Wanita Biasa

Wanita Biasa
Tak terduga.


__ADS_3

Tak lama bell masuk kelas dan seluruh siswa-siswi bergegas masuk ke kelas berbeda dengan Prili,Prili tengah asik duduk dan dengan sedih nya akibat kejadian tadi tiba tiba ada seseorang pria yang menghampirinya.


"Hay Prili lama yah udah gak ketemu"berdiri di hadapan dan menyapa Prili dengan gerogi nya.


"Eh elu ada apa ?"balas Prili singkat.


"Emh gini nanti mau gak ke belakang kelas ada yang mau gue omongin pas istirahat"ajak Aldo.


"Oh oke nanti aku ke belakang"sahut Prili santay nya.


Seperti itu lah sahabat Fitri yang satu ini saat sedang sakit hati semua seakan biasa-biasa saja dan seperti tak terjadi apa-apa tapi semua pikiran tak terkontrol karna jauh di dalam lubuk hati nya ia sangat terluka.


Ternyata Aldo juga anak baru dan termasuk golongan anak IPA, Prili dan Fitri memang sudah mengetahui bahwa Aldo memang sekelas dengan mereka namun Aldo memang tak di hirau kan.


Aldo, Fitri,Tina,Prili mereka berada di desa yang sama namun Tina dan Prili tidak mengetahui bahwa Aldo dan Fitri adalah sahabat masa kecil dan sampai sekarang pun mereka masih memiliki ikatan persahabatan walau pun mereka jarang berkomunikasi di sekolah.


Saat guru masuk semua siswa sudah berada di kursi dan meja nya masing masing ,guru tersebut memperkenal kan diri serta memberi tahu mata pelajaran apa saja yang akan ia ajarkan nanti, waktu pun tak terasa dan pada akhir nya selesai karna bel istirahat pun berbunyi.


Sampai bell berbunyi pun Prili dan Fitri tak saling menyapa karna selama masa perkenalan itu pun Prili tak fokus dan selalu melamun.


Prili ingat dengan janji nya terhadap Aldo lalu pergi menemui Aldo di belakang kelas tanpa memberi tahu kepada ke 2 sahabat nya pikiran nya kosong hati nya sakit Prili sebetul nya butuh orang untuk menghilangkan rasa sakit ini dengan cara curhat kepada seseorang namun baginya bukan saat yang tepat.

__ADS_1


Tiba lah Prili di belakang kelas yang sunyi dan hanya ada aldo yang sedang duduk yang ia lihat, ia menghampiri Aldo lalu duduk di samping Aldo.


Aldo mulai bingung ingin memulai dari mana dan mulai gerogi apa kah nanti ucapan nya akan membuat Prili menampar nya.


Dengan memejamkan mata dan menarik nafas serta membuang nya secara perlahan.


"Prili aku mau ngomong tapi kamu jangan marah ya"gerogi Aldo.


"Iya"Jawab Prili.


"Aku suka sama kamu"ucap aldo singkat padat dan tidak jelas.


"Hah?"Prili seakan tak percaya dan ingin di ulang kembali ucapan tadi.


Prili terdiam karna bingung harus gimana dan ngomong apa sedangkan dia hari ini sedang patah hati karna di anggap sebagai sahabat oleh orang yang ia harap kan untuk menjadi pasangan nya pertama dan yang terakhir itu melebur karna sebuah setatus.


"Prili apa kamu menolak apa aku kurang pantas untuk mu?" tanya Aldo.


"Emh bentar yah aku masih terkejut dan pengen pikir pikir dulu sebentar"jawab Prili gerogi.


"Aku akan tunggu walau pun itu lama aku akan tunggu"sahut Aldo dengan harapannya.

__ADS_1


Lama suasana jadi canggung Prili masih terdiam dan Aldo mulai bingung dan garug garug kepala sendiri sambil menatap Prili.


"(Apa aku terima aja yah supaya aku bisa ngilangin rasa sayang ku terhadap kak Jery agar aku gak terlalu berharap ke kak Jery lagi, lagian Aldo juga baik dan gak kalah ganteng juga sama kak Jery)"batin Prili.


"Iya aku mau jadi pacar kamu"ucap Prili lalu memandang aldo.


"Seriuss ...terimakasih kamu udah mau nerima cinta aku apa kamu mau ke kantin bersama dengan ku nanti aku teraktir"balas Aldo dengan senang dan bahagia hati yang berbunga bunga.


Prili hanya tersenyum akan sikap Aldo , Aldo menarik tangan Prili lalu mereka pun bergegas ke kantin dan bergandengan tangan menuju kantin semua mata tertuju kepada mereka berdua terutama 4 mata yang membulat besar seperti ingin keluar saking tak percaya nya yaitu Fitri dan Tina.


Fitri dan Tina bertindak cepat mengejar sahabat nya itu dan menarik tangan Prili minta penjelasan kepada sahabat nya itu namun di tahan oleh Aldo.


" Kenapa kalian tarik-tarik pacar aku?"ucap Aldo.


"Eh diem lu kutukupret dia sahabat kita sini in gak Prili, gua mau ngomong sama dia"balas Fitri dengan marah nya.


"Iya sini in cepet"sambung Tina.


"Oh oke oke tapi jagan lama-lama yah gua udah laper pengen makan bareng pacar tersayang gua"ucap dengan senyuman khas bahagia Aldo.


Prili hanya terdiam lalu mengikuti langkah kedua sahabat nya menuju ke dalam kelas lalu Fitri dan Tina mulai mengintrogasi Prili akan kejadian yang terjadi.

__ADS_1


...


Jangan lupa like and komen yah kak 😊


__ADS_2