
BAB INI MASIH FOKUS KE RIO DULU YAH,TETAPI NANTI AKAN DI SELIP KAN CERITA HANI SEDIKIT AGAR TIDAK BOSAN TERUS MENERUS DENGAN RIO 😁
HAPPY READING😍
************************
Kini mereka sekeluarga sudah selesai sarapan pagi.
Pak Adityia berangkat ke kantor di antar supir pribadi keluarga mereka.
Rio dan Raka pergi ke kampus bersamaan menggunakan angkutan umum.
Sesampai di kampus....
Rio berjalan hendak ke kelas namun terhenti ketika melewati taman kampus nya.Dia melihat Hani yang sedang duduk di bangku itu sendirian.
"Hei,"ucap Rio pada Hani sambil duduk di samping Hani.
"Ehhh Rio"ucap Hani sambip tersenyum.
"Uda lama di sini?"tanya Rio pada Hani sambil basa-basi.
"Belum, paling baru 5 menit"jawab Hani sambil tersenyum.
"Ada apa hari ini, kok kayak nya dari tadi lu senyum mulu deh"tanya Rio pada Hani.
"Yah gak ada apa-apa sih, emang salah yah senyum. Kalau gitu gua marah terus aja deh"ucap Hani sambil memonyong kan bibir nya ke depan dan melipat tangan nya di dada.
"Ehhh bukan gitu maksud gua, lu itu kalau senyum terlalu manis buat diabeted aja"ucap Rio senyum malu-malu.
"Hahahah, emang gua gula apa, kalau senyum bikin diabetes orang"ucap Hani tertawa mendengar perkataan Rio.
"Yah bisa di bilang gitu lah"saut Rio.
"Ehhh gua mau nanyak sama lu, boleh?"tanya Rio pada Hani.
"Iya boleh kok, emang apaan"jawab Hani penasaran.
"Rumah lo di komplek Permata yah?"tanyak Rio pada Hani.
"Iya, kok lo bisa tau?"tanya Hani balik Kar'na penasaran dari mana Rio tau alamat rumah nya.
"Yah pasti tau lah,bokap lo kan pengusaha sukses.Alamat dan identitas keluarga lo itu semua orang juga tau kali.Keluarga lo itu uda terkenal ke semua Negara"ucap Rio terpaksa berbohong karena tak mungkin jika Rio mengatakan yang sebenar nya
"Ooh iya ya, gua lupa"jawab Hani tersenyum dan dia percaya yang di katakan Rio. Karena memang keluarga nya sudah terkenal ke Dunia bisnis.
"Lo juga punya perusahaan sendiri kan?"Tanyak Rio pada Hani.
"Hmmmm...."Hani sungkan menjawab nya karena dia tak pernah sama sekali memamerkan perusahaan yang di rintis dia sendiri.
"iya"ucap Hani lagi setelah berpikir dia harus menjawab nya dengan jujur.
__ADS_1
"Kalau aku gak salah nama Perusahaan kamu itu LHF GROUP yah?"tanyak Rio penasaran.
"Hmmm... iya"jawab Hani.
"Kalau aku boleh tau kepanjangan nya LHF itu apa ya?"tanyak Rio masih dengan penasaran.
"LHF itu nama aku LIVIA HANI FARISTA"jawab Hani.
"Nama mu sungguh indah, sama seperti orang nya"ucap Rio tersenyum sambil memandangi wajah cantik nya Hani.
"Biasa aja"ucap Hani tersipu malu karena perkataan Rio.
"Bentar lagi mau kelas mau di mulai, ke kelas yok"ajak Hani pada Rio dan Rio hanga mengangguk menyikan ajakan Hani.
One ago later.....
Kini Hani dan Rio berjalan ke kantin bareng.
Mereka duduk di meja kantin untuk mengisi perut nya yang kosong.
Tiba-tiba Kayla datang menghampiri mereka berdua dengan wajah yang tertawa.
"Hei kalian semua lihat ini Primadona kampus ini dan wanita kebanggan kalian,dia sedang makan berdua an dengan si cupu ini"ucap Kayla dengan tertawa dan berhasil menculik semua perhatian Mahasiswa Mahasiswi yang sedang berada di kantin.
"Apa-apan lu, kok lo yang sewot kalau gua lagi berdua an sama dia.Emang apa salah nya sama lo?"tanyak Hani geram mendengar perkataan Kayla dan sifat Kayla yang semena-mena.
"hahahah lucu yah, ternyata selera seorang livia Hani Farista Pengusaha sekaligus Primadona seperti cowok cupu ini?"ucap Kayla tertawa.
"Iya yah, aduhhh sayang banget sih. Seorang Pengusaha muda dan Primadona kampus ini ternyata selera nya rendah banget"ucap Wati tertawa sinis.
"Gua mau tanyak sama lo sekarang!!"ucap Hani dengan suara yang mulai meninggi.
