
mereka berdua ada didepan rumah kosong.
Wani dan maniah akan masuk ke rumah kosong itu.Tetapi ada yang memanggil wani. Wani pun menoleh ke belakang dan melihat
siapa yang memanggil wani.Rupanya yang memanggil wani adalah (2dua)teman sekelas wani. mereka adalah firman dan putri.kata firman dan putri :(kami melihat kalian akan pergi kerumah kosong itukan) wani pun mengangguk.maniah langsung mengajak mereka ikut masuk kedalam rumah kosong itu.mereka pun ikut wani dan maniah pergi ke rumah kosong itu. mereka pun mulai masuk dari pintu pagar rumah kosong tersebut.
mereka membuka pintu pagar yang berkarat tersebut dengan penuh tenaga.karena pintu tersebut sulit terbuka. mereka pun akhirnya telah membuka pintu pagar tersebut. Wani,maniah,firman dan putri masuk dan berdiri di depan pintu rumah kosong tersebut.
mereka tercengang karena rumah kosong itu sangat besar. Wani maniah dan teman Wani menyiapkan nyali untuk masuk rumah kosong itu.
merka pun yakin sudah siap untuk masuk ke rumah kosong itu.wani dan teman temanya sudah ada di depan pintu rumah kosong itu. wani pun memberanikan untuk membuka pintu tersebut. Pintu pun terbuka dengan mudah. Mereka masuk dengan perlahan-lahan.
WAW didalam rumah ini sungguh-sungguh gelap :kata firman
Wani pun mengeluarkan senter dalam tasnya. maniah pun juga sama mengeluarkan senter dalam tasnya . Tetapi firman dan putri tidak membawa senter.maniah pun mengeluarkan senter cadangan untuk berjaga jaga jika senter yang dibawa wani atau maniah mati. tapi karena bertambahnya 2 orang maniah memberikan senter cadanganya kepada firman. sewaktu maniah memberikan senter cadangan,wani telah memikirkan cara untuk menjelajahi semua ruangan yang ada dirubah ini. Wani pun berbicara kepada teman temannya dan maniah untuk berpencar.
maniah pun setuju untuk berpencar. Tetapi firman dan putri tidak mensetuinya karena berbahaya. Wani pun memberitahukan bahwa tidak ada apa apa. firman masih merasakan takut, maupun putri. Wani pun memutuskan untuk membagi kelompok yaitu Wani dengan firman dan maniah dengan putri. firman dan putri pun setuju dengan itu.
Wani memperingatkan: jika ada sesuatu ,balik ke tempat awal dan berteriak itu.
wani: kalo sudah selesai menjelajahi.kembali ketempat awal dan tunggu yang lain kembali.
__ADS_1
maniah: ok
firman: ok
putri: ok
mereka pun berpencar. Wani dan firman lantai atas,maniah dan putri lantai bawah.wani dan firman menemukan ruangan. wani dan firman memasuki ruangan yang kosong. sementara maniah dan putri menemukan ruangan yang terlihat seperti dapur tapi alat masak rusak. maniah dan putri mengecek laci demi laci dan tidak menemukan sendok, garpu maupun pisau.maniah dan putri keluar dari dapur dan melanjutkan menjelajahi ruangan demi ruangan. Wani dan firman sudah selesai mengecek semua ruangan yang diatas.wani dan firman kembali ketempat awal. sementara maniah dan putri baru selesai mengecek semua ruangan. sewaktu mau kembali ke tempat awal putri menanyakan tentang Wani dan maniah
putri: maniah kenapa kamu mau pergi.
ketempat menyeramkan ini bersama Wani?
putri:tapi kenapa kamu harus sama Wani?
kan bisa sama yang lain?
maniah: karena lebih seru. Wani dan aku
waktu kecil suka pergi ke tempat.
yang kosong. sampai dicari kedua.
__ADS_1
orang tua kami
putri: ooohh!
putri tidak bisa membalas jawaban maniah.
setelah selesai bertanya maniah dan putri telah sampai di tempat awal yang sudah ada Wani dan firman. maniah dan putri menghampiri Wani dan firman. Wani menanyakan maniah dan putri.
Wani: apakah kalian menemukan sesuatu?
maniah membalas pertanyaan dari wani
maniah: tidak.kami tidak menemukan sesuatu
tapi kami menemukan pintu bawah
tanah.
Wani pun terkejut.mereka pun bergegas untuk pergi ke ruang bawah tanah.setelah berlari mereka pun tiba di depan pintu ruang bawah tanah.
Bersambung.....
__ADS_1