
wani senang dengan hasil temuan maniah dan putri. Wani pun menyuruh maniah dan putri yang membuka pintunya.karena merekalah yang menemukan pintu ruang bawah tanah tersebut. Tapi putri tidak berani.akhirnya maniahlah yang membuka pintu tersebut.Tapi pintu tersebut sulit sekali dibuka.maniah meminta bantuan kepada teman temannya untuk membantunya membuka kan pintu ruang bawah tanah tersebut. karena maniah kesulitan,putri terpaksa membantunya.
Sekian lamanya membuka pintu tersebut, akhirnya pintu itu terbuka.Wani,maniah,firman dan putri kelelahan membuka pintu itu, mereka beristirahat sebentar didepan pintu ruang bawah tanah yang terbuka. setelah beristirahat, mereka melanjutkan menjelajahi ruang bawah tanah tersebut.sewaktu masuk ke ruang bawah tanah,putri ketakutan karena gelap dan sempit. putri sangat takut akan kegelapan dan ruang sempit. Wani,maniah dan firman sempat menghawatirkan putri karena akan mengundang bahaya kepada putri. Wani dan firman menyuruh maniah menenangkannya.
Maniah kaget karena disuruh menenangkan putri.Maniah menanyakan kepada Wani dan Firman dengan nada marah.
Maniah:KENAPA HARUS AKU!!!
Wani:Karena kamu perempuan.kami para.
lelaki tidak tau cara memenangkan
perempuan dengan situasi begini. :p
Firman:mengangguk
Akhirnya maniah pun melakukan apa yang disuruh Wani. Mainah menenangkan putri dengan mengatakan
manaih: Semua akan baik baik saja ada kami
diamini melindungimu
Putri mengangguk dan menenangkan diri sebentar. Wani, maniah dan firman akan membiarkan putri menenangkan diri.
Sewaktu putri menenangkan diri,Firman menanyakan Wani jam berapa sekarang.
__ADS_1
Firman:Wani jam berapa sekarang!..
Wani:sekitar jam 11.13. kenapa?
Firman: tidak apa apa, hanya khawatir sudah
malam.
sesudah firman menanyakan waktu,putri sudah menenangkan diri dan tidak ketakutan lagi. Wani menyarankan bergegas sebelum jam 16.00 orang tua mereka khawatri.
Wani dan teman temannya pun bergegas.
sewaktu mereka berlari,Putri meminta maaf karena telah memperlama menjelajahi ruang bawah tanah. Wani tidak masalah tentang memperlama menjelajahi...tapi Wani takut akan masalah para orang tua kepada Wani.
Mereka menemukan pintu yang berjumlah (8) delapan. Wani pun sempat berpikir bahwa ruangan tersebut ada benda benda yang hebat. Maniah pun juga berpikir sama dengan yang Wani pikirkan. Firman menyarankan untuk berpencar. Tapi saran itu di tentang oleh Wani. Firman sempat terheran dengan ucapan Wani.Firman pun menanyakan Wani.
Firman:Kenapa tidak boleh berpencar.
padahal itu ide yang sangat bagus.
Putri pun juga berkata
Putri : Benar. Wani masa ide yang sangat
bagus kamu menentangnya. Maniah
__ADS_1
kamu setujukan
Maniah pun membalas perkataan putri
Maniah:E…pa'pasti Wani punya alasan untuk.
menentang ide firman.
Firman dan Putri menyuruh Wani untuk memeberi tahu alasannya. Wani pun memberi fahu alasanya.
Wani: alasanku. karena aku khawatir kalian terjadi apa apa kalo sendiri sendiri.
maniah,putri dan firman pun kaget dengan alasanyan Wani. kesunyian pun muncul hanya beberapa detik dan berakhir ketika Firman meminta maaf. wani pun memaafkan firman.
mereka punsetuju untuk memasuki satu persatu pintu tersebut. mereka pun memasuki pintu dengan bersama sama.
setelah lamanya memasuki dan memeriksa
ruangan.mereka pun memasuki pintu terakhir.
Tapi pintu tersebut berbeda dengan pintu yang lain. Pintu ini begitu besar.
Wani, maniah, firman dan putri memasuki pintu besar itu.setelah mereka memasuki pintu besar. mereka kaget akan alat alat yang begitu canggih.
bersambung…..
__ADS_1