WARRIOR OF LIFE

WARRIOR OF LIFE
Takdir yang ditentukan


__ADS_3

Setelah pertarungan sengit Alex berpikir untuk merahasiakan kejadian itu pada semua orang karena akan membuat panik massal, setelah berpikir Alex pulang kerumah nya max mengikuti nya di belakang. Merasa ada yang mengikuti nya Alex menoleh kebelakang tetapi tidak ada orang Max sembunyi di pohon agar tidak ketahuan, Alex melanjutkan perjalanan nya Max masih mengikuti nya, merasa tidak nyaman Alex menoleh lagi.


"SIAPA ITU...JANGAN MENGIKUTI KU!"


Alex berlari menuju rumah,Max pun ikutan lari merasa masih di ikuti Alex mengambil jalan pintas untuk menghilangkan jejak nya karena terlalu cepat Max tidak bisa menyusulnya dan kehilangannya. Merasa sudah aman Alex masuk dalam rumah nya, dia membersihkan diri dan makan malam bersama ibunya dan ibunya bertanya kepada nya.


"Alex, bagaimana hari pertama mu sekolah? "


"Luar biasa, aku bertemu banyak teman,yah walau aku telat tadi! "


"Hah, lalu kamu di apain oleh guru? "


"Hanya suruh berdiri depan kelas sampe jam istirahat


" Haha, itulah akibatnya jika kamu tidur malam dan untuk malam ini


Kamu tidak boleh tidur malam lagi takut terlambat lagi. Habis ini kamu


Bereskan buku dan pergi tidur "


"Ya bu! "


Setelah berbincang Alex pergi ke kamar mandi untuk membersihkan giginya, setelah selesai Alex pergi kekamar dan istirahat. Keesokan harinya tidur malam atau tidak Alex tetap terlambat dia langsung mempersiapkan semuanya dan sarapan, ibunya yang merasa risih dengan tingkah Alex langsung menegurnya.


"Alex.. Sudah ibu bilang jangan makan sambil jalan dan hari ini kenapa kamu bagun siang tadi malam begadang lagi kan? "


"Tidak bu, aku tidur lebih awal gak tau kenapa bisa kesiangan lagi. Aku berangkat dulu ya bu"


Sembari membawa sarapan nya Alex lari ke sekolah karena dekat Alex tidak perlu keluar duit, jarak antara rumah Alex dan sekolah hanya sebatas persimpangan saja. Sesampainya Alex disuruh berdiri lagi di depan kelas seperti kemarin, Alex yang dihukum dihampiri gang sekolah itu yang merasa kehadiran Alex membuat reputasi sekolah buruk dan menghinanya.


"Hei lambat, kenapa kau sekolah disini baru 2 hari sekolah kau selalu terlambat, jika terus begitu maka reputasi sekolah akan buruk. Lebih baik kau jangan sekolah disini menyusahkan, HAHAHAHA! "


Selesai mengolok Alex mereka pergi dan dengan tampang yang tidak senang Alex ingin balas mereka, bel istirahat sudah berbunyi Alex pergi dan di hampiri Max yang kebetulan melihat Alex diganggu gang sekolah itu dan berbicara dengan nya.


"Hei Alex, apa kau baik baik saja? "


"Maksudnya? "


"Aku tadi melihat mu di ganggu oleh mereka, apa kau baik saja? "


"Yah tidak apa apa, aku sudah biasa menghadapi seperti itu. Memang nya siapa mereka


Apa mereka semacam preman sekolah ini? "


"Mereka adalah kelompok yang mengatur sekolah ini, dan ketua gang itu adalah anak dari kepala sekolah ini yang bernama Bazz,orang tuanya memberinya tanggung jawab untuk mengurus sekolah karena mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka. Tapi karena sifat yang nakal Bazz bukanya membuat sekolah lebih baik malah tambah buruk reputasi sekolah hampir jelek karena tingkahnya, ayahnya tidak peduli apa yang anaknya lakukan Bazz terus membuat sekolah ini jelek dengan mengganggu sekolah lain dia terkenal karena kenakalannya. Makanya dia tidak punya teman dan orang-orang yang ikut dengan nya itu bukan karena berteman tapi mereka di bayar untuk jadi bawahannya, karena dia sangat kaya dia bisa melakukan hal itu! "


