
"astaga tunggu kak aku akan mencari sebuah barang untuk menurun kan kakak,"balas Romy
"tolong tolong seseorang tolong saya!!"teriak Rina penuh dengan kepanikan di raut muka nya
"kak pegang tingkat ini lalu meluncur ke bawah aja ,"kata Romy tiba tiba datang dengan membawa tongkat yang begitu tinggi
selesai turun,Rina yang panik pingsan tiba tiba membuat Romy yang masih kecil harus memapah dia ke kamar dia yang letak nya begitu jauh dari jarak mereka dan kemungkinan 3 meter dari tempat mereka berdiam diri tempat yang dekat hanya lah di sofa dekat dapur,Romy tak mau ambil resiko kaki nya lelah jadi membawa Rina ke sofa dan membaring kan nya di sofa yang empuk tersebut.
Moli yang keluar melihat vas yang pecah dan tongkat yang tinggi di lantai bahkan lampu yang penuh dengan jejak jejak kaki langsung ingin terjatuh ke lantai tapi hati nya merasa harus bangun untuk memberes kan semua kekacauan tersebut.
" cepat cepat ambil vas yang pecah beres kan tongkat eh tunggu tongkat jangan di beresin ambil busa basah kan bersih kan ,"kata Moli yang terburu buru memberes kan semua barang yang masih berserakan dan dua orang yang masih terkapar di lantai
"kakak aku bantu ya sini aku seret dua orang nih keluar ,"kata Romy menyeret kedua orang itu keluar
__ADS_1
di sisi lain.
"violet kemarin aku pergi ke apartemen Rina tapi kok gak ada orang di tanya di hp juga ga di jawab dia kabur apa ya tapi karena apa aku gak selingkuh aku gak lakukan sesuatu yang mesum ke dia ngapain kabur toh di sini jauh lebih enak bersih dan empuk sofa ,"gumam Tino yang sibuk mengecek beberapa dokumen dokumen kantor
"biasa lah pak istri kalau cemburu pasti kabur terus ada yang paling parah sampai keluar negeri lagi ,"kata Jack yang sibuk dengan dokumen nya
"parah men ,"kata Tino yang tak lepas pandangan dari foto foto dokumen lain
di sisi lain.
"violet ini aku Roza aku bawa makanan enak untuk mu dan kamu lihat lah aku juga bawa Natasha ke sini ,"kata Roza masih mengetuk pintu
"iya aku datang ,"kata Moli mengebas ebas celemek nya yang kotor
__ADS_1
"Moli apa kabar kamu ? mana violet kok dak nampak dan Romy apa yang kamu lakukan di sini??"tanya Roza yang sudah tidak mabuk lagi
"ish ibu gak tau kemarin ibu mabuk mabukan di jalan aku peluk malah lepas habistu gendong dan lempar aku di apartemen Moli dasar ibu gak ada akhlak masih tanya tanya lagi sama anak nya tanya sama tangan tu ,"kata Romy tak tahan lagi dengan semua amarah yang di tahan nya dari kemarin
"tenang tenang ya ibu minta maaf sekali karena waktu itu telah melempar kamu dan kenapa Rina pingsan??"tanya Rozalina
"jatuh dari lampu tadi ada dua orang gila datang violet lagi gak enak badan jadi pergi tidur Romy berusaha tapi gak berhasil habistu teman romy datang dia satu..."kata Moli yang terpotong
"shhhhh..... diam ibu belum tau kalau aku agen ,"bisik Romy yang memasang raut muka cemburu di depan Rina
"satu apa Moli ,"kata Roza yang kebingungan dengan kata kata terpotong nya Moli
"satu kelas, kamu sudah sekolah kan??"kata Moli ke Roza lalu berbisik bertanya Romy sudah sekolah belum
__ADS_1
"belum ,"Romy segera membalas omongan
"satu kelas tapi Romy belum sekolah bagaimana bisa satu sekolah ,"kata roza