
…
Merekapun masuk ke kamar dengan wajah gelisah (kirana & Aiden)
"Kenapa wajahmu ditekuk seperti itu? "Tanya aiden
"Tidak , i'm fine" jawab kirana
Apakah kita perlu bicara ? Balas Aiden
Merekapun duduk di atas kasur yang empuk dan penuh dengan rasa gelisah , percakapan dimulai dengan suasana hening dan dinginnya ruangan.
"Sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan".
*Bicaralah;
"Kenapa kau seperti ini? Aku butuh kau membiayai hidupku, aku sedang mengandung anak kita" ucap kirana dengan nada sedikit kencang
"Apa maksudmu, bukankah aku selalu memberimu, apakah itu tidak cukup untuk keseharianmu"? Sontak Aiden dengan rasa marah
"Sudahlah Aiden, aku sudah cukup lelah bersamamu, kita harus mengakhiri semua ini,, kita tunggu sampai anak kita lahir, setelah itu kita berpisah aiden" ucap kirana sembari menundukkan kepala.
"Ya sudahlah mulai hari ini aku ucapkan kita akan berpisah" ucap Aiden sembari mengambil tas, memasukan pakaiannya & langsung ia bergegas pergi.
😭😭😭 Kirana menangis sejadi jadinya, dia bingung, apakah keputusan ini benar yang terbaik, kirana mencintai suaminya, tapi kirana bingung ..
Apa yang membuat kirana bingung dengan rumah tangganya?
..
Beberapa bulan kemudian, kirana melahirkan anak pertamanya yang cantik.
Aiden pun bersama dengan kirana saat ia melahirkan anak pertamanya,
Aiden & kirana kembali kebingungan dengan keputusan perpisahan yang akan ia ambil, sesekali melihat bayinya yang cantik dan menggemaskan itu, hati keduanya orang tua alea lemah, yaaa, alea adalah nama pemberian aiden.
"Apakah kau akan menceraikanku"? Tanya kirana sambil menatap aiden.
"Jika itu maumu, akan ku lakukam demi kebahagiaan kalian" jawab aiden.
"Kirana, bolehkan aku tau alasan yang masuk akal sebelum aku meninggalkanmu ? Tanya aiden lagi.
Kirana hanya terdiam dan memalingkan wajahnya ke hadapan puti cantiknya alea.
"Hallo sayang, bentar lagi kita pulang ya sayang, anak cantiknya mami" gurai kirana terhadap anaknya Alea.
Setelah beberapa jam kemudian, kedua orang tua alea pulang membawanya pulang. Dengan suasana sunyi sepi di dalam mobil itu perjalanan alea semakin tidak nyaman dan semakin tidak nyaman lagi..
"Apa yang harus aku lakukan? Aiden bertanya kepada dirinya sendiri.
"Apakah aku harus meninggalkan anak & istriku dengan rasa penasaran dengan alasan yang tidak masuk akal ini? Aiden bertanya kepada dirinya sendiri lagi
..
"Hhhh,, aiden, sebenarnya akuuu,, aku menyayangimu, aku ingin berpisah denganmu bukan karena aku tidak ingin bersamamu lagi". Ucap kirana
"Akupun begitu kirana, aku menyayangimu, apalagi sekarang udah ada anak kita, aku semakin mencintaimu, lantas kenapa kau ingin kita berpisah ? Tanya aiden dengan penuh rasa penasaran
"Ada yang belum bisa aku sampaikan aiden"
"Baiklah kirana, jika memang seperti itu, aku tidak akan menceraikanmu sampai kau bisa berbicara alasan keputusanmu ini ! Gretak aiden kepada istrinya
"Sudah sampai, nanti aku akan balik dan tinggal disini bersamamu lagi" ucap aiden
"Kirana terdiam"
__ADS_1
"Aku masuk, terimakasih aiden" ucap kirana
…
Beberapa menit kemudian ada telpon masuk.
"Hallo, dengan siapa ini ?
"Apakah ini rumahnya aiden" ucap bapak yang menolong aiden
"Ya, kenapa ? Siapa ini ?
"Saya warga dari jln pasundan, mau mengabari bahwa yang bernama aiden kecelakaan dan sudah di bawa ke RS indah kasih" ucap bpk yang menolong
"Tidak mungkin " ucap kirana dalam hati sambil menutup telpon
..
Kirana bergegas pergi ke RS indah kasih
"Aiden bangun, aku menyayangimu aiden, tolong bangun " ucap kirana sambil menggoyangkan badan aiden
"Maafkan aku aiden, aku bingung harus bagaimana aku ucapkan yang sebenarnya" ucap kirana depan aiden yang sedang tak sadarkan diri.
