
"Maksud tuan, apabila kerajaan putih diserang oleh kerajaan gelap kiat.... " Ucap Ksatria Slow
"Yah kita akan ikut menyerang kerajaan gelap. Lagian kerajaan putih juga telah meminta bantuan kepada ku supaya membantunya" Ucap Nander
"Jadi seperti itu ya, baiklah kalau begitu aku akan berlatih keras supaya dapat mengalahkan kerajaan petir " Ucap Ksatria
"Bagus selama kau berlatih keras jangan lupa akan perilakumu. Jangan sampai apabila kau menjadi orang hebat tapi kau sombong" Ucap Nander
"Baiklah, saya akan ingat nasehat ini tuan" Ucap Ksatria Slow
"Ayo kau ikut aku pergi ke kerajaan Ning. Temanku ada di sana. Aku ingin membawa temanku itu ke dunia dewa" Ucap Nander
"Baiklah, tapi apa tuan tau letaknya dimana teman tuan itu tinggal. Kerajaan ning bukanlah kerajaan kecil, jadi tidak mudah untuk menemukan dia di kerajaan sebesar itu" Ucap Ksatria Slow
"Aku memang tidak tau letak sebenarnya temanku itu berada. Tapi kita cari saja dulu dan kau sebaiknya ganti pakaian mu di kerajaan ning kalau kau pakai itu akan ketahuan" Ucap Nander
"Baiklah tuan" Ucap Ksatria
Merekapun pergi ke kerajaan Ning. Namun di perjalanan banyak sekali masalah masalah yang membuat mereka kusilitan
"Huh capek juga ya jalan dari kerajaan gegep ke Ning. Sebaiknya kita istirahat di sini dulu malam ini" Ucap Nander
"Baiklah tuan. Tuan istirahatlah dulu saya akan mencari kayu bakar dan makanan untuk tuan" Ucap Ksatria
__ADS_1
"Baiklah kamu hati hati di jalan" Ucap Nander
"Baik Tuan" Jawab Ksatria Slow
Beberapa menit kemudian. Ksatria datang kembali dengan membawa makanan dan kayu bakar
"Wahhh kau dapat kelinci dari mana? Sepertinya enak! Kau sebaiknya istirahat biar aku yang lanjutin" Ucap Nander
"Baiklah tuan lagian aku udah capek" Ucap Ksatria
Setelah beberapa menit makanan pun jadi dan siap untuk di makan
"Nih Slow kau makan ini dulu kau pasti sudah lapar? " Ucap Nander
"Hah kau mengejek ya? Tentu saja makanan ini tidak mengandung racun. Jadi kalau mau makan itu rasain dulu makananya baru kau bisa mengatakan makanan ini mengandung racun" Ucap Nander
"Hemm enak. Makananya enak, darimana kau belajar masak ini benar benar luar biasa. Tapi untuk apa yang tuan bicarakan tadi tuan bodoh" Ucap Ksatria
"Apa bodoh" Ucap Nander
"Heeh masa masakan orang yang dimakan oleh orang lain, namun orang yang memakan itu tidak tau apakah makanan itu beracun atau tidak? Sedangkan tuan menyuruh memakan dulu makanan itu. Bukanya itu bunuh diri? " Ucap pengawal
"Suut ada orang yang menguping! Siapa keluar kalian, ayo makan bersama kami" Ucap Nander
__ADS_1
"Apa mengajak makan? Tidak boleh makanan ini aku yang dapat dan menyuruh mereka makan" Ucap Ksatria
"Hehe ketahuan ya padahal sudah bersembunyi lumayan lama" Ucap pembunuh
"Tentu saja ketahuan. Tempat bersembunyi saja begitu jelek. Ingin agar tidak ketahuan" Ucap Nander
"Siapa kalian kenapa kalian mengikuti kami dari tadi? " Ucap Ksatria
"Kami adalah pembunuh bayaran. Raja gegep menyuruh kami agar menghabisi kalian" Ucap pembunuh
"Tidak ku sangka ayahmu mengirim pembunuh dengan tingkat pelatihan Master tahap akhir" Ucap Ksatria Slow
"Bagus kalau kau sudah tau. Jadi lebih baik menyerahlah sebelum ku cabut nyawamu" Ucap pembunuh
"Hahahhaa jadi kau berada di tingkat pelatihan master ya. Tabi kenapa aku berpikir kalau kau itu berada di tingkat pelatihan silver tahap awal" Ucap Nander
"Apa maksudmu tuan tingkat pelatihan silver? " Ucap Ksatria Slow
" Ya mereka sebenarnya berada di tingkat pelatihan silver tahap awal. Mereka menggunakan obat obatan untuk membuat pelatihan mereka seperti pelatihan Master " Ucap Nander
"Sial bagaimana kau bisa tau. Bagaimana ini bos apakah kita akan tetap menyerang? " Ucap pembunuh
"Sebaiknya kita kabur saja. Aku tidak ingin mati di sini, ayo " Ucap Bos pembunuh
__ADS_1