
Azure mengingat-ngingat kembali kenangan yang ada dalam otaknya, seperti kenangan tentang ilmu-ilmu pengetahuan dan seni bela diri.
Satu tahun setelah dia pulih dari kebekuan yang terlalu lama, dia mulai berlatih seni beladiri yang mematikan yaitu pencak silat atau yang biasa disingkat sebagai silat, ini merupakan salah satu seni olahraga yang berasal dari Asia Tenggara tepatnya berasal dari negara Indonesia.
Tidak hanya di indonesia yang berlatih ilmu seni bela diri pencak silat ini, beberapa negara juga melatih seni bela diri ini.
Meski demikian, masing-masing negara juga mempunyai sebutannya sendiri sesuai dengan bahasa lokal mereka seperti gayong dan cekak (Malaysia dan Singapura), bersilat (Thailand), dan pasilat (Filipina).
Silat adalah seni bela diri yang mematikan.
Beberapa catatan sejarah menulis bahwa jurus-jurus mematikan yang ada di dalam Silat adalah hasil dari gerakan hewan.
Beberapa tekniknya juga mematikan karena orang yang menguasai Silat biasanya langsung mengetahui kelemahan musuh yang sedang dihadapinya saat itu. Jurus rahasianya langsung bisa membuat lawan menjadi cacat, bahkan bisa langsung meninggal.
Dalam silat juga ada senjata favorit yang biasa di sebut kerambit sebuah pisau yang berbentuk seperti cakar atau taring binatang buas.
Pisau ini sangat mematikan karena dengan ujungnya yang sedikit melengkung sehingga dapat menyebabkan luka parah pada korban.
__ADS_1
Azure melatih seni bela diri silat dengan pisau kerambit yang tujuan utamanya untuk melindungi dirinya.
Setelah setengah jam azure menghela nafas "Cukup untuk hari ini, tubuhku masih agak kaku"
Kemudian dia berjalan ke suatu ruangan, dia mengambil tas kulit yang berisi tali, parang, dan beberapa bubuk racun.
"Sepertinya aku harus pergi keluar untuk mencari beberapa herbal lagi"
Tubuh azure masih kaku karena dampak pembekuan pada tubuh yang beratus-ratus tahun, sehingga memerlukan beberapa herbal untuk menyembuhkanya.
Setelah beberapa lama azure melihat herbal di kaki pegunungan, dia melihat-lihat sekitar untuk memastikan tidak ada binatang buas.
Ketika dia akan mengambil herbal tersebut dia mendengar raungan binatang buas di belakangnya.
Dengan sigap dia melompat ke samping untuk menghindari binatang buas itu, ternyata binatang tersebut adalah beruang besar setinggi 3 meter.
Azure menghindari setiap serangan beruang tersebut sambil menggeledah tasnya yang berisi bubuk beracun.
__ADS_1
Bubuk beracun tersebut biasanya akan membunuh binatang kecil seperti burung atau kelinci, tetapi untuk momen putus asa ini dia tidak peduli berhubung tubuhnya masih agak kaku.
Dia berlari selama 10 menit lamanya, setelah beruang tersebut sudah tidak terlihat dia pun menghela nafas dalam-dalam dan kemudian dia duduk untuk beristirahat.
Setelah beberapa waktu dia bangkit dan kemudian melanjutkan mencari beberapa herbal lagi.
seteleh beberapa saat azure melihat langit kemerahan yang bertanda bahwa waktu sudah sore di menyelinap masuk ke dinding perkotaan.
sesampainya dia di rumah dia menggiling tumbuhan-tumbuhan hasil temuanya untuk di buat ramuan obat baginya.
Setelah meminum ramuan tersebut azure duduk bersila untuk mengedarkan ramuan dalam tubuhnya.
Azure bergumam "Sepertinya dalam beberapa hari lagi tubuhku akan sepenuhnya sembuh"
Setelah beberapa saat dia bangkit dan berjalan keluar.
Melihat ke kanan dan ke kiri dia mencari target untuk pencurianya lagi, tetapi pada saat itu dia tidak sengaja melihat wanita cantik, yang dia adalah Lisa.
__ADS_1