"Yah orang seperti itu harusnya tidak ada disini "


"Dan karena dia anak kepala sekolah, tidak ada yang berani dengan nya jika kau berani menentang nya kau akan dikeluarkan dari sekolah ini "


"Aku tidak peduli dengan nya, tapi Max apa kau jadi kerumah ku untuk mencari ayah mu? "


"Oh ya aku lupa, sore ini aku langsung ke rumah mu kita cari ayah ku bersama! "


"Ini adalah alamat rumah ku, kau langsung kerumah ku saja sore ini aku sendiri an di rumah karena ibu ku masih bekerja "


"Oke"


Setelah berbincang mereka pergi ke kelas masing-masing, waktu telah berlalu bel pulang sudah berbunyi Alex langsung berjalan kerumah nya di tengah jalan dia melihat tempat makan dan merasa lapar dia pergi ke tempat itu dan memesan menu di sana.


"Selamat datang, ingin pesan apa? "


"Saya ingin ini dan minum ini saja! "


" Baik segera disiapkan "


Setelah memesan Alex makan dan memuji nya dia bilang makanan disini sangat lezat, pelayan itu menghampiri nya dan bilang Terima kasih padanya karena memuji makanan nya.


"Hmm.. Makanan ini sangat lezat "


"Hehe terima kasih aku baru pertama kali memasak, aku membuka restoran kecil ini karena aku ingin menjadi koki terkenal "


"Benarkah, lalu siapa nama mu? "

__ADS_1


"Namaku adalah kathline pone panggil aja kathline aku tinggal disini, aku belajar memasak dari umur ku 13 aku belajar berbagai bumbu dan campuran bahan dari semua orang yang kutemui untuk belajar masak sampai aku menemukan resep ku sendiri "


"Benarkah lalu resep nya apa? "


"Ststs.. Ini rahasia aku tidak boleh sembarang memberitahu, resep ini aku gunakan untuk membuat makanan mu. Enak kan? "


"Sangat"


Setelah berbincang Alex menghabiskan makanan nya dan membayar setelah itu Alex pergi kerumah untuk janjinya ke Max.


Sampai depan rumah Alex terkejut Max sudah datang lebih awal, dia sudah tidak sabar ingin bertemu ayah nya.


"Hah Max kau datang lebih awal, aku kira kamu datang sore ini ternyata cepat sekali"


"Yah soalnya aku sudah tidak sabar menemukan ayah ku"


"Baiklah ayo masuk"


Alex masuk ke rumahnya bersama Max dia langsung membuka laptop di kamar nya dan bertanya informasi ayahnya Max, karena dengan informasi itu Alex akan mudah mencari orang dengan asal usulnya.


"Oke Max mari kita mulai mencari ayah mu pertama ayahmu dulu seperti apa dan apa pekerjaan nya dulu? "


"Ayahku dulunya adalah seorang karyawan pabrik dia bekerja sebagai petugas keamanan dia mendapat kerja setiap malam untuk berjaga, aku tidak tau apa yang dia kerjakan selama ini apakah hanya berjaga atau ada kegiatan lain yang dia lakukan aku tidak tau"


"Hmh.. Mungkin ada misteri dibalik ini, baiklah dimulai dari mencari nama pabrik itu. Max apa kau ingat nama pabrik ayah mu bekerja? "


"Hmh aku tidak begitu ingat karena jarang aku pergi ke tempat kerja nya"


"Ini akan sulit, apa kau tidak punya informasi ayah mu di rumah atau bertanya pada ibumu"


"Aku sudah coba bertanya ibu dan setiap ditanya responnya selalu sama, dia sudah tidak peduli lagi tentang ayah ku karena perbuatan nya, ibuku bahkan membuang semua hal milik ayah ku"


"Lalu sebelum di buang barang ayahmu di taruh dimana, jangan jangan ada barang yang belum di buang ama ibumu"


