
Keesokan paginya sebelum matahari terbit keduanya sudah bersiap untuk berangkat ke Ibu Kota Kekaisaran.
"ingat untuk tetap menjaga sopan santun kalian, semoga kalian sehat selalu. " Kata Ibu Wave sambil memberikan sebuah bekal kepada mereka.
"jangan khawatir, kita akan bertemu lagi suatu hari nanti. " kata Wave.
"jangan lupa memberikan kesan baik kepada orang yang ada di kekaisaran. " Ayah Wave menambahkan.
"tentu.., kami pergi dulu. Paman, Bibi, Wave. " Kata Michikatsu saat mereka berdua beranjak pergi menuju kekaisaran.
...****************...
2 hari kemudian mereka sudah berada di dekat kekaisaran sebelum sebuah getaran terjadi, tak lama kemudian Sebuah Danger Beast muncul dari dalam tanah, namun Yoriichi dan Michikatsu dengan mudah membelah monster itu menjadi beberapa bagian.
"sepanjang perjalanan kita baru mendapatkan masalah seperti ini. " Kata Yoriichi
"itu bahkan tidak cukup untuk pemanasan. " ungkap Michikatsu.
keduanya akhirnya tiba di kekaisaran.
"kita harus membeli sebuah tempat disini untuk kita bangun menjadi sebuah rumah makan Tsugikuni. " kata Michikatsu.
"kakak benar, uang peninggalan Ibu dan ayah sangat banyak, kita harus memulai bisnis kita disini. " Ungkap Yoriichi.
sebelum keduanya berjalan seseorang memanggil mereka dari belakang.
"hei.., kalian, apa kalian butuh bantuan. " kedua saudara itu menoleh dan melihat Seorang wanita berambut oranye di kuncir kuda hingga menyentuh tanah menghampiri mereka.
"oh.., kami ingin membeli sebuah tempat kosong yang tidak terpakai disini. kami ingin membuka sebuah tempat makan. " Ungkap Yoriichi.
"oh.., kebetulan sekali, ada sebuah tempat di dekat taman ibukota yang tidak terpakai, pemiliknya tewas karena dibunuh, dia mempercayakan tempat itu padaku untuk dijual. " Kata Wanita itu.
__ADS_1
"kebetulan sekali, berapa harga dari tempat itu?. " Michikatsu bertanya.
"pemilik yang dulu bilang harganya 5000 keping emas. " ungkap Wanita itu.
"baiklah, kami akan membelinya. " kata Michikatsu mengejutkan wanita itu.
"ba.. Baiklah, aku akan mengabil surat kepemilikan tanahnya terlebih dahulu. " kata wanita itu.
Transaksi pun berjalan mulus, tempat itu juga lumayan besar, tidak sia sia keduanya membeli dengan harga yang mahal.
"baiklah Tempat itu sekarang milik kalian. " kata wanita itu sambil memberikan surat kepemilikan pada Muchikatsu. "ngomong ngomong Namaku Seryu, aku adalah polisi kekaisaran, senang bertemu dengan kalian. "
"namaku Yoriichi, dan di sampingku adalah kakak kembarku Michikatsu. senang bisa mengenalmu. " Kata Yoriichi dengan senyum yang ramah.
Seryu sedikit tersipu melihat Yoriichi. "ba..bagaimana aku bisa membedakan kalian?. "Seryu dengan Gugup bertanya.
" itu mudah, Yoriichi adikku memakai anting sedangkan aku tidak. Rambut kami juga sedikit berbeda, Yoriichi memiliki rambut yang bergelombang serta sedikit berwarna merah tua diujungnya sedangkan rambutku tidak bergelombang dan berwarna hitam. "Michikatsu menjelaskan.
" baiklah Yoriichi, kita bagi tugas, aku akan membersihkan Tempat ini, kamu pergi dan cari bahan bahan untuk kita membuat makanan untuk tempat makan baru yang akan kita buka. "Kata Michikatsu pada Yoriichi.
