WANITA IDAMANKU

WANITA IDAMANKU
BAB 21


__ADS_3

Malam hari pun tiba.


Hari sudah gelap, semua makhluk hidup kembali beristirahat.


Pak Adityia kembali ke rumah nya tepat pada pukul 19.30 WIB.


Sesampai pak adtiyia di rumah, ia langsung menuju kamar nya buat bersih kan diri.


Ketika melewati ruang tamu,pak Adityia melihat kedua anak nya masih menonton televisi.


"baru balik ya pa?" ucap raka.


"iya rak,"ucap papa.


"oh, iya pa kerjaan di kantor uda kelar semua,tadi asisten rio nelpon katanya ada hal yang perlu papa tanda tangani"tanya rio pada papa nya.


"oh sudah selesai nak,tadi asisten kamu sudah menyerah kan semua file nya"jawab pak adityia tenang.


"oh ya pa, raka mau nanyak sesuatu sama papa"ucap raka pada papa nya, dia tak sabar lagi ingin menanyakan tentang hani.


"nanti aja deh nanyak nya, papa uda gerah ni seharian di kantor. Papa mau mandi dulu ya, nanti selesai mandi kita bicara"ucap papa.


"iya deh pa"jawab raka memelas dengan wajah di tekuk.


Pak Adityia pergi meninggal kan rio dan raka menuju kamar nya buat bersih kan tubuh nya yang lengket akibat keringat nya.


"emang apaan sih yang mau lu bicarain sama papa kayak nya serius amat"tanya rio heran pada raka.


"yaelah kak,masa lupa sih kita kan mau nanyak tentang hani"jawab raka kesal pada rio.


"hehehehe, lupa aku"jawab rio sambil tertawa kecil menggaruk kepala nya yang tidak gatal. Dia lupa kalau dia dan raka ingin menanyakan tentang hani pada papa nya karena mereka rasa papa nya tau semua tentang hani. Papa nya hani bersahabat dan partner bisnis dengan pak adityia otomatis pak adityia pasti tau semua nya. 


Rio kembali menonton televisi sedang kan raka memainkan ponsel nya. Ia melihat chat grup kelas nya semua pada bicarain rio dan raka dua kakak beradik yang miskin sok kuliah di kampus kalangan orang mampu,berpakaian yg tidak layak sebagai mahasiswa yang penampilan nya cupu dan sederhana,semua mahasiswa mahasiswi mengatakan kalau rio dan raka tidak pantas mendapat kan teman karna mereka tidak selevel dengan semua mahasiswa mahasiswi yang berada di kampus itu. 


Raka tersenyum sinis melihat semua chat grup itu. Tidak ada henti-henti nya membicara kan rio dan raka.

__ADS_1


"seharusnya kalian yang tidak tau diri telah menghina dan mengejek anak dari pemilik kampus tempat dimana mereka menuntun ilmu perguruan tinggi, tunggu saja tanggal main nya akan kubuat kalian semua mohon-mohon di telapak kakiku"gumam raka di dalam hati nya, dia sedikit kesal dengan semua isi chat grup nya dan dia ingin semua penyamaran mereka secepatnya terbongkar jika sudah mendapat kan wanita idaman nya. 


Tak terasa sekarang sudah pukul 20.30 WIB. Pak adityia keluar dari kamar nya untuk makan malam bersama keluarga nya. Makan  malam sudah di hidang kan oleh mama siska atau nyonya adityia. 


Rio dan Raka berjalan menuju meja makan buat makan malam bersama karna sudah waktunya makan malam. 


"Anak-anak ganteng mama uda duduk rapi ni,uda lapar ya? "tanya mama siska pada rio dan raka.


"Raka kali ma yang ganteng bukan kak rio"ucap raka.


"apaan sih lu, pede amat lu blg klo lu itu ganteng"ucap rio kesal.


"lah emang ganteng kok siapa blg gua jelek"jawab raka.


