True Love And Struggle

True Love And Struggle
~Kesedihan Nadine~ TLAS


__ADS_3

BAB 16


Pagi hari telah menyapa indah melalui pancaran matahari.


Terlihatlah seseorang sedang memikirkan cara untuk bertemu dengan Nadine,Setelah kemarin Dia gagal menemui Nadine.


Hmmm,,Hari ini pasti Nadine di rumah,Apa aku kerumahnya aja ya??,Tapi kalau tante sama Om tau gimana??,Biarin aja lah,Biar mereka tau kelakuan Seorang PUTRI DESA mereka,Sekalian aja Satu desa tau kelakuan banggaan mereka. Gumam Orang itu.


Tentu saja orang itu adalah Sella,Karena Hari ini hari libur,Jadi dia ingin bertemu dengan Nadine.


* * * * *


"Pagi Pa,Ma" Sapa Nadine


"Eh Nak,Pagi juga,Sini sarapan" Ajak Mama Dina.


Nadine hanya menanggapi orang tua nya dengan Anggukan dan ikut makan dengan mereka.


"Nak,Hari ini Mama sama Papa akan pergi menghadiri Pesta Anaknya Bu Rania,Jadi karena hari ini kamu libur,Lebih baik kamu ikut saja Nak,Daripada kamu sendiri di rumah'' Ucap sang Mama.


"Nggak deh Ma,Nadine Dirumah aja Belajar lagi pula Beberapa Minggu lagi Nadine Bakal Olimpiade,jadi Nadine belajar aja dirumah'' Tolak Nadine.


"Oke lah Nak,kamu baik baik dirumah ya" Ucap Papa Arga.


"Ok Pah.." ucap Nadine.


Mereka telah mengusaikan Rutinitas sarapan mereka,Seperti perjanjian tinggal lah Nadine Dirumah sendirian.


Tok.....Tok.....Tok.....


terdengar ketukan pintu Yang membuat Nadine Bingung.


ketukan pintu?,Apakah mama Papa sudah pulang??,Ahh tidak mungkin kan baru jam 9 pagi. Gumam Nadine dan langsung melihat siapakah pengetok pintu Yang sudah tersengar berkali kali.


Saat membuka pintu...


"Kak Sella,Ada apa kakak kemari??,masuk dulu kak" Sapa Nadine Dengan ramah,Namun terlihat balasan lawan bicara dengan tatapan membunuh.


"Kak??,,Kakak..??,Kenapa kakak menatap Nadine Seperti itu??"


"Diam kau B*****t!!!,Manusia Munafik!!!!" Ucap Sella yang hampir melayangkan tangannya.


"Maksud kakak Apa??,perasaan Aku ga urusan sama Kakak,Dan satu lagi apa itu B*****t?? Tanya Nadine Dengan polosnya.


"Kamu memang sebelumnya Tidak ada urusan dengan aku,Tapi sekarang ADA bahkan BANYAK !!!!". Tegas sella yang menekankan Kata 'ADA'dan 'BANYAK'.


Nadine Yang Mendengar sama sekali tidak Mengerti,Lalu ia berkata


"jikalau kak Sella Hanya datang dengan tujuan yang tidak jelas,Lebih baik kak Sella Pergi,Jangan datang seperti orang Gila Kerumah Sepupu mu sendiri."


Nadine hampir menutup rumahnya Namun suara Sella menghentikan pergerakannya.


"Heii Jalang!!!,Jaga Ucapanmu!!!!,Menjauh dari Ranzi Atau kamu akan tau akibatnya!!".

__ADS_1


Ancam nya dan langsung pergi.


Nadine terpaku Merenungkan Perkataan Sella


What happen?? kenapa seolah olah Nadine yang terpojok padahal Nadine Sudah tidak berkomunikasi lagi dengan Ranzi setelah Kejadian itu.


"Wait!!,Jangan bilang Kak Sella tau kejadian yang sebenarnya??,Terus apa jangan jangan Yang dikatakan Noviska Benar masalah Bunga?!'' Gumamnya Sendiri


"Auuu Ahhh pusing,Mending aku cerita Sama Noviska aja besok"


********


Pagi hari tiba Dengan Cuaca Yang sedikit mendung,Namun bagaimanapun hari Ini,Harus dilewati,kembali beraktivitas seperti biasa.


''Nadd,Kok kamu murung sih kesekolahnya??,Cuaca aja kalah loh".Goda Noviska.


"Noviska,Aku mau tanya boleh??" Tanya Nadine Dengan Tatapan Kosong lurus kedepan.


"Kamu kenapa Nad??,Aneh sekali,Ya boleh lah kamu sepertinya punya masalah ya??.


Nadine tidak menjawab namun kembali bertanya.


"Apa aku sudah dewasa,Sehingga Tuhan tidak adil memberikan Problema orang dewasa kepadaku??'' Tanya Nadine Masih dengan posisi dan tatapan kosong yang sama.


"Heiii!!,,Ini bukan Nadine Seorang motivator Four Squadd yang kami kenal,Nadine yang kami kenal tidak pernah mengatakan Tuhan tidak adil".


