
...
Tok tok tok .. Assalamualaikum..
Hallo, assalamualaikum buu
"waallaikumsalam, hai sudah dateng yaa, yu masuk" ucap tuan rumah.
yaa, ibunya alea melamar pekerjaan, sebagai Art tidak jauh dari rumahnya ,, bagaimana alea ? Alea bersama keluarga yang satu atap dengannya,
..
"Kenapa kau bekerja " bos ibunya alea
"akuuu,, aku sangat membutuhkan biaya bu" jawab kirana
"Lantas anakmu ??
"dia bersama keponakanku bu"
"hmm, baiklah , semoga betah disini ya na" sambil nepuk pundak kirana sembari pergi
..
(terdiam) na .. ?? Yaa ,, seketika kirana mengingat bani yang selalu memanggilnya dengan sebutan Na,
"Ahh sudahlah, kenapa harus teringat bani," dalam hati berkata ..
..
Singkat cerita, ternyata kirana tidak tau bahwa kirana bekerja di dalam rumahnya bani, karena ibunya bani baru pulang dari luar negeri, dan bani sering bercerita kepada ibunya tentang kirana...
Apaaaa ???
Ya, ibunya bani tau kalo anaknya (bani) menyukai kirana dari dulu.
..
Tiba tiba bani pulang dan kirana membukakan pintu
"Assalamualaikum bu" teriak bani dengan lembut
"waallaikumsalam" jawab kirana sambil membukakan pintu
"Bagaimana bisa kau ada disini bani,, jangan bilang ini rumahmu bani, kau tidak pernah ada disini, lantas jiga ini bukan rumahmu kau ada keperluan apa kesini ?? tanya kirana;
"silahkan masuk na, akan aku jelaskan" ucap bani
..
Bani menjelaskan semuanya .. Dan kirana marah, karena bani tidak pernah jujur terhadapnya,
"Aku malu, kenapa kau tak pernah bilang kalo ibumu membeli rumah ini, bahkan akupun tak tau penghuni rumah mewah ini siapa? Kenapa bani?? Kau sengaja mempermalukanku ?? Kau sengaja ingin melihat penderitaanku di rumahmu sendiri?
Jawab bani, kenapa kau hanya terdiam dan menatapku " teriakan kirana dengan sangat marah
..
Bani pergi dan meninggalkan kirana di ruang tamunya, membuatnya semakin merasa marah, kesal , dan tanda tanya dengan sikap dan perlakuan anak bosnya itu. Tapi mau bagaimana lagi ? Dia sangat membutuhkan pekerjaan, dan itu adalah satu satunya pekerjaan yang dekat dengan rumahnya, agar ia bisa sesekali melihat alea, anak satusatunya.
"apa yang harus aku lakukan" tanya kirana dalam hati.
"Apakah aku harus meminta maaf kepada bani?
"Aku seharusnya tidak boleh seperti itu, karena dia adalah bosku juga, & ini juga bukan kesalahan bani.
__ADS_1
..
Pergilah dia menghampiri bani ke kamarnya
"tok tok tok. bani, apakah kita bisa bicara"
" masuklah nak"
mereka duduk di atas kasur dengan suasana hening, dan dia meminta maaf kepada bani, karena sudah tidak sopan memarahinya dirumahnya sendiiri..
Banipun memaafkannya, karena bani bahagia melihatnya bahagia, bani mencintainya,,
..
Semua pertemuannya itu bukan hanya kebetulan, tetapi bani mengikutinya, karena bani tau wanita yang ia suka itu sedang ada masalah.. Dan bani ingin menemaninya
"Tapi aku sudah mempunyai anak, tidak mungkin ibumu setuju kau menyukaiku"
"Jawabannya ada di kamu na, jika kau ingin bersamaku, kita akan bersama"
"Maaf bani, aku tidak bisa"
" Tidak perlu terburu buru na, aku mengerti kau baru saja kehilangan suamimu, kau bisa hidup sendiri sampai kau bisa menerima hidup barumu bersama orang lain"
..
Bani menatap wajahnya dengan fokus, dan cewek yang bani sukai pergi bekerja membersihkan semua yang harus ia kerjKan dirumahnya, rasa canggung kirana semakin tinggi..
"Apakah aku bisa bekerja di rumah bani"? tanya kirana dalam hati
..
singkat cerita
Perhatian kecil yang bani kasih sudah membuat hati janda cantik itu tersentuh..
