Untold The World

Untold The World
Tongkat apa ini?


__ADS_3

Orang atlandtis itu mengerutkan kening dia bergumam "Budak penyusup? sedang apa dia di sini?"


Kemudian dia berteriak dalam bahasa sansekerta, bahasa tersebut adalah bahasa kuno internasional, bahasa yang di gunakan hampir di semua benua "Penjaga! penjaga! kejar budak penyusup itu!"


Penjaga tersebut adalah keturunan dari 5% orang-orang coloni terdahulu, dia juga salah budak yang bernasib beruntung karena menjadi penjaga sebuah gedung penelitian. Uang berarti dia akan mendapat banyak upah, tetapi ketika dia pergi ke toilet dia mendengar teriakan salah satu peneliti.


Penjaga tersebut langsung berlari mengejar Azure tanpa banyak omong, dia pergi ke setiap ruangan tapi tidak menemukan jejak Azure.


Setelah beberapa saat dia melihat peneliti tersebut mendekatinya dan berbicara "Temukan penyusup itu! jangan sampai lolos! atau kau tau konsekuensinya!"


Penjaga hanya bisa menundukan kepalanya dan menjawab "iya pak"

__ADS_1


Karena faktor ratusan tahun berlalu banyak keturunan dari 5% coloni tersebut bisa berbicara bahasa sansekerta.


Penjaga itu memasuki sebuah ruangan di pos jagaanya, dia mengambil banyak peralatan seperti pistol laser, pedang laser, bom cahaya, bom asap, dan rantai yang terbuat dari adamantine, dia berkeliling sekali lagi untuk mencari Azure.


Pada waktu itu Pencaga dan Azure seperti bermain kucing tikus atau petak umpet, yang satu bersembunyi dan yang satunya mencari.


Setelah berlari dari peneliti yang menemukanya, Azure memasuki ruangan yang isinya hanya ada meja dan sebuah tongkat yang melayang di tengah ruangan, di atas meja tersebut ada gambar-gambar langkah-langkah menggunakan salah satu alat yang ada di ruangan itu, alat tersebut tongkat melayang yang berada di tengah ruangan tersebut.


Azure memperhatikan gambar-gambar yang dia lihat untuk mencoba memahaminya, tetapi sebelum dia mengerti arti gambar tersebut pintu ruangan tersebut tiba-tiba terbuka.


[sreek]

__ADS_1


Azure melihat penjaga itu masuk sambil melihat tatapanya yang menakutkan.


Penjaga tersebut berlari mendekati Azure sambil menghunuskan pedangnya, Azure juga tidak diam pasrah di bunuh, dia mengeluarkan kerambitnya dan mulai menghindari tebasan pedang dari penjaga tersebut. Azure kemudian melompat ke arah penjaga itu, lompatan tersebut salah satu jurus silat yang terinspirasi dari limpatan monyet. Setelah Azure melompat dia mengunci kakinya di leher penjaga dan mulai melilit-lilit dengan lincah di tubuh penjaga tersebut, tehnik ini salah satu tehnik ular dari silat. Azure kemudian membanting tubuh penjaga itu dan mengiris leher penjaga dengan kerambit, darah mengalir dari leher penjaga itu hanya seketika penjaga tersebut meninggal dunia.


Setelah membunuh penjaga itu Azure mulai mengambil semua perlengkapan dan alat-alat penjaga tersebut, seperti pedang laser yang dia lihat ketika penjaga menggunakanya, dia melihat suatu tombol di gagang pedang tersebut, ketika dia menekanya pedang tersebut memancarkan sinar laser yang sangat panas yang dapat menebas metal apapun. Dia juga melihat senjata-senjata lainya seperti bom cahaya, bom asap, pistol laser, dan rantai adamantine.


Setelah merampas alat-alat penjaga tersebut Azure melanjutkan memahami gambar-gambar yang ada di meja, pada satu gambar dia melihat arahan yang menunjukan untuk memutar tongkat. Dia menebak bahwa tongkat yang ada pada gambar tersebut adalah tongkat melayang yang ada di tengah ruangan.


Dia berjalan ke tongkat melayang itu kemudian mengambilnya, setilah di amati dia melihat 2 karis pada dua ujung tongkat tersebut.


Azure mencoba memutar bagian atas tongkat yang ujungnya berwarna biru, dia melihat tongkat itu tetapi seperti tidak terjadi apapun, dia mencoba melihat sekeliling, pada saat itu sesuatu yang menakjubkan terjadi.

__ADS_1


__ADS_2