
Adam tertawa puas karena bisa membunuh 3 malaikat agung dengan mudah.
Lalu dengan perencanaan dari jibril. 5 malaikat agung yang tersisa mulai kembali menyerang.
Tapi Adam siap menyerang juga. Suriel mulai menembakan panahnya kembali dan Adam kali ini tidak menangkisnya dan membuat Adam luka parah. Tapi seolah tidak merasakan rasa sakit Adam menerjang hujan panah itu. Lalu dengan cepat sampai di hadapan Suriel. Adam langsung memukuli Suriel namun Suriel saat di pukul pukulan Adam justru menembusnya. Karena tau dia di jebak lalu Adam memukul tanah dengan kuat dan menciptakan ledakan dan gempa hingga bisa di rasakan di sebagian wilayah surga.
Dan Adam menghempaskan debu yang berterbangan itu dengan ayunan tanganya. Dan serangan dari Uriel pun datang dengan pedang EA. Uriel berniat menyegel Adam. Dan adu pedang pun terjadi dan Uriel terdesak oleh serangan Adam.
Dan saat Adam ingin melancarkan serangan kuatnya Suriel melepaskan panah raksasanya yang di perkuat oleh listrik dari Zhapkiel. Adam mencoba menghindar tapi kaki Adam di telan oleh tanah akibat ulah Raphael. Dan terus menerus menelan tubuh Adam. Dan akhirnya Uriel dapat memotong ke 2 tangan Adam. Lalu kabur dan akhirnya Adam tertembak oleh panah raksasa itu dan tubuh Adam hancur sampai tak tersisa.
" Hore kita berhasil mengalahkan Adam " Ucap Zhapkiel dengan senangnya.
" Kau hebat Uriel dapat mengalihkan Adam selama itu " Jawab Suriel.
" Itu juga berkat bantuan dari hujan panah mu " Balas Uriel.
" Ini semua berkat. Kemampuan manipulasi waktu dari Jibril. Jika kak Jibril tidak memperlambat Adam dan mempercepat gerakan kita kita gak bakal punya waktu sebanyak itu.
" Berkat kerja sama team " Ujar Jibril.
" Hiya kita berhasil. Meski 3 teman kita tewas " Ucap Raphael dengan ekspresi sedih.
" Tidak apa Raphael nanti saat Tuhan datang akan " Sebelum Zhapkiel menyelesaikan perkataan yang langsung di potong adam " Apa? Tuhan Akan Apa? " Adam yang muncul di tengah-tengah mereka lalu Adam menebas mereka semua dan memotong motong mereka dalam 3x putaran pedangnya jibril. Zhapkiel. Suriel. uriel. Raphael.
" HAHAHAHAHA. HAHAHAHAHAHAHAHA. HAAAHAAAHAA. bagaimana Aku membunuh kalian semua " Tawa puas Adam.
Zhapkiel. Uriel. Suriel. Raphael tewas Seketika.
Sebelum jibril tewas Jibril berhasil memutar waktu sampai perbincangan mereka.
" Ini semua berkat Jibril " Sebelum kalimat Zhapkiel selesai jibril berkata
" Minggir dari sini " Jeritan jibril.
" Bagaimana kau bisa tau. Bukannya seharusnya kau juga sudah mati. Karena kau dapat membangkitkan mereka. Kau harus mati terlebih dulu jibril " Ucap Adam sembari terus menerus menembakan darah dari tanganya.
" Aku mengerti Jibril. Memundurkan waktu kita sampai ke keadaan kita hidup lagi " Ujar Uriel.
" Iya tapi untuk 3 teman kita ku kesulitan. Mereka jauh lebih kuat dariku. Ku tidak bisa memutar waktu di objek-objek yang lebih kuat dariku " Kata jibril.
" Karena kau lemah ya. Kasihan bergabunglah dengan ku makan kan ku berikan kekuatan untuk menghidupkan Azazel. Metatron dan Mikhael " Seru Adam sembari terus menyerang.
" Ih. Aku sulit membidik karena kak Jibril tidak memperlambat gerakan
Adam " Ujar Suriel.
" Aku akan alihkan perhatian Adam nanti kakak serang dengan penghapusan fisik milik kakak " Jawab Uriel.
" Meski aku tak terlalu membantu tapi akan ku lakukan yang terbaik " Zhapkiel yang mulai mempersiapkan petirnya lagi.