Yoriichi pun mengangguk dan pergi dari sana untuk mencari banyak bahan yang mereka butuhkan.
...****************...
Yoriichi pun pergi ke sebuah pasar yang ramai, dia melihat sekeliling untuk membeli sebuah bahan bahan makanan.
Yoriichi pun berhenti di sebuah toko yang terlihat sangat lengkap, dia sana ada Sayuran, Buah buahan, dan beberapa rempah rempah lainya, semuanya terlihat sangat segar dan masih Fresh.
"hei nak, apa kamu ingin membeli sesuatu. " kata Paman pemilik toko tersebut.
"anda benar paman, aku melihat di toko paman bahwa semua sayuran dan buah buahannya masih segar. aku ingin membelinya. " Kata Yoriichi pada pemilik toko itu.
__ADS_1
"matamu jeli sekali nak, aku memang memetik ini dari kebunku sendiri. Silahkan pilih apa yang ingin kamu beli. " paman itu dengan ramah menyabut Yoriichi.
"aku ingin semua paman, masing masing 1 keranjang. " Setelah Yoriichi mengatakan itu membuat Pemilik toko itu sedikit terkejut.
"apa kamu serius nak?. " tanya Pemilik toko dengan wajah gembira .
"tentu paman, aku akan membayarnya sekarang. " kata Yoriichi mengeluarkan sekantong emas pada pemilik Toko itu. "aku baru disini paman, aku dan saudara ku ingin baru membeli sebuah tempat dan berencana untuk membuka sebuah tempat makan. "
"ka.. Kalau begitu, aku akan segera mengantarkan semua pesananmu Nak. " Pemilik toko itu dengan semangat menawarkan.
"tentu paman, Tempatku ada di dekat Taman Ibu kota, paman bisa mengantarkanya ke sana, di sana sudah ada Saudara kembarku. " ungkap Yoriichi. "sebelum itu, apa anda mengetahui penjual sake terbaik di sini.? Yoriichi bertanya.
" aaah.., tentu nak. Pergilah ke selatan di dekat danau. Di sana Ada penjual Sake terbaik di kekaisaran."Pemilik toko itu menjawab.
"baiklah paman, aku akan pergi ke sana. " Kata Yoriichi yang menunduk dan berpamitan pada pemilik toko itu
Pemilik toko itu mengangguk, "sungguh aku baru tau ada anak muda yang sangat ramah seperti itu. Kebanyakan anak muda biasanya sangat usil sekarang." kata pemilik toko itu yang segera menyiapkan seluruh pesanan Yoriichi. Tidak lama kemudian paman itu di hampiri oleh seorang wanita.
"hei.., paman, kamu terlihat senang hari ini. " kata wanita itu.
pemilik toko itu berbalik dan melihat wanita itu. "Aah..., Leone, aku baru saja mendapat banyak pesanan hari ini. pesanan dari seorang pemuda yang sangat baik. "
"paman kamu tidak lupa untuk memeriksa Koin emasnya bukan, bisa saja koin itu palsu, di kekaisaran banyak yang seperti itu. " kata Leone.
Pemilik toko itu tidak menjawab dan memperlihatkan emas dari Yoriichi kepadanya.
Leone terkejut melihat itu, "wow.., ini benar benar koin emas asli. " kata Leone. "siapa orang yang memberi ini? " Leone bertanya.
"seorang pria yang seumuran denganmu, dia adalah orang baru disini dia bilang dia membuka akan sebuah tempat makan di dekat Taman Ibukota. " Kata Pemilik toko.
disisi lain Yoriichi pun sampai di sebuah toko sake terbaik di sana, dia langsung membeli 5 tong sake pada pemilik bar itu dan menyuruhnya untuk mengantarkannya ke tempat Yoriichi, tidak lupa Yoriichi juga memberikan sebuah bayaranya.
__ADS_1