..
..
"Bu, aku harus pergi, maafkan aku jika selama bekerja disini aku tidak rapih & baik"
" kenapa ? Ada apa " kau tak nyaman ? Atau kau memikirkan gajimu ? Kita akan bercerita, kau minta berapa na ? Ajukanlah agar kau nyaman tinggal disini !
..
Pertahanan ibunya bani kepada wanita yang disukai anaknya itu .. Ya, ibu bani menginginkan janda cantik ituk menikah dengan anaknya bani,, tetapi ibunya masih berpura pura tidak tau tentang bani & kirana. Dan kirana belum berani bilang kalo alasannya adalah kirana mulai menyukai anak bosnya itu..
"Tidak, kau tidak boleh pergi dari sini, cobalah sebentar lagi disini na, kau akan nyaman tinggal disini? Kau boleh bawa anak & keluargamu dirumah kesini agar kau semakin nyaman disini" ucap ibu bani sedikit memaksa.
"Sudahlah na, ibu mau pergi ada urusan, jaga rumah ya, jangan lupa makan kamu. Jangan terlalu kecapean!
..
kirana heran .. Kenapa dia diperlakukan sangat baik dikeluarga ini, beda dengan di keluarga aiden dulu.. Apa yang harus ia lakukan sekarang, jujurkan kepada bani dan ibunya bahwa ia akan menerima bani , tapii pemakaman aiden belum 40 hari, apa kata tetangga nanti ? Pandangan seperti apa yang akan mereka tujukan kepadanya nanti ..
..
Semakin bibgung dan rumit, membuat janda cantik itu tertidur di sofa ruang keluarga,,
Tiba tiba bani keluar dari kamarnya dan akan pergi juga untuk keluar rumah, bani melihat janda cantik itu tertidur di sofa, lalu membawakan selimut miliknya untuk janda anak satu itu..
"Apa yang kau lakukan" tanya kirana dengan kaget
"Tidak, aku hanya memberikan selimut untukmu, kau tidur di sofa, kenapa?
__ADS_1
"Arrghh ,, tidak tidak, kau boleh lanjutkan tidurmu, maafkan aku sudah mengganggu tidurmu, aku akan pergi.
"ehhkk,, bisakah kau pergi ke kamarmu, lanjutkan istirahatmu di kamar biar kau lebih nyaman, kau juga bisa tidur di kamarku agar lebih sejuk dan nyaman.
..
Kirana hanya terdiam mendengar perintahnya,
" kenapa dia semakin hari semakin gugup, apakah dia benar benar menyayangiku, apakah dia juga akan menyayangi anakku seperti anaknya sendiri??
"Arrghh kenapa pikiranku selalu bani ?
" kenapa otakku setiap saat selalu tertuju dengan masalah perasaan yang tak menentu ini
..
"Aku harus bilang, aku tidak punya waktu banyak lagi, aku takut bani menunggu terlalu lama ..
..
Kirana melanjutkan tidur ke kamarnya bani, karena sudah bani izinkan. Sekalian kirana liat liat aja kamarnya ..
"Wow .. Luas sekali kamarnya, bagus wangi & rapih.. Aku tidak pernah membereskan kamar bani, dan baru kali ini dia menginzinkanku ke kamarnya karena rasa kasihan aku tidur diluar.. "Kirana bicara dalam hati.
..
Tiba tiba kirana menemukan sesuatu di dalam kamar bani,
"Apa ini??
"Haahh, dia punya fhotoku banyak sekali,
"Kapan dia memotretku ?
..
Bahkan bani memotret di setiap kirana ketawa (moment langka) karena kirana sering terpuruk..
Kirana sedang sibuk di kamar bani, melihat lihat isi kamarnya beserta fhotonya sendiri, sambil kebingungan kirana juga tergesa gesa takut ketauan sama bani..
..
Kirana langsung bergegas keluar kamarnya, karena takut bani kembali,.
Tiba tiba bani memang kembali,
"apa yang harus aku lakukan ?
"harus bilang apa aku ?
"Aduuhh aku bingung "ucap kirana dalam hati sambil bingung & ketakutan..
..
"kreeekkkk " bani membuka kamarnya
"Hai kirana, kau tidur disini ?
"Tidak bani, aku hanyaaa,, aku,, aku hanya melihat kamarmu saja.. Maafkah aku
Kirana pergi berlari dengan rasa malu dan panik
..
next bab 4
__ADS_1