
Saat Rey membuka mata yang pertama dia liat adalah Sasuke yang sedang menatapnya juga.
"Hiss...padahal aku berharap yang pertama kulihat adalah Sarada"kata Rey dengan mendesah
"Hmm...apakah yang ada di otakmu itu hanya perempuan"tanya sasuke dengan menghela napas.
"Emmm...tidak juga aku masih berpikir apa yang akan ku makan setelah ini dan di mana aku akan tidur besok"kata Rey dengan senyum.
"Baiklah...kita akan temui Naruto dan menanyakan di mana kau akan tid-"tapi di potoh teriakan seorang bocah berambut kuning yang tak lain adalah Boruto.
"Sasuke-san!!....Sasuke-san!!..."teriak Boruto yang berlari ke arah Sasuke dan Rey.
Saat Boruto sudah berada di depan mereka berdua Rey yang awalnya duduk kine telah berdiri dan terlihat,Rey lebih tinggi sedikit dari Boruto,Boruto yang ngini dihadapan Sasuke.
"Sasuke-san lihat ini Rasengan"Boruto menunjukan rasengannya sedangkan Sasuke yang melihat itu mengkerutkan alisnya dan Rey yang melihat itu hanya menghela napas.
"Baiklah kuter-"perkataan Sasuke dipotong oleh Rey.
"Hmm..lemah sekali rasengan ini hanya bentuknya saja yang besar"kata Rey memprovokasi Boruto.
Dan Boruto yang mendengar itupun melihat Rey"Heh memangnya kau tau apa kau bahkan tak bisa jurus ini"
sedangkan Rey yang mendengar itu tersenyum"bagaimana kalau kita adu rasengan pinjaman itu dengan rasengan kecil ini"Rey mengangkat tangan nya dan menciptakan Rasengan kecil milik boruto,Sasuke yang melihat itu hanya tercengang.
Boruto yang awalnya ragu tapi saat dia melihat rasengan yang diciptakan Rey mirip dengan yang diciptakannya pun mengangkat kepalanya"hemm...apakah itu masih bisa di sebut rasenggan"kta Boruto yang mengangkat kepalanya.
"Hemm...apakah kau takut dengan rasenggan kecil ini"kata Rey dengan wajah sombongnya
"Hump...Baiklah"kata Boruto dan mulai menciptakan rasenggan yang besarnya mirip dengan rasenggan waktu Naruto kecil dengan bantuan alat sains ninja.
"Silahkan duluan"kata Rey dengan senyum.
Boruto yang mendengar itu pun langsung menyerang pohon didepannya dan terlihat setengah pohon itu hilang karena Rasenggan Boruto yang menggunakan alat ninja.
"Coba kalahkan itu"kata Boruto dengan senyum kemenangan.
Rey hanya mengelengkan kepalanya dan mulai melempar rasengannya terlihat saat di pertengahan jalan rasengan itu menghilang.
"Heh sekarang kau tau pemenangny-"Boom...krack...Boom...belum selesai Boruto menyelesaikan perkataannya terlihat pohon tempat Rey melempar rasengan kecilnya tadi terlihat bagian yang hancur hanya setengah dan setengahnya terlihat seperti patah.
Boruto yang melihat itu tercengang dengan mulut terbuka sedangkan Sasuke yang terkejut langsung menghilangkan keterkejutannya.
"Ba-bagaimana ka-kau melakukannya"kata Boruto yang masih dengan wajah terkejutnya.
__ADS_1
"Huh...coba kau bayangkan apa yang terjadi jika kau mengkompres kekuatan yang besar ke bentuk yang kecil tapi ini punya satu kelemahan kalau kau tak bisa mempertahankan bentuknya itu akan meledak di tanganmu"kata Rey menunjuk tangan Boruto.
"Te-terus bagaimanan pohon itu bisa seperti ini?"kata Boruto yang menunjukan setengah pohon yang seperti patahan.
"Huh....ini karena ada penambahan energi elemen dasar petir yang bisa melumpuhkan dan energi elemen dasar ini juga yang menyebabkan rasengan mu bisa menghilang"kata Rey yang menjelaskan nya kepada Boruto.
"Keren!!"kata Boruto dengan berteriak dan menunjukan wajah yang berbinar binar.
"Huh....kalian sudah selesai"kini Sasuke yang berbicara.
Setelah itu Sasuke pun menerima Boruto menjadi muridnya dan mulai melatihnya dan Rey dimulai dari melempar shuriken.
dan saat malam hari mereka membuat api unggun terlihat bahwa Rey dan Boruto sudah akrab,mereka terus bercanda sampai akhirnya Boruto yang minta ceritakan kelemahan Naruto.
...<<>>...
Saat ini Rey sudah berada di apartemennya,sebelumnya Sasuke dan Rey datang ke kantor Naruto yang ternyata didalamnya ada Kakashi yang sedang berbicara dengan naruto dan Shikamaru.
Sebenarnya Rey bisa membeli rumah tapi dia malas membersihkan rumah sendiri,Saat ini Rey sedang berebahan di atas kasur mencari teknik melempar shuriken,karena dua hari lagi akan di adakan ujian chunnin.
...<<>>...