"Jawab aja!!" Balas Nadine Dingin.


"Huhhhhh,Apa masalah yang kamu punya tidak punya solusi sehingga kamu begitu frustasi??,Apa masalah yang kamu punya tidak punya jalan keluar yang membuat kamu lebih dari orang gila seperti ini???"


Kata Kata Noviska tersebut Mampu membuat Nadine Mengalihkan pandangannya kepada nya.


"Kemaren kak Sella datang kerumah,Tapi dengan kata Kata Yang begitu menusuk,Bahkan Aku tidak tahu apa itu B*****t dan apa itu J****g,Tapi Dia menyebutkan Nama Ranzi dalam kata katanya.


Nadine tidak lagi menyebutkan Ranzi dengan sebutan 'Kak',Karena dia pikir segala permasalahannya sekarang berasal dari Ranzi.


"What!!!!,,Ranzii lagi??"Teriak Novika spontan yang mengagetkan Nadine.


"You Okay Nov??,,


Kenapa kamu teriak teriak'' lanjutnya.


"Kenapa Bisa Ranzi Berurusan dengan kamu Nad??,,'Maaf' Bukankah kamu yang suka Ranzi??,Bahkan Ranzi tidak mencintai kamu" Terang Noviska


Nadine terdiam seribu bahasa,Ingin bercerita namun rasanya mulut nya sangat berat untuk bercerita.


"Nad??,Kamu dengar gak apa yang aku tanyakan?? Tanya Noviska.


"Iya Nov,Aku dengar,A..aku juga tidak tau kenapa'' Jawab Nadine dengan Gugup.


"Nad,, I know who are you,,Kamu ga bisa bohong sama aku,Aku tau pasti kamu sedang Menyembunyikan sesuatu,Aku sudah curiga dari awal kamu bertanya"


"Okayyy,,I will tell,But Not for Now!!!" Tegass Nadine dan langsung pergi.

__ADS_1


"Nadd,,Tunggu" Teriak Noviska,Namun tak dihiraukan oleh Nadine,Akhirnya Noviska membiarkan Nadine Pergi.


Jujur ini adalah adalah hal yang sangat membingungkan bagi Noviska.


"Nad,, I'm not stupid,Kalau memang ini ada sangkut pautnya dengan Ranzi,Demi kamu aku akan melakukan nya" Batin Noviska.


********


Sepulang Sekolah Noviska Langsung mencari keberadaan Nadine Namun tidak terlihat.


"Kok bisa sih aku kehilangan jejak Nadine" Gumamnya.


Nadine sebenarnya belum pulang,Namun dia bersembunyi Untuk mengindari Noviska.


Dan tujuan Noviska Ingin berjumpa dengan Nadine agar Noviska tidak gegabah dalam membantu Nadine.


"Maafkan aku Nov,Sepenuhnya aku sudah Move on dari Ranzi,Namun ancaman kak Sella bukan main main''.Gumamnya.


Nadine tidak tau jika dengan cara yang dia lakukan itu akan membuat dia semakin dalam keadaan yang bahaya.


But WHY??


Noviska bergegas datang ke sekolah Ranzi untuk menemuinya.


Keberuntungan Ada di pihaknya, Ranzi sedang tidak bersama dengan Sella.


"Kak Ranzi kan??" Tanya Noviska datar Dan pertanyaan itu mampu membuat langkah Ranzi berhenti.


"Ehh,,Kamu siapa??,,Ehh tunggu,Sepertinya aku pernah melihat kamu bersama dengan Nadine,Kamu teman Nadine Bukan??" Tanya Ranzi balik.


"Ga perlu tau siapa aku,Aku ga mau basabasi,JAUHI NADINE!" Tegasnya.


"Tunggu deh,Maksud lho apa Anak kecil??"


Tanya Ranzi.


"Kami masih kelas 9 kak,Seharusnya Kakak dewasa tidak menekan dan melibatkan Nadine Dalam Masalah hubungan kakak dengan Sella,Nadine jug manusia biasa yang bisa rapuh'' Terang Noviska.


Ranzi hanya mendengar dengan seksama penjelasan Noviska,Dan tentu saja itu membuat Ranzi bingung,karena Ranzi tidak mengetahui jikalau Sella melabrak Nadine.


"Cuma Itu aja yang ingin aku sampaikan,Kalau kakak masih mengganggu Nadine, Mari kita lihat Apa yang akan aku lakukan!!!'' Ucap Noviska berlangsung pergi.


"Ehhhh, Tung.....gu" teriak Ranzi setelah sadar, Ranzi tidak sempat memanggil Noviska karena Noviska Sudah agak menjauh.


Apa maksudnya ini,Aku tidak ada berjumpa dengan Nadine kecuali hari itu,Terus Apa ini Ini ada hubungannya dengan Sella?? Batin Ranzi.


"Aku harus Membereskannya" Tegasnya.


-


-


-

__ADS_1


Next.........


__ADS_2