
Ke esokan harinya. rumah Nathalie
alarm berbunyi jam 05.00 tring.... tring....
"hm.... udah pagi sarapan(darah), ahh masih pagi enaknya joging dulu. gue udah kaya manusia ajja hehhe ,batin lie."sehabis joging lie pun langsung membersihkan diri.
jam 08.30
"hm minumnya gimana ya mending aku taruh di botol yang ketutup bilang aja jus tomat." ucap lie pada dirinya.
tok....tok...tok.... suara pintu di ketuk.
"bentar...!. ucap lie sambil jalan ke depan pintu sambil membawa botol yang iya pegang."
lalu lie pun membuka pintu "eh kalian udah dateng ternyata, ku kira siang datangnya". ucap lie.
"enggak, biar sekalian main dirumah lie yang besar ini hehe...."ucap dinda.
"iya nih li biar kita kalo pulang gak ke maleman."ucap safira.
"yaudah yuk masuk". ucap lie.
"mau minum apa?". tanya lie pada mereka.
"apa ajja lie". ucap dinda dan fira.
"hm apa yah akukan gk ada persediaan makanan dan minuman manusia, beli di luar ajja kali. batin lie."lie pun mau keluar untuk beli makanan.
"lie mau kemana?."tanya safira.
"mau beli makanan soalnya udah habis". ucap lie
__ADS_1
"dimana?!"ucap dinda.
"hm..dimana ajja yang deket pokoknya". ucap lie sambil jalan menuju pintu.
"hm.. yaudah hati hati".ucap fira dan dinda.
lie hanya mengangguk lalu keluar mencari toko terdekat yang menjual makanan.
supermarket!
"hm kayaknya ini, aku masuk ajja.batinlie".
lalu lie pun asal memilih makanan karna dia tidak tahu mana yang enak mana yg gak. setelah itu lie pun selesai mengambil makanan dan minuman langsung ke kasir.
"ini mba,....berapa?".tanya lie pada mba di kasir.
.150.000
lie pun disambut oleh kedua temannya. Lie langsung memasuki dapur lalu menyiapkan cemilan diatas meja tamu.
" yuk langsung kerjain ajja". ucap lie.
"yaudah ayok!!". ucap dinda dan safira bersamaan. Setelah itu mereka pun mengerjakan sampai waktu sore.
"eh udah sore ajja!". ucap safira.
"iya nih waktu cepet amat, padahal aku belum liat liat rumahnya lie baru ajja selesai ngerjain tugas!". ucap dinda.
"yaudah lie kayaknya kita langsung pulang yah takut nanti nyampe rumahnya kemaleman". ucap safira dan dinda hanya mengangguk.
"oke!." ucap lie.
__ADS_1
"aduh lemes banget, oh ya akukan dari pagi belum minum (darah) astaga sibuk ini itu pantesan ajja gue liat safira sama dinda hampir ajja tergiur ternyata belum minum."ucap lie berbicara pada dirinya.
"ehh deg... kenapa ya gak tau kenapa gue punya firasat gak enak.
mereka berdua sedang jalan pulang.
"fira ini jalan kenaoa sepi amat kok lie bisa betah ya tinggal di lingkungan yang nyeremin gini ". ucap dinda sembari bersembunyi di belakang tubuh fira.
"jangan nakut nakutin, nanti kalo gue jadi ikutan takut kan bisa berabe". ucap fira
"iya juga yah nanti yang jadi tameng siapa kalo bukan fira". ucap dinda
"dasar lo lo mau manfaatin kemampuan gue dalam silat". pikir fira
"engga fir engga, maksud gue nanti lo kehilangan harga diri kali lo takut kamu kan ketua dari eskuk sulap". ucap dinda
"silat din bukan sulap". ucap fira jengkel.
" i..iya maaf aku salah ngomong hehe". ucap dinda.
"dasar".
lalu tiba tiba ada segerombolan orang yang menghampiri mereka.
"hah!?!!
.
.
.
__ADS_1