..
"Dokterrrrr ,, dokterrrr tolong dokterrrr "teriak kirana kepada dokter
"dok tolong, suamiku dok " (Kirana panik)
"suamimu sudah kritis, kami akan membawa keruamh OP, karena benturan di kepalanya sangat kencang"
...
Tiba tiba aiden bangun,
kirana memeluk dan mencium bibirnya aiden , aidenpun membalas menciumnya, yaa, mereke berciuman dengan mesra disana..
"kamu harus kuat aiden" ucap kirana
"kenapa kirana, apakah kau takut kehilanganku ? Tanya aiden
Setelah percakapan & singkat cerita Aiden sudah di Op dan sudah pulang sehat kembali, aiden dan kirana seperti layaknya suami istri yang bahagia
Beberapa hati setelah kejadian itu kirana dan aiden kembali bersama dengan satu putrinya yang cantik , alea.
..
40 hari kelahiran kirana, kirana sudah pulih total, begitupun dengan aiden.
Mereka bermesraan di kamarnya setelah menidurkan anaknya.
"Aiden, maafkan aku" sambil memeluk suaminya
Aiden membalas pelukan beserta ciuman di bibirnya. Aiden meremas payudara kirana
"aarrgghhh sudah aiden, geli " sambil ketawa perlahan takut anaknya kebangun.
"aarrghhh , pelan aiden, ini sangat sakit dan enak .. Gurau kirana sambil senyum ke arah aiden
..
Merekapun bercinta di kasur yang biasa mereka tiduri.
..
__ADS_1
selang beberapa hari aiden kambuh, kepalanya sakit, dan aiden harus segera di larikan ke rs indah kasih kembali. Tetapi semuanya tidak seperti yang di inginkan. Aiden meninggal..
Belum sempat kirana memberi tahu alasan Kirana, aiden sudah pergi,
"Maafkan aku aiden" ucap kirana sembari memeluk jenazah alm. Aiden;
Kirana menangis sejadi jadinya, karena ia belum sempat jujur kepada aiden,
"Maafkan aku aiden"
"maafkan aku , aku menyayangimu aiden"
"maafkan aku " (sesenggukan menangis)
kirana mengucapkan kata kata maaf dengan berulang kali kepada suaminya
Tapi semua itu percuma, aiden tidak akan bangun & menanyakan alasan Kirana,
Apakah benar karena kirangnya biaya buat kirana ??
ntahlah,..
..
singkat cerita - menuju pemakaman aiden
..
Tiba tiba di pemakaman ada bani,
" turut berduka cita na" ucap bani
Kirana kaget, kenapa bani selalu muncul disaat kirana benar benar terpuruk, kenapa dia seperti ada dimana mana, yaa, ada dimana setiap kirana butuh sendiri!
"iya bani, terima kasih" jawab kirana
..
Pemakaman aiden pun selesai, semuanya pulang, dan bani menawarkan alea anaknya di gendongnya.
"tidak apa apa bani, aku bisa ko " Kirana menolak
"aku duluan bani, terimakasih sudah dateng ke pemakaman suamiku " kirana bicara kembali
"iya , jawab bani sambil tersenyum.
..
Sesampainya dirumah anaknya rewel, nangis. Dan kirana pusing,
"Diamlah nak, mami pusing, mami lelah, tolong mengertilah mami " teriakan Kirana kepada baby alea.
Yaa, kirana depresi, baru saja melahirkan sudah kehilangan suaminya,,
"ternyata malam itu adalah pelukan dan bahagia terakhinya kami" ucap kirana dalam hati
" maafkan aku aiden, aku belum bisa bicara dengan alasanku, akupun bingung harus ku mulai dari mana ceritaku ini, aku bingung aiden, aku benar benar tidak bsia berbicara, mulutku terasa terkunci "curahan hati kirana kepada dirinya sendiri"
"Aku akn membesarkam anak kita aiden, semoga kau tenang dialam sana, aku mencintaimu, ya, aku sangat mencintaimu suamiku" - ucap dalam hati kirana sambil memegang dan memandang fhoto dirinya dengan suaminya.
"Aku akan mulai hidup baruku tanpa kamu aiden, doakan aku, kuat tanpamu, doakan aku mampu membesarkan anak kita, teruslah kau menyayangiku seperti saat kau masih ada aiden, "
Kirana terus berucap dalam hatinya untuk aiden..
..
__ADS_1
Lanjut cerita di bab 3