Useless Eldest Son

Useless Eldest Son
Bab 7 : sihir kuno


__ADS_3

“ herd apa kau bangun, ayah bilang jamuannya akan dimulai...“ leifa membuka kamar herd dan mendapati herd sudah pergi dari sana “ dia sudah pergi....?” leifa terlihat sedih mengetahui herd sudah pergi. “ sakit sekali, tidak kuduga kamar itu ada di atas pohon” herd kesakitan setelah meloncat dari jendela kamarnya dia pikir kamarnya itu dekat dengan darat karena itu dia loncat dari jendela agar bisa pergi dari sana dengan cepat namun disaat dia meloncat herd baru saja sadar kalau dirinya berada di atas pohon tinggi .


“ untung saja aku bisa memakai sihir angin tepat waktu tadi kalau tidak pantatku akan terbelah dua” herd berlari dengan cepat untuk kembali ke west city.


“ tuan dari mana saja kau...aku pikir kau telah diculik” albert menangis histeris melihat herd yang baru kembali setelah beberapa hari, herd tidak bilang pada siapapun saat dia mau pergi membereskan masalah air bagaimanapun memperbaiki pangan sangat penting untuk membuat west city menjadi hidup lagi.


“ hentikan!!!... lebih baik kau siapkan makanan,aku sudah lapar” herd mendorong albert dengan cepat “ baiklah tuan” albert mengelap airmatanya dan langsung pergi menyiapkan makanan.

__ADS_1


“ melelahkan sekali “ herd tiduran di atas kasurnya sembari menatap langit langit kamar “ oh iya, bukankah aku belum mencoba sihir kuno itu” herd mengeluarkan buku kuno lagi dan mulai membaca isi buku tersebut walau bahasa yang digunakan bahasa kuno berkat bantuan dari sistem dia jadi bisa membacanya.


“ aku tidak tahu kenapa aku hanya menerima setengah isi buku ini saat menggunakan scan” herd membaca halaman demi halaman sampai dia selesai membaca semua konten buku tersebut. herd menatap sebuah lapangan dari jendela kamarnya “ teleport “ dia mencoba menggunakan sihir teleport yang berasal dari buku kuno dan berhasil herd berpindah dengan sekejap mata dan langsung tiba di tengah lapang yang dia tatap tadi “ tuan, makanannya sudah siap” albert masuk ke dalam kamar herd karena tidak ada jawaban dari herd. “ tuan?? Kemana dia” albert mendapati herd tidak ada disana dan langsung pergi mencarinya.


“ sihir ini sangat praktis, aku sangat menyukainya ini membuatku tidak perlu berjalan cape cape lagi” herd kembali kekamarnya lagi menggunakan teleport. “ tuan herd !!! tuan herd!!!” albert mengelilingi sekitar rumah untuk mencari herd sembari teriak teriak sampai kembali ke depan kamarnya lagi “ aku disini “ herd muncul tiba tiba di depan albert “ tuan anda dari mana saja, dari tadi saya cari cari tidak ada” albert kaget melihat herd yang muncul tiba tiba layaknya hantu.


“ aku tidak kemana mana dari tadi istirahat saja disini, ada apa“ “ perasaan tadi tidak ada siapa siapa disini...., makanannya sudah siap tuan” albert keheranan dengan munculnya herd yang tiba tiba “ baiklah...sebentar lagi aku kesana, aku mau ganti baju dulu“ herd kembali ke kamarnya “ huft...hampir saja, aku tidak ingin dia heboh karena tau aku bisa menggunakan sihir kuno”.

__ADS_1


“ ini semua salahku, harusnya aku tidak kembali dan tinggal di rumah tuan herd saja” oli panik melihat mereka mulai mendekat. “ kami menyerah” oli perlahan mendekati orang yang sendirian saja “ seharusnya kalian lakukan itu dari tadi, sekarang kami sudah muak jadi matilah” orang yang didekat oli mencoba untuk memukul mereka berdua namun oli berhasil menendang ******** orang tersebut “ ayo cepat lari” setelah dia menendangnya oli dan adiknya lari dengan cepat “ arghh...bocah sialan jangan kabur, apa yang kalian lakukan cepat bantu aku...“ kedua temannya malah melamun melihatnya kesakitan setelah ditendang oleh oli.


“ awas saja kau bocah sialan...jangan sampai biarkan aku menangkapmu atau tubuhmu akan putus satu persatu” orang yang ditendang oli tampak sangat marah mereka kembali ingin mengejar oli dan adiknya “ mau kemana kalian ?“ herd muncul tiba tiba dibelakang sembari tersenyum “tentu saja mengejar kedua bocah sialan itu...tunggu dulu suara siapa itu” mereka menengok ke arah herd perlahan “ Aghhhh” mereka semua ketakutan serentak seperti bertemu monster mengerikan sampai lari terbirit birit “ sihir ilusiku sepertinya efektif, kalau saja bukan karena ingin tahu markas kalian...sudah aku bunuh mereka” herd tampak marah.


“ kakak sepertinya mereka sudah tidak mengejar lagi “ oli dan adiknya masih terus berlari ke arah rumah herd “ sepertinya begitu...walau begitu kita harus cepat ke rumah tuan herd hanya dia yang bisa menolong kita “ mereka berdua terengah engah . akhirnya mereka berdua sampai kerumah herd “ apa kalian tidak apa apa “ herd menyambut oli dan adiknya dengan terbuka “ kami tidak apa apa, terimakasih sudah khawatir dan maaf merepotkanmu tuan herd “ “ kau tidak perlu memanggilku tuan panggil saja kakak “ mereka bertiga duduk di ruang makan “ baiklah terimakasih kakak herd” oli sedikit malu memanggil herd dengan sebutan kakak.


“ bagaimana kalian bisa dikejar oleh mereka lagi “ “ saat kami kembali dari sini mereka sudah menunggu didepan rumah kami dan langsung mengejar begitu melihat kami, pada awalnya aku pikir mereka kesana hanya ingin menagih iuran namun mereka ingin menculik kami” oli terlihat sedih dan masih bergemetar “ “ menculik kalian...untuk apa” herd terheran heran kenapa black boulder ingin menangkap anak miskin seperti oli dan adiknya “ aku juga tidak tahu kenapa...tapi mereka selalu menculik perempuan yang seumuranku setiap bulan, ada yang bilang kalau mereka akan menjualnya sebagai budak.”.

__ADS_1


“ perbudakan!!! Beraninya mereka melakukan hal itu di wilayahku “ herd sangat marah walau west city hanya kota kecil namun itu adalah wilayahnya “ sepertinya ini waktunya membasmi mereka”.


" kalian tinggal saja disini,tidak ada orang yang berani menyakiti kalian disini....albert aku keluar dulu ingin mencari udara segar...antarkan mereka berdua kekamarnya“ herd mengusap oli dan menenangkannya “ baik tuan “ herd pergi mencari markas black boulder “ jadi disini markas mereka...untung saja aku menempelkan sihir pelacak tepat sebelum mereka melarikan diri “ herd menggunakan sihir pelacak setelah menggunakan sihir ilusi sebelumnya.


__ADS_2