Lalu petir mulai menyambar . Tapi Adam tetap membabi buta menyerang Jibril. Lalu Uriel muncul di belakang Jibril dan langsung menusuk Jibril dengan EA. Dan Jibril pun langsung berubah jadi kumpulan cahaya. Lalu terbang ke sisi Zhapkiel. Dan langsung mengaktifkan Mata jam omnichos. Namun Adam melawan dirinya di bekukan oleh Jibril. Adam melawan penghentian waktu itu. Namun dengan cepat 3 panah dari Suriel pun melesat. Dan menghancurkan ke 2 kaki dan sebelah tangannya Adam terpental di langit. Dan di langit Zhapkiel sudah bersiap dengan petirnya. Dan menyambar Adam berkali kali. Adam kejang kejang dan jatuh ke tahan. D tanah tanaman beracun pun tumbuh. Serangan pamungkas dari RaphaelTubuh Adam yang sudah somplak pun Tertusuk. Adam menjadi mati rasa. Melihat Jibril. Uriel. Suriel. Zhapkiel dan Raphael dengan penuh amarah. Akibat racun dari Tanaman yang Di tumbuhkan Raphael regenerasi Adam pun melambat.
Lalu Lingdris datang di depan Adam yang dalam keadaan babak belur.
" Sayangku Lingdris tolong aku. Adam butuh sedikit bantuan" Ucap Adam dengan sedikit rintihan
" Aku akan membantumu " Ucap Lingdris yang ketakutan pada Adam.
Lalu Lingdris mengangkat pedang dari Adam dan memukulinya dengan pedangnya sambil teriak ketakutan.
Tubuh Adam mulai hancur karena pukulan dari Lingdris dan efek dari pedang itu. Yang memutus regenerasi. Membunuh. Mahkluk yang tidak punya kematian. Dan memutus kontrak dengan siapapun. Karena ke abadian dari Adam juga kontrak dengan The Divine God. Maka Adam pun hilang dari fisiknya. Jiwa. Bahkan seluruh informasi dan aspek fundamental Adam yang lain pun ikut lenyap.
Adam tewas.
" Kerja bagus Lingdris kau berhasil mengalahkannya " Ucap Raphael.
" Tapi aku tak tau siapa yang ku. Lawan " Ucap Lingdris.
" Yang jelas dia lawan kita " Ucap Zhapkiel.
" Apa kalian merasa aneh. Kita bertarung habis habisan tapi kita tak tau lawan kita siapa " Ucap Suriel.
" Iya sih. Aneh saja. Yang ku ingat cuman lawan kita itu sangat mengerikan " Ucap Lingdris.
" Lihat itu cahaya ilahi " Ucap Uriel.
" Ada 9.untuk siapa? " Ucap Suriel.
" Itu pertolongan dari Tuhan " Ucap Lingdris.
__ADS_1
Muncul 9 Cahaya dari langit.
Lalu 9 cahaya itu datang dan memberkati 8 malaikat agung. Serta Lingdris.
Azazel. Metatron dan Mikhael pun langsung bangkit dari kematian seluruh nyawa dan informasi tentang mereka pun kembali pulih.
Lalu Azazel. Metatron dan Mikhael pun menghampiri malaikat agung yang lain.
" Bagus kalian mengalahkan Adam " Ucap Metatron.
" Bukan kami tapi Lingdris " Ucap Zhapkiel.
" Jika Lingdris tidak menghapus keberadaan nya mana kita tidak akan bisa menang melawan Adam " Ucap Raphael dengan merangkul Lingdris.
" Aaaa. Bukan aku. Aku tidak melakukannya. Aku tak punya kemampuan apapun. Aku ini malaikat penulis takdir. Kemampuan ku sama dengan kemampuan dasar malaikat lain. Terbang. Tembus pandang. Menghilang. Teleportasi. Regenerasi dan tidak bisa lapar. Haus dan Lelah. Itu saja. Aku bisa membunuh Adam karena pedang peninggalan Adam. Pedang ini punya kemampuan membunuh siapapun. Makanya aku bisa membunuhnya " Penjelasan Lingdris.
" Kalau begitu pedang ini sangat kuat. Bahkan lebih kuat dari EA. EA saja tak punya kemampuan se mengerikan itu " Ucap Uriel.
" Iya amankan pedang itu. Pedang itu terlalu mengerikan jika di biarkan begitu saja " Ucap Azazel.
" Berikan pada Uriel. Lingdris biar dia amankan " Ucap Metatron.
" Ini senior Uriel " Ucap Lingdris.
" Ah. Au. Sakit. Pedang ini menusuk ku " Ucap Uriel.
Lalu Uriel membuang pedang itu.
" Kalau gitu hanya Lingdris yang dapat menggunakan pedang itu. Adam juga memberikan nya padamu kan " Ucap Zhapkiel.
" Kalau begitu biarkan Lingdris yang simpan " Ucap Uriel.
Lalu Lingdris mengambil pedang itu dengan hati hati.
" Kenapa luka dari tusukan pedang itu tidak lekas sembuh " Ucap Suriel.
" Karena Adam juga punya kemampuan untuk menghentikan regenerasi juga " Ucap Lingdris.
