
sesampainya di kantin aku sedikit risih karena menjadi pusat perhatian memutuskan untuk membeli susu dan juga roti
setelah aku membeli nya aku memutuskan untuk menuju ke taman di belakang sekolah yang menurut ku tempat yang aman
tapi sebelum aku sampai di taman belakang tiba tiba seseorang membekap ku dan menarik ku ke sebuah ruangan yang tak berpenghuni
aku yang mencoba berontak pun tak berdaya karena tenaga tubuh kania ini sangat lemah aku pun hanya pasrah Sampai tiba tiba orang tersebut melepas tangan nya dari mulut ku dan memojokan ku di dinding
'' kau... ''ucap ku setengah gemetar
'' ya kenapa... kamu terkejut sayang... ''ucap dewa tersenyum
aku sedikit terdiam mendengar panggilan sayang dari bocah tengil itu
'' mau.. apa kau.. ''ucap ku mencoba tak gemetar
'' mau kamu... cantik... aku tak menyangka kamu ternyata sangat cantik dan sempurna kenapa kamu tutupi itu sayang kalau dulu kamu seperti ini mungkin aku akan menerima mu dengan senang hati cantik''ucap dewa di depan wajah ku membuat ku meremang dia terus membelai wajah ku lembut
' bocah sialan enak aja loe udah nolak kania sekarang malah sok sokan tertarik gue tau maksud loe buaya darat' batin ku kesal
'' terus maksud loe .... loe mau jadi pacar gue sekarang setelah loe tau siapa gue sebenarnya''ucap ku datar dan tersenyum sinis
__ADS_1
dewa yang melihat ku dengan tatapan datar dan senyum sinis terdiam dan dia pun mencoba tak perduli
'' kenapa loe ngak mau bukan nya loe suka sama gue ya jadi ngak salah kan kalau loe jadi pacar gue sekarang cup.. ''ucap nya dan mencoba mencium bibir tapi aku menghindari nya
'' lepaskan brengsek... berani loe nyentuh gue... gue jamin setelah ini hidup loe ngak akan tenang''ucap ku dingin
'' gue ngak takut sama ancaman loe.. yang harus loe tau siapa yang sudah menjadi incaran gue harus jadi milik gue''ucap nya sambil mencengkeram rahang ku
aku yang mencoba untuk berontak entah kenapa tubuh ini tak berdaya mungkin pengaruh tubuh kania yang menyukai dewa atau gimana sih aku pun tak dapat mengelak saat bibir dewa menyentuh ku dengan kasar dan **********
aku yang terus mencoba terus memberontak melepaskan ciuman ini tapi tak berhasil sampai akhirnya aku berhasil mendorong tubuh dewa hingga dia terpental
'' sial'' umpat dewa yang berusaha menahan sakit karena terbentur lantai
aku yang tak putus asa mencoba meminta tolong dan mengebor pintu berharap ada yang menolong ku
dor dorrrr dorr
'' tolong.... siapa saja tolong aku ''teriak ku sekuat tenaga
'' diam... percuma kamu berteriak tidak ada yang menemukan mu di sini... sayang sudah lah jangan buang buang tenaga kamu nikmati saja... aku janji setelah hari ini kamu bisa terus bersama ku kania''ucap dewa yang langsung menghampiri ku dan memojokan ku
__ADS_1
'' ngak... akan pernah ter.... emmmmm.... ''ucap ku terhenti saat dewa malah membungkam mulut nya dengan bibir nya
tak sampai di situ juga dia dengan kasar menarik seragam ku hingga koyak...' aku yang lupa makai jaket devan dengan benar pun menyesal kalau aja jaket itu terpasang dengan benar pasti seragam ku tak koyak karena kalah brengsek itu' batin ku menyesal
dewa yang sudah di ambang nafsu melihat milik ku menyembul pun langsung meraih nya dengan kasar aku yang tak berdaya pun hanya bisa menangis sambil terus menerus mencoba melepaskan diri
tak sampai di situ juga dia mencium leher ku dan memberikan tanda di sana
'' nikmati sayang aku tau kamu suka... ''ucap nya tersenyum sambil terus menerus meremas milik ku dan terus menciumi leher ku
'' lepas... brengsek tolong... ahkkk... ''ucap ku tertahan saat dewa malah membenturkan kepala ku ke tembok membuat ku merasa pusing
aku yang sudah lemas dan pusing hebat hanya pasrah dan menangis saat dewa benar benar meraih rok ku dan berusaha melepaskan nya membuat nya tersenyum devil sat melihat ku tak berontak lagi
'' tenang saja manis aku akan melakukan dengan pelan kamu hanya menikmati saja sentuhan ku''ucap nya terus menerus memainkan tubuh ku
tiba tiba pintu yang tadinya tertutup terbuka dari luar dengan kasar
brakkk...
aku seketika menoleh melihat siapa yang datang menolong ku
__ADS_1
jangan lupa like dan vote ya