Dalam dua hari Rey sudah mengenal siapa tetangganya yang ternyata adalah mitsuki anak buatan nya orochimaru dan juga gelang beban Rey bertambah yang awalnya 50kg di setiap tangn dan kakinya kini menjadi 100kg disetiap tangan dan kakinya,saat ini Rey berada di ichiraku karena di sudah tak tahan lagi ingin mencoba ramen legendaris,penampilan Rey saat ini sama seperti biasa celana panjang hitam,baju kaos hitam berlengan panjang dan jaket putih berlengan pendek dan berlambang klan uchiha yang dibiarkan tak dipasang resletingnya tapi ada tambahan taskecil yang menyimpan shuriken dan di bagian kakinya yang seharusnya tempat kunai kini Rey ganti menjadi tempat jarum yang panjangnya menyerupai kunai dan dibelakang punggungnya terdapat kusanagi putih juga di jidat Rey terdapat ikat kepala berlambang Konoha.
"Hahaha...senang kau menyukainya"kata seorang paman yang taklain adalah teuchi pemilik ramen inchiraku."hemm....apa kau ikut ujian chunnin juga"tanya paman teuchi
"Ya..paman benar sekali ini ujian chunnin pertama ku"kata Rey yang terus menyeruput ramen.
"kurasa kau terlambat nak,mereka yang ikut ujian sudah pada berkumpul didepan gerbang"kata paman teuchi dengan senyum kecut.
Rey yang mendengar itu pun bergegas menyeruput mie nya dan meletakkan uangnya di meja.
"Paman lain kali aku akan mampir lagi"kata Rey yang bergegas ke arah gerbang konoha dengan melompat di atas atap,sedangkan paman teuchi yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Di Gerbang konoha kini sudah banyak orang yang berkumpul dan terlihat shikamaru di atas panggung.
"Harap tenang!..sepertinya hampir semuanya disini"kata Shikamaru yang mencari keberadaan Rey di kerumunan sedangkan mereka yang mendengar hampir semuanya berada disini merasa bingung dan ada yang mengangkat tangannya.
"Tunggu...kenapa kau berkata hampir semuanya disini?"kata sesorang yang berada di tengah kerumunan.
"Huh...itu kar-"Boom...perkataan Shikamaru terpotong saat sesuatu terjatuh dari atas didekat mereka yang menimbulkan kepulan asap dari tanah dan saat asap itu menghilang terdapat seorang yang seumuran dengan mereka yang memakai ikat kepala desa konoha yang sedang menggaruk rambutnya yang berwarna putih.
...<<>>...
__ADS_1
"Ah sial semoga saja mereka tak meninggal kan aku"kata Rey dengan cemas"tunggu bagaimana kalau"Rey berhenti dan mengambil kuda kuda untuk melompat tinggi.
Dan saat Rey sudah melompat dengan tinggi dia tak punya cara untuk menghentikan jatuhnya dan akhirnya menimbulkan ledakan dan kepulan asap,saat asap itu pergi Rey hanya bisa menggaru kepalanya dan berkata.
"Sepertinya aku Terlambat"kata Rey yang masih menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan dengan senyum kecut.
sedangkan Shikamaru yang melihat itu hanya bisa menghela napas dan menjelaskan kepada mereka bahwa Rey bisa mengikuti ujian chunnin tanpa Tim karena hokage ketujuh memperbolehkannya.
Setelah itu Rey masuk ke kerumunan dan terlihat banyak mata yang mengarah padanya,tanpa menunggu lagi Shikamaru memulai acara pembukaannya dan para peserta di beri waktu sebelum ujian di mulai.
Sedangkan Rey hanya menepuk jidatnya karena melupakan scane ini,Rey hanya bisa menghela napas dan mulai toilet umum.
"Ahh....segar kembali"kata Rey sambil mengelus eluskan perutnya,dan mulai mencari keberadaan Boruto.
dan sesampai nya Rey di tunder burger dia bisa melihat Boruto yang sedang berkonflik dengan Yurui dari kumogakure,Rey hanya menghela napas dan mulai memesan minumannya karen Rey sudah tau siapa yang akan menghentikan mereka.
Saat Rey datang dengan membawa minumannya Yurui sudah membubarkan dirinya dan terlihat Sarada yang berterima kasih ke tim Shinki dari sunagakure.
"Yo...apa kabar kalian"kata Rey yang menyapa tim Boruto duluan dan duduk disamping Sarada.
"Nee..Rey apa kau yakin ingin melawan mereka semua seorang diri"kata Sarada melirik beberapa peserta ujian chunnin.
"Hemm...apa kau mengkhawatir kan ku Sarada"kata Rey dengan sedikit menggoda tapi tak disangka wajah Sarada berubah menjadi merah.
"Bo-bodoh aku tak menghawatirkan mu"kata Sarada dengan tergagap.
"apa kalian akan membicarakan strategi kalian"tanya Rey sambil menyeruput minuman yang di pesannya tadi.
"Ya kami akan melakukannya"kata Mitsuki.
"Baiklah,kalau begitu aku akan pergi dulu"kata Rey yang mulai berdiri.
"Hey apa apaan kau ini baru duduk tapi sudah langsung pergi"kata Boruto yang sejak tadi diam.
"Hemm...apa kau ingin memberitahu musuh kalian tentang strategi kalian"kata Rey dengan senyum.
Boruto yang mendengar itu hanya bisa terdiam,sedangkan Rey mulai beranjak pergi tapi saat dia berada disamping Boruto dia membisikkan sesuatu.
"Kuharap kau tidak meminjam kekuatan dari benda itu lagi,karena jika kau melakukannya aku akan sangat membencimu"kata Rey dengan berbisik bernada Benci.
Sedangkan Boruto hanya bisa terdiam dengan mengepalkan tangannya.
TOO BEE CONTINUE.
__ADS_1