Time Traveler World Anime And Komik

Time Traveler World Anime And Komik
Prolog


__ADS_3

Nama ku Homura Rey yang mati karena kejatuhan papan iklan waktu itu sangat sakit tapi entah kenapa aku sudah mulai mati rasa saat aku memaksakan membuka mata aku melihat banyak orang yang berkumpul di dekat ku,Bahkan ada bapak dan ibu yang berbicara pada ku.


"Nak bertahanlah nak!!"kata bapak itu sambil merobek bajunya dan mengikat nya di kepalaku


Juga ada Ibu Ibu yang berteriak.


"Ambulan!!,Ambulan!! cepat panggil ambulannya!!"


Entah kenapa pandangan ku mulai kabur dan mulai menutup saat aku membuka mata lagi yang bisa kulihat hanyalah kegelapan


"Hmm..di sini gelap dan aku berasa mengapung...tunggu...apakah ini seperti yang ada di novel yang pernah ku baca"aku merasa bersemangat untuk mencobanya.


"Baiklah..baiklah...apel...munculah apel!!..huh"menghela napas seharusnya aku tau itu hanya fantasi.


Aku hanya mengambang terus menerus aku mulai berpikir apakah aku sudah berbuat baik di kehidupan ku dan aku mulai berfikir yang aneh aneh bahkan aku juga sempat berpikir bahwa tempat ini ada lah neraka,Tapi tak lama kemudian aku mulai melihat cahaya.


Cahaya yang awal nya hanya setitik tiba tiba mulai menelan kegelapan bahkan aku harus menutup mata karena cahaya yang menyilaukan,Dan saat aku membuka mata di depan ku sudah ada orang tua berbaju putih dengan wajah yang mengkerut dan di tangannya ada pulpen dan buku??bingung?sama aku juga,awalnya aku ingin memulai menanyakan tempat apa in tapi sudah di dahulukan oleh orang tua itu.


"Dengan Homura Rey?"


"I-iya"


orang tua itu mulai berdiri dan langsung membungkuk


"tunggu...tunggu kenapa kau membungkuk orang tua"aku mulai panik karena di tiba tiba membungkuk padaku


"Maaf!..maaf kan atas kesalahan kami!"


Awalnya aku bingung jadi aku menyuruh dia untuk duduk lagi dan mulai menjelaskan apa yang terjadi.


"huh..begini,kami baru baru ini merekrut malaikat kematian magang namanya martin dan telah mengambil 3 nyawa orang yang salah dan kau termasuk di 3 orang tersebut"orang tua itu menjelaskan dengan wajah yang bersalah

__ADS_1


(note:"huh"[menghela napas].)


"Yaaa...gimana ya nasi sudah jadi bubur hehe"dengan senyum kecut


"Kauuu...tidak marah??"


Tunggu apakah seharusnya aku marah?tapi...ya itu tak berguna juga sih.


"Tidak...dan juga setelah ini aku akan kemana?"karena aku penasaran apakah aku akan ke bawah atau ke atas


"Hahaha....kau memang menarik,beda dengan 2 orang tadi yang langsung marah saat kuberitahu tentang martin,sebenarnya aku juga bingung ka harus kemana"kata orang tua itu dengan senyum kecut.


deg...deg..


"Tu-Tunggu apa maksudmu,kalau aku memang harus kebawah harusnya tinggal kau bilang saja"yaaa...walau pun aku aku takut


"Ya...itu karena kau punya kebaikan dan keburukan yang seimbang"dengan nada rendah tapi aku masih bisa mendengarnya


Bagai kan tersambar petir di siang bolong,aku mulai berpikir aku akan tinggal selamnya di tempat yang tadi gelap dan yang ada hanya kehampaan dan tanpa ku sadari aku terlihat murung di depan orang tua tadi,orang tua yang melihat itu pun seakan tau apa yang ku pikirkan.


Aku yang mendengar itu pun langsung bersemangat tapi saat orang tua itu bilang hanya bisa satu permintaan yang op aku mulai berpikir,akhirnya aku tau apa yang ingin ku ingin kan


"Baiklah...karna tubuhku sudah hancur maka 1}aku ingin punya tampilan toshiro hitsugaya dari anime{Bleach},2}aku ingin punya kekuatan tubuh saitama,tak perlu kekuatan pukulannya hanya ketahanan tidak pernah sakit dan juga bisa menahan kekuatan op ku nanti.3}aku ingin punya sistem yang bisa mengirim ku kedunia anime dan komik yang pernah ku baca,tidak perlu ada emosi dan misi,cuman tambahkan tantang dunia yang ingin ku kujungi gak perlu ada gacha cuman shop yang berisi segalanya dan juga unlimited poin shop nya dan juga agar aku bisa melihat sttus tentang diriku"dengan terengah engah dan wajah yang bahagia


"Ah...baiklah...untuk yang pertama bisa ku kabulkan dan yang kedua kau punya ketahanan tubuh saitama tapi ingat ini msh bisa terluka karena benda tajam dan juga kau tak punya kekuatan saitama dan untuk yang terakhir ini....agak susah karena yang kau pinta terlalu op jadi bagaimana kau korban kan salah satu emosi mu gimana"senyum kecut menghiasi wajah orang tua itu


"emmm...baiklah akan ku korban kan emosi belas kasihan ku saja" masih dengan wajah antusiasnya


"huh..baiklah pertama tutup matamu"


saat aku menutup mata ku orang tua itu bilang jangan membuka mataku sebelum diberitahu membuka mata,aku hanya mengangguk dan.

__ADS_1


ctek...(ini suara jari yang di gesek itu)


Setelah aku mendenar suara tersebut aku merasakan panas di seluruh badan ku tapi lama kelamaan panasnya mulai hilang digantikan dengan rasa sakit kepala dan terdengar suara


[ Ding~~memulai penyatuan 5%....10%....35%..65%...90%...100%...]


[ Ding~~berhasil menyatu ]


Saat penggabungan berhasil rasa sakit kepalaku langsung menghilang


"Sudah selesai silahkan buka mata"dan mulai memberikan cermin


aku yang nelihat orang tua itu memberikan sebuah cermin pun langsung ku ambil dan ku arah kan kemukaku



(note:bayangkan aja wajah rey itu sepert**i itu)


"kurasa kau harus segera pergi nak rey"dengan senyum kecut


Rey yang sedang mengamati wajahnya di cermin pun hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Baiklah...oh ya bisa kau kirim aku ke ruang hampa itu lagi"


"kenapa kau ingin ke sana lagi"mngkerutkan dahi


"y-ya..karena aku ingin memulai perjalanaku dari sana"


"Baiklah"melambaikan tangan dan terbukalah robekan ruang


"Aku akan pergi selamat tinggal orang tua,oh iya bilang kek martin jngn bersedih,bay.."kata rey melambay lambaykan tangannya dan memasuki ruang tersebut

__ADS_1


to bee continue


terima kasih bagi yang sudah membaca:)


__ADS_2