" Sini biar ku sembuhkan " Lalu Raphael mengobati tangan Uriel dengan cahaya dari tangannya luka itu pun sembuh dengan lebih cepat.
" Lihat tempat ini hancur. Kerusakan di mana mana " Ucap Mikhael.
" Jibril apa kau bisa perbaiki? " Tanya Azazel.
Lalu Jibril menggunakan mata omnichos dan mengundurkan waktu kembali dan dengan cepat seluruh kerusakan itu kembali seperti awal.
" Kau menjadi kuat ya setelah melawan Adam " Ucap Azazel.
" Ku Rasa aku juga. Bukannya luka yang di sebabkan Adam tak bisa sembuh. Tapi aku bisa menyembuhkan luka Uriel " Ucap Raphael.
" Bukanya karena berkat Tuhan tadi. Tuhan berkata dengan berkat itu siapapun hadi bisa melakukan hal yang tak bisa di lakukannya. Dan Kemampuannya meningkat 1.000x lipat " Sanggahan Lingdris.
" Itu Bagus. Tapi untuk apa. Kita tak butuh kekuatan sebesar itu " Jawab Mikhael.
" Untuk melawan Adam. Adam belum kalah. Adam akan Bangkit kembali dan akan jadi lebih kuat. Itu yang di ucapkan tuhan " Kata Lingdris.
" Kalau begitu bersiaplah " Ucap Metatron.
Di sisi lain Adam yang sudah lenyap dari surga mengambang di kegelapan. Ia jatuh tanpa henti.
" Aku di mana dan kenapa aku ini "
Lalu seketika Adam jatuh di sebuah ruangan merah berbagai macam alat elektronik dan sebuah bioskop besar di dalamnya
" Selamat datang di ujung dari segala ujung " Ucap Antimeme.
" Ih kau lagi. Kau juga kenapa da di sini " Ucap Adam.
" Aku yang menciptakan ruangan ini. Ayo duduk di sini dan nonton film bersama ku " Ucap Antimeme.
" Tidak aku mau pergi dari sini " Ucap Adam.
" Owh. Lewati pintu di belakang mu. Lalu kau terus ikuti lorong di dalamnya. Lalu belok kiri. lalu lurus uda ada pintu di depan sana lalu buka kau akan sampai kembali di surga.
" Baiklah aku akan pergi " Ucap Adam lalu pergi.
Tapi semakin Adam melangkah jauh Adam tidak pernah sampai ke ujung lorong itu Adam mulai berlari tapi tetap tidak ketemu. Adam berlari selama 1. Menit tidak. Ketemu 1 jam. Juga tidak ketemu. Bahkan Adam berlari 1 hari dengan kecepatan 1.000.000 tahun cahaya masi tidak ketemu ujungnya. Dan Adam putuskan untuk kembali. Adam langsung berteleport menuju ruangan itu kembali. Antimeme lalu menyapa dia berbaring di ranjang sambil terus menonton bioskop besar di sana. Adam melompat ke ranjang itu. Dan langsung bergulat dengan Antimeme.
" Kurang ajar kau. Keluarkan aku dari tempat ini. Dasar Baji**an " Adam memarahi Antimeme sambil memukulinya dengan bantal.
__ADS_1
" Tenanglah dulu Adam " Antimeme merangkul Adam dan memeluknya di ranjang itu. Dan di lanjut dengan berkata " Apa kau sudah bertemu ujung dari lorong di sana " Ucap Antimeme.
" Lepaskan aku dasar kau ini. Mau ku bunuh di ranjang. Mau ku buat mati konyol kau " Ucap Adam yang makin kesal.
" Coba saja lakukan. Tusuk aku di bagian yang kau suka " Ucap Antimeme dengan senyum menjengkelkan.
Lalu Adam mengeluarkan pedang darahnya dan menusuk Antimeme tepat di jantungnya. Namun pedang itu malah di serap masuk ke dalam tubuh Antimeme. Lalu Adam bangun dan berdiri di atas Antimeme lalu. Menyemburkan api hitam dari mulutnya. Namun saat mengenai Antimeme api itu langsung padam. Adam yang makin kesal lalu kembali berjongkok dan menatap kesal ke Antimeme. Namun di balas dengan senyuman menjengkelkan Adam lalu memukulinya. Namun tangannya langsung kesakitan dalam 1x pukulan. Adam lalu melompat dari ranjang lalu memasang kuda kuda bertarung. Antimeme bangun dari posisi tidurnya lalu duduk di ranjangnya sambil kembali memasang senyum menjengkelkannya.
" Aku ingin pergi dari tempat ini bagaimana pun caranya " Teriak Adam.
" Ya ikuti saja arahanku tadi " Ucap Antimeme.
" Seluas apa tempat ini aku tidak bisa menemukan ujungnya " Aku sudah berlari dengan kecepatan tinggi dengan waktu lama tapi kenapa aku tetap tidak bisa menemukan ujungnya.