"udah-udah kalian dua ini kalau ketemu kayak anjing sama kucing, berantem mulu gak ada capek-capek nya tu mulut kalian berantam"ucap mama menenangkan kedua anak nya.


"dia yang mulai ma, bukan rio"ucap rio pada mama nya kesal melihat raka yang tersenyum.


"ehhh lu aja yang mudah kepancing, kayak mancing ikan di kolam mudah dapat"ucap raka tertawa melihat mukak rio yang kesal.


"nanti aja bicara nya sekarang kita makan dulu yok, mama uda lapar ni"ucap mama berusaha mngalihkan pembicaraan kedua anaknya yang terus-menerus bertengkar. 


Akhirnya rio dan raka diam menurut pada mama nya. Mereka melanjutkan makan bersama tanpa ada suara yang kedengaran sedikit pun,mereka sangat menikmati makan malam nya. 


Setelah makan malam selesai raka langsung membuka pembicaraan,dia ingin segera mengetahui tentang hani termasuk rumah hani yang berdekatan.


"Papa,"ucap raka pada papa nya.


"iya, ada apa?"tanya Papa pada raka.


"raka mau nanyak sesuatu ni,papa jawab ya"ucap raka pada papa nya.


"iya,"jawab papa.


"Papa tau hani kan, primadona kampus"tanyak raka.

__ADS_1


"iya tau, kenapa?".


"sebenar nya dimana rumah nya pa?"tanyak raka.


"Ooh, rumah dia itu satu komplek sama kita gak jauh kok cmn beda 4 rumah dari rumah kita, rumah nya yang bercat abu-abu"jawab papa pertanyaan raka.


"Serius pa?"tanya rio tidak percaya karena cewek yang disukai nya dekat dengan rumah mereka.


"iya sayang, papa nya hani itu sahabat nya papa kamu sejak SMA dan kebetulan juga ketika sudah menikah mereka jadi partner bisnis makanya papa kamu sama papa hani sahabat yang tak bisa di pisahkan"jelas mama pada rio sambil tersenyum.


"iya nak,hani itu hebat loh masih muda gini dia sudah mempunyai perusahaan yang dibangun dengan jerih payah nya dan sekarang dia sudah menjadi pengusaha sukses,hidup mandiri tidak bergantung pada orang tua nya lagi"jelas papa pada rio dan raka.


"Wahhh hebat banget tu kak hani, selain wajah nya cantik ternyata memiliki pribadi yang sangat baik,uda cocok tu ka gebet aja langsung"ucap raka pada rio.


"apaan si lu, ngaco tau gak"kesal rio pada raka karena raka menggoda rio, tetapi di dalam hati rio dia ingin sekali memiliki hani karena dia juga sudah mulai jatuh cinta pada hani.


"wahh ternyata anak mama ada yang sudah jatuh cinta ni"ucap mama sambil melirik rio.


"kalau suda cinta langsung aja ajak nikah nak, jangan di gantungin"ucap papa berhasil menggoda rio sampai-sampai wajah rio di tekuk kesal karna semua godaan yang dia dengar.


"ah terserah deh, kalian mau bicara apa intinya rio gak peduli, rio capek mau istirahat, good night ma, pa"ucap rio sambil berjalan meninggal kan mereka semua.


"lah raka gak di ucapin good night kak"ucap raka sengaja agar rio semakin kesal.


"malas gua,ngapai juga gua ucapin night sama lu,ogah banget gua"ucap rio berdiri di tangga.


"gitu aja marah,awah ntar cepat tua marah-marah terus"ucap raka tertawa dan berhasil membuat wajah rio semakin kesal. 


Rio membaring kan tubuh nya di atas kasur yang sangat empuk sambil memikir kan hani ,wajah hani selalu terbayang-bayang di pikiran rio.


"kenapa sih wajah hani ada di pikiran gua terus, apa benar gua uda cinta sama dia? "gumam rio di dalam hati nya, dia tidak tau apa yang di rasakan nya saat ini.


Always suport author yah😍


Jangan lupa tinggalkan jejak😊

__ADS_1


__ADS_2