti. Dan gw harap lo gak main curang'' Ucap Kriss dengan dingin.


''Hahaha....Kenapa, kalian takut. tenang aja kalian gak bakalan menang walupun gw gak main curang'' Ucap Ketua itu sombong.


''Udah lah Kriss, gak usah di ladenin orang kayak gitu'' Ucap Nissa menghentikan Kriss yang sudah mulai emosi.


''Sorry Nis, abisnya gw emosi ngeliat dia sombong banget. Yakin bener dia kalau bakaln menang'' ucap Kriss.


Pertamdingan dimulai. Nissa hanya santai saat mengendarai motornya.


Berbeda dengan lawan nya yang sudah ngebut terlebih dahulu meninggalkan Nissa dibelakang.


Babay




__ADS_1


__ADS_2