"Oh ya aku ingat dulu aku melihat ayah ku sedang menyembunyikan sesuatu dibalik lemari kamar nya, mungkin itu akan membantu! "


"Kalau begitu pencarian kita lanjut besok aja yak hari sudah mulai malam dan ibu ku sebentar lagi pulang, besok aku datang kerumah mu untuk melihat barangnya siapa tau ada barang yang bisa membantu kita? "


"Ya.. Dan jika kau ingin ke rumah ku alamatnya akan susah dicari karena rumah ku ada di pinggiran kota"


Mereka melanjutkan pencarian nya esok hari, dan ibu nya Alex datang segera setelah Max pulang. Ibunya membawa sejumlah bahan makanan untuk makan malam nanti, Alex yang melihat ibunya pulang langsung membantunya menyiapkan makan malam.


"Ibu pulang! "


"Selamat datang, wah hari ini ibu belanja banyak sekali ini semua untuk makan malam ya bu? "


"Tentu tidak, ibu beli sebanyak ini karena ingin menyetok bahan makanan untuk satu bulan kedepan. Malam ini kita makan ayam goreng dan nasi saja ya, sausnya ada ini jika mau"


"Malam ini hanya itu makanan nya? Buat lah lebih banyak lagi bu ibu kan baru belanja masak banyak dikit boleh kali! "


"Tidak, ibu sudah bilang ini stok untuk satu bulan kedepan dan kalo sampe bahan ini abis ibu tidak mau masak kamu beli atau goreng sendiri terserah, ibu belakang ini dapat upah kecil karena perusahaan tempat ibu bekerja sedang mengalami masalah dan gaji karyawan terhambat. Makanya mulai sekarang kita harus hemat dan pintar dalam berbelanja mengerti "


Mendengar penjelasan ibu Alex meresa menjadi anak yang tidak berguna karena dia berpikir ibunya bekerja supaya Alex bisa sekolah dan bisa terpenuhi semua kebutuhan, tapi karena jam kerja yang lama dan upah yang kecil membuat Alex berpikir untuk membantu ibunya. Keesokan harinya Alex sehabis pulang sekolah langsung pergi ke rumah Max dan memang benar rumah Max susah untuk dicari karena berada di pinggiran kota, Alex bertanya sana sini tapi tidak ada yang tau tapi ada satu pria tua yang tau,pria itu merupakan orang dekat Max dia memberi tahu Alex dimana rumah nya.


"Hei nak, apa kau mencari sesuatu? "


"Hah, Oh ya saya lagi nyari alamat ini bapak tau dimana?.. Sudah bertanya sana sini tapi tidak ada yang tau! "


"Oh ini,ini adalah alamat rumah Max kan? "


"Ya bagaimana bapak tau? "


"Karena aku adalah orang dekat Max, yang selalu membantu keluarga Max saat sedang kesusahan"


"Benarkah, lalu rumah nya dimana aku ada perlu dengan nya"


"Baiklah kau terus saja jalan ini lalu"!


Mendengar penjelasan pria tua itu Alex langsung pergi ke alamat yang ditunjukan pria itu, saat sampai Alex tidak menyangka dengan penampilan rumah Max rumah nya begitu kumuh dan hampir rubuh.


" Hmhm jalan kesini lalu ambil belokan ini dan sampai, HAH!.. Apa benar ini rumah nya?.. Jika benar rumah nya sudah tidak layak lagi, apa Max benar tinggal disini aku kira dia lebih mampu dari ini aku masuk aja! TOK... TOK!. Max apa kau dirumah? "


"Oh Alex silakan masuk maaf ya kondisi rumah ku seperti ini hehe"

__ADS_1


"Max apa kau benar-benar se susah itu? "


"Ya tidak juga kami masih bisa makan dan aku juga masih bisa sekolah jadi tidak apa apa, oh ya Alex ini adalah barang peninggalan ayah ku yang belum di buang mungkin bisa membantu kita. Aku menemukan ini bawah lantai rumah ternyata ayah ku punya tempat rahasia untuk menyimpan barangnya! "


Setelah melihat barang nya Alex menemukan foto tempat ayah Max bekerja dia mengambil foto itu dan mencari nya dirumah.


