
setelah pertemuan Ranzi dengan Noviska,Ranzi sangat yakin bahwa ini semua ada sangkutannya dengan Della,karena Ranzi sangat kenal sifat kekasihnya itu.
Tapi kenapa dipacari?π Namanya juga Obsesiπ
Ranzi dan Sella tidak bertemu satu hari ini,baik dalam sekolah pun,karena memang Ranzi sengaja menghindari Sella.Namun sepertinya Ranzi harus menemuinya.
Dimana Sella ya?? Gumamnya didepan gerbang sekolah.
''kak Ranzi,kak Ranzi nungguin Sella ya??" sapa Sella yang kebetulan baru keluar dari kelas.
"iya,aku nungguin kamu,Mau ngajak kamu jalan".
"Kak Ranzi,pasti ga bisa lama lama diemin Sella,kan kakak cinta sama Sella".Ucap Sella yang hanya ditanggapi senyuman oleh Ranzi.
sesampainya ditempat tujuan....
"kakak ngajak Sella makan di restoran,so sweet banget sihh kak''ucap Sella Manja Sella disamping Ranzi.
"iya Sell,Ayo masuk" Ajak Ranzi melangkah yang langsung di gandeng oleh Sella disampingnya.
"kamu pesen,setelah itu makan,terus bicara! tegas Ranzi.
"ok kak" balas Sell dengan semangat. sella belum tau tujuan Ranzi yang sebenarnya.
..
"Berhubung kamu sudah selesai makan,Aku mau tanya serius dengan kamu''. Ucap Ranzi dengan nada introgasi.
"Tanya aja kak,gapapa kok"
"Sella,langsung aja to the point,aku kenal kamu siapa,dan kamu bagaimana, sekarang kamu jawab jujur" Ranzi diam sejenak.
"Apa kemarin kamu ada menjumpai Nadine??" Tanya nya dengan nada menyelidik.
"Maksud kakak apa,Apa si jalang itu bercerita pada kakak" jawab Sella yang membuat Ranzi mendidih.
"jaga mulut kamu Sella!!!''. Tegasnya berdiri sambil memukul meja.sudah dapat dipastikan tatapan para pengunjung restoran saat ini tertuju pada mereka..
sasar dengan situasi restoran,Ranzi kembali duduk.
"Apa yang salah dari ucapan Sella kak,dia memang sepupu Sella tapi jalang tetaplah jalang" lanjut Sella.
kali ini Ranzi menghadapi dengan tenang.
"Kamu tau tidak,saat ini kamu sedang menyalahkan orang yang tidak bersalah,Nadine sama sekali tidak memiliki hubungan dengan masalah kita,kamu saja yang seperti orang terkena gangguan jiwa!!.Tegas Ranzi.
"Bahkan Nadine mendukung hubungan kita,jika kamu terus terusan seperti ini,aku beri waktu break untuk hubungan kita,bukan berarti kita putus,namun kamu renungkanlah kesalahan kamu,bagi kamu mungkin ini masalah kecil,Namun kamu sudah membuat hati orang lain hancur karena ucapamu".Lanjutnya lagi sambil meninggalkan Sella yang mencerne setiap kalimat dari mulut Ranzi.
***********
"Hai bro,Gue ada berita penting yang harus gue sampein sama lho".Ucapnya dengan nada bersemangat.
"Jika itu tidak penting dan tidak ada sangkutannya dengan tugas lho,Enyah lah lho dari hadapan gue".
"Sekarang lho mau dengerin ga??,Gue yakin lho bakalan tertarik sihh dengernya" Balasnya.
"To the point!!!!" Tegasnya.
"Iya iya,Tapi gue mau untuk berita ini lho bayar lebih untuk gue"
Hanya dibalas tatapan tajam dari lawan bicara.
"Ok bro,,Santai.....,gue mau nyampein tentang tugas yang lho kasih ke gue untuk diselidiki.,ternyata satu sekolah kita juga ada yang suka sama sama dia,Parahnya lagi,Cewenya ngamuk sama cewe lho.
"Maksud lho?!!!!,Bisa gak lho Jagan bertelw tele. Tegasnya.
"Intinya,Ada orang yang suka sama cewe lho,terus itu orang dah punya cewe,dan yang gue denger,kemaren cewe nya ngelabrak cewe lho"
"Hahahaha,Lho denger ya baik baik,dia bukan cewe gue,dan yaa,mungkin ini berita menarik banget buat guee,sungguh pertunjukan yang sangat menarik" Seringainya dengan senyum yang tidak dapat diartikan.
********
__ADS_1
Setelah kejadian kemarin Ranzi menasehati Sella,Sella tidak bisa terima begitu saja.
Rencananya hari ini ingin menemui Nadine lagi,Namun kali ini berbeda,dia ingin menemui Nadine di Sekolah Nadine sendiri.
"Morning Mi" Ucap Sella pada Maminya yang bernama Rani.
"Morning Dear,sini sarapan sama Mami dan Daddy " Ajak Maminya.
"OK Mi" jawab Sella.
"Sell,bagaimana dengan sekolahmu??" Tanya Papa Sella (Dave).
"Baik kok Pa,Semuanya beres" Jawab Sella.
"Bagus,Lalu bagaimana hubunganmu dengan laki laki itu" Tanya papi Dave dengan datar.
"Maksud papi kak Ranzi,Itu juga Baik Pi"
jawab Sella bohong.
"Kenapa Papi nanya nya begitu Pi??" Tanya Mami Rani.
