Triplets Girls

Triplets Girls
3


__ADS_3

eh enak aja itu bakso kita, kalo mau pesen aja sendiri" ucap vano sambil merebut kembali mangkok bakso miliknya


"pelit banget jadi Abang" ucap Alina yang sudah menganggap Abang pada Vano dan Aldo


bagitu juga Aldo dan Dylan yang merebut kembali mangkok bakso milik mereka


"bagi dua lah jangan pelit sama Adek sendiri" ucap aliya


"yaudah deh tapi bagi dua ya" ucap Dylan mengalah pada Aliya


"awas kalo sempe dihabisin sendiri" ucap Aldo pada Aileen


"engga beneran kita bagi dua" ucap Alina


"yaudah ayo makan" ucap vano


mereka memakan bakso satu mangkok bagi dua dan juga satu gelas teh bagi dua


setelah selesai makan mereka pergi ke kelas mengambil tas mereka lalu pulang karena tidak ada guru yang mengajar


..........................................


sesampainya di rumah mereka heran karena keadaan rumah yang sepi


"kok tumben sepi ni rumah" ucap Alina sambil melangkah masuk


"mommy sama Daddy lagi ada urusan mendadak di negara I" jawab Dylan yang memang sudah diberi tau oleh mommy dan Daddy nya


"mending kalian ganti baju terus makan" ucap Dylan lagi lalu beranjak masuk ke dalam kamar dan diikuti triplets dari belakang

__ADS_1


setelah selesai berganti baju mereka turun ke bawah untuk makan


selesai makan mereka duduk di ruang tamu sambil menonton tv bersama


"mommy sama Daddy ngapain ke sana bang" tanya Aliya sambil menatap Dylan yang mengelus kepala Aliya yang ada di pahanya


"perusahaan Daddy yang ada di sana sedang bermasalah makanya Daddy sama mommy langsung berangkat" jawab Dylan


"Daddy sama mommy kan lahir di negara I kan bang" tanya Alina


dibalas anggukan oleh Dylan


"gue pengen deh kesana" ucap Aileen


"kita bakalan kesana kok soalnya mommy sama Daddy juga bakalan lama disana jadi kita lanjut sekolah disana juga" jelas Dylan


"terus bang Vano sama bang Aldo gak ikut?" tanya Aileen


Vano dan Aldo sudah seperti saudara mereka, keluarga mereka juga bersahabat dengan mommy anggun dan Daddy Damian


"kapan kita ke sana nya bang" tanya Aliya antusias


"dua hari lagi kita berangkat kesana" jawab Dylan


sedangkan di negara I


"daddy yakin mau membawa mereka kesini?" tanya mommy anggun


"iya mom, sampai kapan kita menjauhkan mereka dari ayah dan saudara kandung mereka" jawab Daddy Damian menatap istrinya yang sedih

__ADS_1


"tapi mereka udah bahagia hidup seperti ini dad, kenapa harus memberi tau kebenaran ini pada mereka" tanya mommy anggun


"apa yang mommy khawatirkan mereka tetap putra putri kita" ucap Daddy Damian memeluk istrinya


"tapi apa mereka bisa menerima kenyataan ini dad" ucap mommy anggun


"mereka sudah dewasa dan sudah saat nya mereka tau semuanya" jawab Daddy Damian


"yasudah jika itu yang terbaik mommy akan dukung" ucap mommy anggun


...........................


akhirnya hari yang ditunggu datang, mereka sudah keluar dari pesawat dan berada di negara kelahiran kedua orang tuanya


mereka di jemput oleh supir menuju mansion


sesampainya di mansion mereka tercengang melihat mansion yang mewah



"wow mansion nya besar juga ya" ucap Aliya menatap kagum


"selamat datang nona dan tuan muda" ucap seorang pelayan sambil membungkuk hormat


"bi apa ada makanan" tanya Aldo yang mendapat toyoran dari vano


"malu malu in tau nggak, baru juga nyampe udah minta makan aja" ucap vano


"maaf ya bi dia emang orang nya kayak gitu" ucap vano

__ADS_1


"tapi kalo ada sih minuman juga gak papa bik soalnya haus banget" ucap vano lagi yang mendapat toyoran dari Aldo dan yang lain hanya geleng geleng kepala dengan tingkah dua manusia itu


__ADS_2