"Ohh silahkan"ucap Kayla tertawa sinis sambil membulat kan mata nya ke wajah Hani.
"Saya jadi pengusaha sukses di usia muda ini apakah ada saya pakai uang anda buat membangub perusahaan saya? Tidak kan! "bentak Hani.
"Saya sebagai Primadona kampus ini, apakah ada saya minta bantuan anda buat menjadi kan saya Primadona di kampus ini? Tidak kan! "bentak Hani lagi pada Kayla.
"Saya dekat,jalan berdua an,makan berdua an dengan Rio,apakah ada saya minta uang dengan anda?Tidak kan!"bentak Hani lagi yang suara nya semakin tinggi.
"Lalu kenapa anda begitu sibuk dengan semua urusan dan hal apa pun yang saya lakukan?"tanyak Hani pada Kayla membentak dengan volume suara yang meninggi dan itu berhasil membuat Kayla dan Wati terdiam dengan ucapan Hani.
"Jawab, jangan hanya diam!!"bentak Hani yang semakin geram melihat Kayla dan Wati.
"Lo juga jawab jangan hanya ketika merendah kan orang mulut kalian paling maju!"bentak Hani pada Wati.
Kayla dan Wati terdiam setelah mendengar ucapan Hani. Mereka berdua memutus kan kabur dari situ. Mereka meninggal kan kantin menuju kelas.
"Dan kalian semua yang ingin merendah kan orang lain berpikir lah dua kali sebelum bertindak"ucap Hani dengan suara yang meninggi kepada semua orang yang ada di kantin saat ini.
"Iya Han, kami tidak akan merendah kan orang lagi, termasuk Rio. Kami semua ingin hidup tenang dengan penuh kedamaian tanpa ada rasa benci. Kami minta maaf Rio karena selama ini kami telah mencaci mu dengan mulut kami yang kotor ini"ucap salah satu siswa itu untuk mewakil kan semua orang yang ada di kantin dan Rio hanya mengangguk mengiya kan permintaan maaf mereka sambil tersenyum.
__ADS_1
Semua siswa siswi kembali duduk setelah kegaduhan yang terjadi.
Begitu juga dengan Hani.
Dia duduk di tempat duduk nya tadi.
Dia mengelus dada nya sambil membuang nafas dengan kasar.
"Keren....."ucap Rio yang kagum melihat sikap Hani yang berhasip membuat semua orang terdiam.
"Hahaha.....biasa aja kok"ucap Hani merendah.
"Ini benar lo gak sih?"tanyak Rio pada Hani.
"Yaelah, yah gua lah jadi siapa, jelangkung?"Jawab Hani sambil tertawa.
"Selama ini Hani yang gua kenal itu orang nya lembut, gak bisa marah. Ternyata di balik itu semua ada sifat yang tersembunyi dan sangat menyeram kan"ucap Rio tersenyum dan kagum.
**Di balik sifat seseorang yang lembut pasti ada sifat yang tersembunyi, jadi jangan pernah remeh kan orang yang kelihatan nya lembut. Bisa saja dia akan mengeluar kan sifat asli nya ketika sudah merasa di injak-injak dan kesabaran nya mulai hilang**
"Hahahh.... biasa itu, Dia tu gak bisa di biarin. Sudah berapa orang yang di rendah kan sama dia, kalau di biarin terus-menerus bakalan meraja lela tu anak"ucap Hani sambil meneguk minumam yang ada di depan nya karena merasa haus akibat dia memaki Kayla tadi.
"Yaudah yok, ke kelas bentar lagi jam kedua bakal di mulai"ajak Rio pada Hani.
Hani mengangguk menjawab perkataan Hani.
Di perjalanan menuju kelas, Rio tak menyadari bahwa dia sudah memasukkan tangan nya di sela jari-jari Hani.
Hani yang sadar dengan Rio yang menggenggam tangan nya hanya tersenyum.Dia tak mempermasalah kan itu bahkan Hani merasa sangat senang karena hal itu.
Mereka sampai di kelas dan memulai pelajaran kedua.
Beberapa jam kemudian......
Kelas sudah selesai.
Semua Siswa Siswi sekelas dengan Rio berhamburan buat pulang ke rumah.
"Gua luan yah"ucap Rio pada Hani.
"Bareng aja yok, gua sendirian nih bawa mobil"tawar Hani pada Rio.
"Gak usa,gua ada urusan lain biar gua naik angkot aja"ucap Rio menolak ajakan Hani.
"Oh yaudah deh, gua berangkat dulu yah"ucap Hani hendak masuk ke mobil nya.
Kini Hani pulang mendahului Rio.
Rio berjalan ke luar gerbang untuk mencari angkot lewat.
Tidak lama lagi, Angkot lewat dan Rio bergegas pulang menaiki angkot.
__ADS_1
****Hari ini cukup up 2 Bab yah,sesuai jadwal yang aku tentukan😉
Happy reading😍**