" Dari Sejak Sella mengatakan bahwa dia pacaran dengan laki laki itu, Papi sudah tidak suka". Balasnya dengan datar.
"Maksud Papi apa??"Tanya Sella.
"Mi,Papi dah selesai Makan,Papi mau berangkat kantor dulu Mi" Ucap Papi Dave dan langsung mengambil tas kerjanya.
"Baiklah Pi,Papi hati hati ya".
Hanya ditanggapi senyuman oleh Papi Dave.
"Mi,maksud Papi apa berbicara seperti itu,dari awal Kelihatan Sekali jika Papi sangat merestui hubungan Sella dengan Kak Ranzi" Rengek Sella.
"Sell,percayalah Nak,Seorang Ayah tidak akan mungkin mengambil kebahagian Anaknya tanpa terkecuali,Papi pasti memiliki Alasan dibalik itu" Jawab Mami Rani dengan bijak.
"Baiklah Mi,Namun Sella ingin mengetahui Alasan Papi,Sella Mau pergi sekolah Mi'' jawabnya Lesu dan pergi tanpa menyalami Mami Rani.
Papi Dave,Papinya Sella Sebenarnya adalah Ayah yang baik,Namun Seorang Ayah tidak akan melakukan itu tanpa adanya alasan.
Awalnya Papi Dave memang merestui hubungan Ranzi dengan Sella, Namun Entah alasan mengapa Papi Dave tidak merestui mereka lagi.
"Pak,Kita Belok arah ya pak,Ke Sekolah SMP Nusa Jaya" suruh Sella.
"Tapi Non,Non akan terlambat Nanti" Balas sang supir.
"Bapak Belok,Apa Sella Aduin ke Mami agar Mami pecat Bapak"Ancam Sella.
"Baik Non".
Dasar anak Mami,Untung anak majikan,kalau nggak dah aku turunin di jalan. Batin sang supir.
Sesampainya di SMP Nusa jaya...
"Non mau ketemu siapa disini"
"Bapak lebih baik diam saja disini" Ketus Sella.
Supir Sella sedikit menjauh dari mobil dan terlihat menelpon seseorang.
π..."Halo" terdengar suara sari sebrang telepon.
"Halo Tuan,Saya hanya ingin melaporkan jika Non Sella tadi tidak langsung kesekolah,Tapi Non Sella Menyuruh saya Untuk mengantarkan Dia ke SMP Nusa Jaya Tuan. Saya sudah melarang,Namun Saya dibantah" Adu sang supir.
π... "Apa Yang dia Lakukan disana Dadang??" Tanya sebrang telepon.
"Sepertinya Non Sella sedang menunggu seseorang Tuan"
π... "Baiklah,terima kasih Dadang tas Laporan kamu"
"Baik Tuan".
__ADS_1
"Mengapa Nadine lama sekali"
Gumam Sella.
"Hei,kamu kelas berapa??"
Tanya Sella pada seseorang yang lewat gerbang.Kebetulan itu adalah Lauren.
Ini kan Sella sepupunya Nadine. Batin Lauren.
"Saya kelas 9 Kak,kenapa ya??"Tanya Lauren.
"Kamu kenal Nadine kan,Dimana Dia??" Tanya nya.
"Siapa yang tidak kenal Nadine ka,Sepertinya Nadine sudah lolos gerbang ini" Jawab orang itu dengan santai.
"Bisa panggilan dia ke luar sebentar".
"Panggil aja sendiri,Saya piket ka,Jadi harus buru buru masuk," Jawab orang itu langsung kabur.
Kapan lagi bisa ngerjain Anak SMA. Batin Lauren sambil cengengesan.
"Kakak Mau Panggil Nadine kan??,
Bentar Bentar,karena saya lagi baik,saya akan panggilkan".
"Buruannn" teriak Sella.
"Pak ada anak SMA diluar,sepertinya mau ngajak tawuran Anak SMP deh pak,lihatlah masa jam segini masih diluar gerbang kita,saya hanya mencegah terjadinya perusakan nama baik Sekolah kita pak" Bisik Lauren pada satpam yang ada disana.
satpam itu pun terpengaruh dengan ucapan Lauren. Lauren juga termasuk Anak F'Squadd jadi sudah jelas dia akan dipercaya.
"Terimakasih dek,kamu bisa masuk" Jawab Satpam.
"Hei kamu, kamu anak SMA Mana??" Tanya Pak satpam.
"S...Sayaa pak" Tunjuk Sella kepada dirinya sendiri.
"Iya kamu,kamu mau ngajak tawuran kan??
"Wajah Cantik,Tapi sayang sifat Buruk.
Pergi kamu, jangan datang ke sekolah ini lagi" Usir sang satpam.
"Berani sekali Dia" Kesel Sella.
Sella melihat tatapan anak SMP yang masuk mengarah kepadanya,Dia sangat malu.
dan Bagaimana Dengan sang Supir?
Sang Supir hanya menahan tawa sedari tadi.
"Bagaimana Non".Tanya Pak Dadang
Sopan.
"Langsung ke sekolah aja pak" Jawab Sella cemberut karena masih kesal.
Hadehhh putar 360Β° lagi deh. Batin sang supir.
Niat mempermalukan Nadine,malah Dia sendiri yang kesal dikerjai Anak SMP Plus Malu lagi.
"Awas kalian".
"Hari ini aku gagal Nad,Namun aku memiliki Banyak cara untukmu" Lihatlah.
-
-
-
__ADS_1
Next.....