Wanita Biasa

Wanita Biasa
PRILI.


__ADS_3

"hayy aku ingin membawa salah satu teman kalian apa boleh? "tanya pria tersebut.


"Eh membawa siapa ?"tanya mereka ber 3 serentak.


"Prili, apa boleh aku membawa nya? "Jawab pria itu.


"Oh tentu asal kamu kenal kan dulu diri mu kepada kami"ucap Fitri dengan gaya yang menamtang.


"Nama ku Jery kelas 12 IPS aku tinggal di desa C"balas Jery santay nya.


"Sebenar nya apa urusan mu kenapa kau ingin membawa Prili kami"tanya Tina.


"Aku ingin mengatakan sesuatu yang tak boleh kalian dengar"jawab Jery dengan menarik tangan Prili.


Sebenarnya Prili mengenal baik Jery karena dulu dari Prili masih SMP Jery sering mendekati nya tapi Prili masih ingin fokus dengan pelajaran dan bagi nya ia masih kurang dewasa untuk berpacaran namun ia sungkan dan malu untuk memberitahukan semua tentang Jery kepada sahabat-sahabat nya


Prili dengan tersipu malu dan berjalan mengikuti Jery yang memegangi tangan nya untuk membawa dia ke suatu tempat yang tak ia ke tahui.


"Kita mau ke mana kak?"Tanya Prili.


"Ikuti saja aku dan perhatikan saja jalan mu"sahut Jery dengan terus berjalan tak melihat wajah Prili dan asik memegang tangan Prili.


"Oh oke"balas Prili santay dan kembali dengan jalan nya.


Tiba lah mereka di belakang perpustakaan di sana sangat sunyi namun ternyata ada seseorang yang mengikuti mereka secara diam diam hingga mereka tak tahu dan berbicara prihal penting itu.


Prili duduk di sebuah kursi yang di buat oleh para kakakelas yang suka bolos, kursi yang lumayan bagus namun agak amburadul.


Jery pun berdiri di depan Prili dengan wajah yang bingung dan sesekali dia menatap ke Prili lalu menggaruk garuk kepala nya seakan banyak ketombenya lalu ia memulai pembicaraan nya.

__ADS_1


"Prili apa kamu mau bersahabat dengan ku"ucap Jery.


"Dengan senang hati kak aku mau bersahabat dengan mu"balas Prili.


Dengan wajah yang sudah tak karuan seperti ada raut kekecewaan.


"Em baiklah bisa kah nanti malam kita bertemu nanti aku menjemput mu?" Tanya Jery.


Berbeda dengan Jery raut wajah yang bahagia karna ia tahu saat ia bertanya tentang ingin bersahabat dengan Prili raut wajah Prili seketika berubah menjadi raut kekecewaan, namun sebenarnya Jery ingin membuat kejutan kepada Prili malam ini.


Jery bertanya tentang masa-masa mos dan sebagai nya akhirnya mereka bercanda dan tertawa serta ada momen cubit cubitan.


Seseorang yang mendengar pembicaraan Prili dan Jery menghembuskan nafas lega dan cepat cepat ia meninggal kan tempat tersebut karna takut di ketahui oleh Prili dan Jery namun saat ia meninggal kan tempat tersebut dalam beberapa langkah Fitri dan Tina bertanya kepada nya tentang keberadaan Prili.


"hey Aldo Apa kau melihat Prili?"tanya Fitri kepada aldo.


"Aku tak melihat nya kalian cari saja"jawab aldo dengan gugup nya.


"Yuk"balas Fitri.


Dengan cepat Aldo meninggal kan tempat tersebut.


Fitri dan Tina menuju ke belakang perpustakaan karna mereka melihat bahwa Jery membawa Prili ke Perpustakaan namun saat mereka ke perpustakaan mereka tidak melihat keberadaan Prili.


Saat hendak ke belakang perpustakaan ada aldo yang berjalan meninggalkan sisi samping perpustakaan dan saat menghampiri kebelakang perpustakaan akhirnya mereka menemukan Prili dan Jery sedang bercanda ria nya.


"Hey udah dong bikin dosa nya"ucap Fitri.


"Bel udah mau berbunyi tuh masih asik aja"sambung Tina.

__ADS_1


Kaget dengan keberadaan Fitri dan Tina , Prili langsung terdiam dari tawa nya dan beranjak menuju ke 2 sahabat nya dan melambaikan tangan kepada Jery.


"Aku ke kelas dulu ya kak"ucap Prili.


"Oke jangan lupa nanti malam yah"ujar Jery.


"Iya kak"balas Prili.


Karna malu Prili langsung menarik kedua tangan sahabat nya itu agar tatapan ganas dari Fitri dapat ia luntur kan dengan menjelas kan nya berbeda dengan Tina dengan tertawa dan mencolek colek Prili dan menggoda Prili.


Mereka berbicara sambil berjalan menuju kekelas karna takut terlambat masuk kelas.


"Ehem yang lagi pengen menghilangkan gelar jombloh"goda Tina.


"Elu yah udah berani yah Pdktan gak bilang bilang lu mau ngalahin gua yah heh deket deket ama cowok duluan soswit soswitan gitu temen masih mau move on gini lu mesra mesraan di pojokan "celoteh Fitri dengan menjitak kepala Prili.


"Aduh sakit kepala gua Fit kalian berdua yah nyerang gua bertubi tubi tau gak, dan lu Tin godain gua padahal gua gak ada hubungan spesial nya sama dia dan lu Fit soswit apaan cuma ketawa ketawa gitu doang" marah Prili.


Marah Yang di lampiaskan kepada ke 2 sahabat nya karena apa yang dia harap kan tak sesuai dengan kenyataan.


"Lah kok lu jadi sewot sih padahal kan niat kami baik buat ngedukung lu"jawab Fitri santai nya.


"lu kenapa sih aneh banget deh jangan jangan lu di tolak ya sama tu cowok"sambung Tina.


"Apaan sih kalian berdua gua kesel banget sama kalian berdua"marah Prili dan ia berlari menujukelas.


"Tu anak aneh banget kenapa ya apa gara-gara kita gangguin mereka tadi ya?"bingung Fitri.


"Bisa jadi sih hadehh nanti deh kita baikin dia"ucap Tina.

__ADS_1


...


hay semua like dan vote bagi yang baca ya☺


__ADS_2