"Hah ini? "


"Ini adalah foto tempat ayah ku bekerja dulu, dia mengambil foto itu untuk kenangan nya"


"Ini akan cukup Max ikut dengan ku kerumah kita akan mencari alamat ini"


"Ya"


Setelah mendapat petunjuk mereka melanjutkan percarian dan menemukan lokasi tempat ayah Max bekerja.


"Hah ini dia alamatnya, kita bisa kesana malam ini"


"Bagaimana?.. Malam ini aku tidak boleh keluar malam dan besok! "


"Jangan khawatir besok sekolah kita libur karena guru akan rapat untuk festifal akhir tahun dan malam ini kamu bilang saja ke ibu mu kalau mau menginap di rumah ku pasti di boleh kan! "


"Baiklah, tapi kau tidak apa apa keluar malam? "


"Tidak apa apa besok libur ini ibu ku tidak melarang apapun kalau aku lagi libur! "


"Bagus ayo"


Sudah dapat alamat mereka langsung pergi untuk ketempat tersebut, sesampainya mereka mereka kaget dengan suasana disana tidak ada apapun selain bangunan yang roboh.


"Ini dia alamatnya, tapi kenapa seperti ini bangunan nya sudah di robohkan karena sudah tidak berfungsi lagi"


"Ya, dulu tempat ini adalah tempat yang ramai penuh dengan suara mesin dan para pekerja yang bekerja disini tapi tempat ini sudah digusur akibat biaya operasional yang buruk, banyak pekerja yang di pecat dan mesin mesin mesin disini banyak yang rusak sehingga diambil keputusan untuk ditutup saja"


"Ya kau benar, ayo kita cari tempat ayah mu bekerja pasti ada barang nya tertinggal disini"


"Hmhm"


Mereka melanjutkan pencarian di sekitar reruntuhan dan menemukan pos keamanan yang hancur kemungkinan itu adalah pos ayah nya Max bekerja.


"Ini semacam pos keamanan? "


"Hah ini, ini adalah tempat ayah ku berjaga disini mungkin ada tempat untuk menyimpan barang berharga? "


"Mungkin ayo kita geledah tempat ini"


Setelah mencari mereka menemukan sebuah foto itu adalah foto ayah Max bersama seseorang yang belum pernah dilihat Max, Max terkejut dengan fotonya dia bertanya kepada dirinya siapa ini kenapa bersama ayah ku.


"Max lihat ini!.. Ini adalah ayah mu kan dia bersama siapa? "


"Iya ini memang ayah ku tapi aku tidak tau dia bersama siapa aku tidak kenal dia"


"Hmm baiklah ayo kita simpan fotonya dulu baru kita mencari orang ini siapa tau dia bisa membantu kita menemukan ayah mu! "


Setelah menemukan bukti mereka lalu pulang kerumah masing-masing, saat berjalan Alex mendengar bunyi gemuruh dari dalam hutan sesuatu sedang terjadi disana semua hewan lari ketakutan burung-burung berterbangan suara itu semakin dekat dengan mereka, mereka bersembunyi dibalik reruntuhan Alex melihat keluar dan menemukan monster batu yang sedang mencari mangsa.


"GRHHH... GRHHH! "


"Max kau dengar itu? "


"Ya suaranya berasal dari hutan, apa itu? "


"Aku tidak apa pun itu pasti mengerikan, ayo kita cari tempat sembunyi. Sembunyikan disi"!... Haaah suara itu berasal dari dia"


"Hah apa itu, dia mirip batu tapi berbentuk seperti manusia? "


"Kau benar, Max kau tunggu sini aku akan mengalihkan monster itu kau ambil kesempatan ini untuk lari! "


"Ya kau mengalihkan monster itu dan mengalahkannya dengan kekuatan super mu, ya! "


"HAHH...? "


mendengar hal itu Alex terkejut sepertinya Max tau semua rahasianya.

__ADS_1


_BERSAMBUNG_


__ADS_2