
dewa melihat penampilan ku sedikit tak suka karena entah kenapa penampilan ku membuat yang ada di dirinya seketika memberontak
' kenapa dengan ku kenapa aku tak rela cewe cupu itu memakai pakaian seperti itu 'batin dewa
aku yang tak perduli dengan ucapan ucapan sampah mereka pun langsung menuju tempat duduk ku tadi
aku pun menghela nafas dan menatap nanar bangku yang basah aku pun mengedarkan pandangan kearah seluruh ruangan kelas
dan aku melihat ada dua bangku kosong lagi di sebelah dewa dan di samping cowo cupu kaya gue
aku pun sekilas melihat ke arah dewa dia juga melihat kearah ku di seperti nya tau kalau aku sedang mencari tempat duduk dengan diam nya dia menatap ke arah tempat duduk di samping nya
aku yang tau kodenya memutar bola matanya ku malas dan melangkah ke arah tempat cupu berada dengan jalan ala artis artis
'ogah banget duduk sama tuh bocah tengil'batin ku
semua mata memandang terdiam dan menatap ku cengo dan terkejut saat aku melewati dewa dan malah berjalan ke arah tempat cowo cupu berada
sejujurnya mereka terkejut bukan karena aku tak duduk dengan dewa tapi karena terpesona dengan jalan ku yang anggun
'' boleh duduk disini''ucap ku pelan dan lembut
cowo cupu itu pun melihat kearah ku dan sekilas menatap ku tanpa arti dan mengangguk
'' Terima kasih nama loe siapa''ucap ku pelan
'' devan ''ucap nya singkat
'' gue kinan'' ucap ku
aku pun duduk di samping nya merasa ada yang aneh kenapa baunya maskulin banget sih apa ngak salah aku sempat melihat nya heran dan menatap penampilan nya yang menurut ku aneh aja dia seperti bukan penampilan nya apa dia juga menyamar seperti ku
__ADS_1
'' kenapa loe jijik duduk di samping gue''ucap nya datar karena dia melihat ku tengah memperhatikan ku
'' ngak gue ngak nyangka aja loe ngak seperti yang gue kira ''ucap ku
membuat nya mengerutkan dahi karena ucapan ku yang membuat nya penasaran
'' maksudnya ''ucap nya dingin sambil menatap ku
' uh... dingin nya benerkan dia bukan cupu aku bisa melihat nya jangan ragukan kemampuan ku karena aku kan jiwa wanita dewasa yang sudah paham dengan pria pria seperti dia ' batin ku banga sendiri
sedangkan dewa yang melihat ku dan devan pun hanya bisa mengepalkan tangan nya dia seperti tak rela melihat ku berbicara dengan cowo cupu itu
'' ngak usah di pikirkan loe pasti tau apa maksud ku karena gue tau kalau loe itu ''
'' selamat pagi anak anak... ''ucap bu susi yang sudah masuk kelas dan memotong pembicaraan ku
dan tak lama pelajaran pun di mulai aku pun fokus mendengarkan penjelasan bu susi begitu juga dengan devan dia pun fokus
tak terasa bel istirahat pun berbunyi semua siswa dan siswi pun berhamburan keluar begitu juga dengan geng dewa dia pun meninggalkan kelas
meninggalkan aku dan devan berdua sempat terjadi keheningan di dalam kelas sampai akhirnya
tiba tiba devan melepas kaca mata dan menarik rambut nya merapikan nya yang tadinya membuat penampilannya culun jadi cool
aku yang melihat apa yang dia lakukan pun tersenyum nakal kearah nya dan sedikit terpesona dengan wajah aslinya yang menurut ku lebih tampan dan hot melebihi dewa yang selama ini menjadi most wanted
dia langsung menatap ku dan mendekat ke arah wajah ku membuat wajah kami pun hanya berjarak beberapa senti
membuat ku terdiam dan terhipnotis oleh nya
dengan gerakan tak terduga dia melepas kaca mata ku dan langsung menarik tengkuk ku dan mencium ku tanpa aba aba di ******* lembut bibir ku dan memperdalam ciuman nya membuat ku tak dapat menolak nya
__ADS_1
aku yang paham situasi ini pun membalas nya membuat nya pun tersenyum dalam ciuman nya
sampai akhirnya dia melepaskan ciuman nya karena aku sudah kehabisan nafas oleh nya dan menatap ku sambil menangkup wajah ku dengan kedua tangan nya
'' maksud kamu aku yang seperti ini kinan....aku tak menyangka ada yang tau rahasia ku dan itu kau orang nya ''ucap nya tersenyum ke pada ku
aku pun tersenyum balik pada nya tanpa melepas tatapan ku padanya
'' itu sangat mudah bagi ku mengetahui siapa seseorang tapi aku tak menyangka kalau kamu ternyata adalah pria seksi''ucap ku yang langsung menyentuh dadanya yang kekar aku tau ototnya besar seperti pria dewasa membuat ku gatal ingin menyentuh nya
devan yang merasakan sentuhan di dada nya yang membuat nya langsung naik libido nya membuat nya langsung mengeram merasakan sesuatu yang tiba tiba memuncak tanpa basa basi dia
menarik ku lagi dan mencium ku lagi dengan ganas nya aku yang mendapat serangan mendadak pun kewalahan dan mendorongnya dengan sekuat tenaga karena aku sudah lemas karena ciuman nya
'' aku semakin tertarik pada mu kinan aku tak menyangka cewe yang sebatas bayangan ternyata liar dan mengemaskan.....kamu milik ku sekarang...setelah pulang sekolah aku mau kamu ikut bersama ku'' ucap nya yang langsung merapikan penampilannya kembali seperti cupu dan menatap ku yang masih diam mematung
lalu devan memberikan jaketnya pada ku
'' pakai ini aku tak mau kalau wanita milik ku ini menjadi konsumsi publik semua yang ada di diri kamu hanya aku yang bisa menikmati nya ingat itu sayang kamu hanya milik ku devan adreas aldebaran ''ucap nya yang langsung melangkah pergi
aku terdiam sesat dan mencerna ucapan nya sampai akhir nya otak ku ngeh
'' sialan gue bukan milik siapa pun devan''ucap ku teriak dan devan pun terhenti dan menenggok ke arah ku
tersenyum mengerikan membuat ku merinding...
'' sial gue main main dengan orang yang salah tapi kenapa manis sekali ciuman nya uwwwh.... aku ngak nyangka bisa bisanya aku ciuman sama devan... ''ucap ku sendiri dengan heboh dan menepuk belum pipi ku
aku pun langsung memakai hodie milik nya dan sempat membeku merasakan bau maskulin nya...aku sempat heran dia memakai barang barang mewah sebenarnya dia siapa sih
aku pun mencoba tak perduli dan menuju ke kantin karena gara gara ciuman itu aku jadi lapar
__ADS_1
jangan lupa like