" Luasnya ya. Aku menciptakan ruangan dan bangunan ini mengunakan pengukuran matematika. Sekiranya seukuran vopenka cardinal untuk setiap lorong-lorong nya dan setiap ruang dalamnya " Ucap Antimeme.
" Konyol sekali jawaban mu. Tidak ada ruang seluas itu " Balas Adam.
" Tentu saja ada. Kau ada di dalamnya sekarang " Jawab Antimeme.
" Kau ini benar-benar cari mati dengan ku ya " Ucap Adam.
Lalu Adam terduduk di kursi bersama Antimeme.
" Mending nonton film bersama ku. Film ini bagus tau " Ucap Antimeme.
Dan Adam tiba-tiba terpaku dengan Film yang di tonton Antimeme. Film yang di tonton itu ternyata Seluruh adegan Pertarungan nya dengan para Malaikat Agung.
" Aku suka film ini " Ucap Antimeme sambil memakan kepala Adam.
Adam yang menoleh ke Antimeme lalu terkejut dan ingin menjauh dari Antimeme. Namun tangan Antimeme langsung merapatkan jarak mereka lagi.
" Itu kepala ku. Dan film itu Adegan pertarungan ku. Kau ini apa sebenarnya " Ucap Adam yang mulai Gelisah.
" Namaku Antimeme. Usiaku lebih tua dari penciptaan. Kelaminku laki laki. Spesies ku kejahatan abstrak sejati. Ada yang kurang " Antimeme justru memperkenalkan dirinya.
" Bagai mana kau dapat kepala ku dan film itu " Adam sambil menunjuk ke layar bioskop.
" Aku melihat seluruh realita hanyalah sebagai film. Dan jika ku rasa film itu jelek ku bisa merubahnya sesuka ku " Jawab Antimeme dan aku dapat kepalamu dari kematianmu yang ke 7.890.092.133.632.298.400 kali.
" Aku belum mati dan pembicaraan mu dari tadi itu nggak masuk akal. Bangsa* " Adam sudah benar benar kesal.
" Lihat aku suka bagian ini " Ucap Antimeme berkata.
" Bisa tidak jika aku bicara di dengar " Adam berkata sambil menoleh ke bioskop.
Dan Adam melihat dirinya yang lagi di pukuli Lingdris dengan pedang darahnya. Hingga tak tersisa 1 bagian pun. Adam pun kesal dengan apa yang di lakukan Lingdris.
" Hahahahahahahaha. Dengan itu kau mati 1x lagi " Ucap Antimeme.
" Jadi kau yang membunuh ku. Tega sekali kau Lingdris " Ucap Adam dengan kecewa.
" Jadi kau ingin membalas perbuatannya " Akan ku buat dia menderita hingga dia memohon ampun dan minta maaf padaku " Ucap Adam.
" Ulurkan tangan mu padaku. Tak usah pasang ekspresi seperti itu aku di pihak mu kok. Aku akan buat ending film terbaik untuk mu " Bujuk Antimeme.
Adam pun mengacungkan jarinya.
Dan kegelapan dari telunjuk Antimeme mulai tersalur ke Adam lewat jarinya. Menyadari ada yang Aneh lalu Adam menarik jarinya dengan cepat.
" Dengan itu kau ku berikan 1.5% dari seluruh kekuatan ku. Jika kau mau menyentuhku lebih lama kau akan dapat lebih banyak " Ucap Antimeme.
" Aku tak butuh kekuatan darimu " Ucap Antimeme.
" Itu hadiah dariku. Kurasa film nya akan terlalu jelek jika kau langsung membunuh mereka semua. Bagaimana jika kau bebaskan para iblis dan beraliansi dengan mereka lalu berperang melawan Tuhan. Kau ingin dapat gelar itukan " Ucap Antimeme.
" Heh. Ide bagus " Tapi bagaimana ku keluar dari sini " Ucap Adam dengan nada tinggi.
" Buka pintu itu " Ucap Antimeme.
" Itu pintu yang sama. Yang menjebaku di lorong tanpa ujung " Ucap Adam.
" Buka sajalah " Ucap Antimeme.
Lalu Antimeme berjalan dan membuka pintu itu.
Di sisi lain Antimeme kembali menatap bioskop dengan senyuman jahatnya.
Dan Adam membuka pintu ia langsung berada di Surga. Lalu pintu itu hilang seketika.
__ADS_1
" Hahahahahah. Haaahaaahaaa. Aku datang lagi bersiaplah kalian " Teriak Adam dengan semangat nya.
Jika ada kesamaan nama. Identitas. Atau cerita saya minta maaf. Saya menulis novel ini hanya untuk sekedar hiburan saja. Dan saya tidak bermaksud menyindir atau menyinggung agama manapun