Tsugikuni Brother In Akame Ga Kill

Tsugikuni Brother In Akame Ga Kill
Hari pertama membuka sebuah cafe


__ADS_3

pagi harinya saat matahari belum terbit kedua saudara tersebut mulai bersiap siap untuk menata seluruh ruangan seperti sebuah bar yang mewah. Yoriichi menyiapkan menu ala jepang seperti ramen, sushi, Onigiri, mochi,udon, dan lain lain. sedangkan Michikatsu membuat beaneka ragam jus,sake,Perfait dan koktail buatanya sendiri. lalu tepat saat matahari mulai terbit mereka membuka toko mereka.



"Yoriichi, aku akan menata meja dan kursi di bagian luar, tolong bersihkan kaca bagian dalam" Michikatsu meminta.


"maaf kak, aku sedang menyiapkan daftar menu untuk di pajang di depan toko. " kata Yoriichi saat dia menulis di sebuah papan.


Sesaat kemudian Yoriichi selesai dan memajangnya di depan toko, serta dia telah membuat sebuah papan besar bertuliskan 'Tsugikuni Cafe' yang dia letakan di atas pintu masuk.


"sepertinya semuanya selesai, aku akan ke dapur untuk menyiapkan sesuatu untuk kita sarapan. "Kata Michikatsu yang segera memakai celemek menuju dapur.


Yoriichi pun juga memakai celemek dan menaruh semua yang telah dia buat seperti Sushi, mochi dan lain lain ke sebuah etalase untuk menarik perhatian. Tidak lama Yoriichi kedatangan segerombolan wanita sekitar 4 orang yang sepertinya penasaran dengan Cafe Tsugikuni milik saudara kembar itu.


Para Wanita itu memandangi Yoriichi, mereka tersipu dengan wajah yang memerah, mereka tidak menyangka pemiliki tempat itu adalah laki laki tampan seperti Yoriichi.

__ADS_1


"Selamat datang di Cafe Tsugikuni Nona, apa ada yang bisa saya bantu. "Yoriichi memberikan sambutan pada wanita itu.


"a.. Apakah te..tempat ini menyediakan Koktail dan perfait?" Tanya salah satu wanita itu dengan Gugup.


"tentu nona kami juga menyediakan beberapa makanan dan manisan di sini. " kata Yoriichi.


"apa.., anda memiliki saran? " Tanya wanita itu kembali.


"untuk sarapan, saya sarankan untuk katsudon, Omelet, kroket, onigiri, kare,atau ramen. Dan untuk manisan kami memiliki Mochi, Daifuku, Dango, Sakuramochi, dan Taiyaki, Takoyaki, Dorayaki dan masih banyak lagi." saran Yoriichi saat dia memperlihatkan sebuah menu dan beberapa gambarnya pada para pelanggan itu.


Setelah berdiskusi dengan temanya, salah satu wanita mulai memesan. "kami pesan Katsudon dua,Omelet satu, dan Ramen satu" kata Wanita itu saat Yoriichi mulai menulis pesanan mereka. "lalu untuk minumanya, kami ingin satu koktail, dua perfait Strawberry, dan satu Jus Jeruk. Dan untuk manisan kami pesan Daifuku, Mochisakura dan Crepe roll Cokelat (Note:cari di Google kalo tidak tau). "


...****************...


Satu hari pun berlalu, cafe kembar bersaudara itu menjadi hit dalam semalam di kota karena dia menjual minuman keras berkualitas tinggi dengan harga yang bisa dibilang cukup murah.

__ADS_1


Hari mulai malam mereka sudah menutup tokonya dan mulai bersih bersih.


"aku tidak menyangka akan menjadi terkenal dalam satu hari. " kata Michikatsu yang mengelap gelas satu persatu.


"itu karena hanya kita yang memiliki menu seperti ini, aku dengar dari beberapa pelanggan bahwa tempat lain tidak menjual makanan seperti yang ada di cafe kita." Ungkap Yoriichi.


Tidak lama kemudian seorang pria besar memasuki Cafenya. Dia adalah seorang pria berotot besar dengan rambut hitam yang mulai beruban di dekat pelipisnya. Dia memiliki gaya rambut yang tidak biasa dengan empat ekor kuda atau kepang di bagian belakang kepalanya yang dibungkus kain putih. Dia juga memiliki bekas luka besar berbentuk bintang di mata kirinya yang hilang, sedangkan sisa matanya berwarna merah dengan sklera hitam.


"Aku akan mengambil tiga botol minuman terbaikmu. Dan menurutku sudah pasti botol itu akan ada di rumah." Pria itu berkata pada Michikatsu sambil berjalan menuju mereka. Pria itu tidak lebih besar dari Yoriichi dan Michikatsu, pria itu memiliki tinggi sekitar 185 cm sedangkan Yoriichi dan Michikatsu 190 cm.


"maaf tuan, tapi kami sudah tutup. " kata Michikatsu, Yoriichi segera mengabil katananya di bawah meja untuk jaga jaga jika dia membutuhkanya, Dia telah mendengar rumor tentang pria ini dari orang-orang di cafenya. Tidak jarang seseorang masuk dan menyelesaikan masalahnya sambil membicarakan tentang Kapten Pengawal Istana bernama Ogre-yang kebetulan berada di depannya sekarang.


"aku tidak menerima kata tutup. " kata Ogre sambil mencengkram kerah Michikatsu. namun bukan sesuatu yang di dapankan Ogre dia malah mendapat tatapan tajam dari Michikatsu. Ogre yang kesal hendak membanting Michikatsu ketanah namun dia sedikit terkejut saat dia malah tidak mampu untuk mengangkat Michikatsu.


Michikatsu pun mencengkram kembali tangan Ogre dengan keras, dia pun segera berlutut kesakitan. 'apa apaan cengkaraman orang ini?, dia bukan amatiran' pikir Ogre

__ADS_1


"aku tidak peduli siapa kamu dan apa yang kamu inginkan, jika kamu ingin sebuah sake kami akan memberikanya padamu dan tentu kamu harus membayarnya, kami di sini untuk bisnis dan bukan untuk menjadi pelayanmu. " kata Michikatsu dengan tatapan tajam.


"kalian akan menyesalinya besok." Pria itu pun pergi setelah Mengatakan itu.


__ADS_2