WARRIOR OF LIFE

WARRIOR OF LIFE
sang pelindung


__ADS_3

Kathline melindungi anak itu dengan tubuh nya monster itu menyerangnya dengan lahar, saat hampir mengenai kathline ada sebuah cahaya bersinar yang melindungi mereka ternyata cahaya itu berasal dari batu kekuatan yang masih di pegang kathline. Mereka selamat dan langsung pergi monster itu mencoba mengejar mereka tapi ditahan oleh Alex dan max, Kathline yang berhasil lari sembunyi di gang perumahan, melihat apa yang terjadi Kathline masih tidak percaya apa yang baru saja terjadi saat sembunyi ibu dari anak itu secara kebetulan bersembunyi bersama nya mereka terkejut, kathline langsung menyerah kan anaknya dan menyuruh mereka lari. Kathline melihat Alex dan Max bertarung dia sangat kagum dengan mereka, diakhir pertarungan mereka mengeluarkan jurus andalan mereka untuk mengalahkan monster itu tapi keajaiban muncul yang dimana jurus mereka saling melengkapi dan membentuk jurus baru, mereka berhasil mengalahkan monster itu Kathline yang kagum langsung menghampiri mereka.


"Woww..! Tadi itu luar biasa apa kalian pernah bertarung sebelum nya? "


"tentu saja kami pernah bertemu monster yang kuat seperti ini tapi bukan masalah bagi kami"


Sambil berbangga diri mereka langsung pergi ke toko dan berbincang mengenai masalah sebelum nya.


"Hmmm... Aku masih tidak mengerti jadi batu ini adalah batu kekuatan yang melindungi kehidupan di bumi dari monster seperti tadi? "


"Ya karena itu kami harus berusaha keras untuk bisa lebih kuat lagi, kau juga telah memiliki batu itu yang berarti kau harus bisa melindungi kehidupan di bumi seperti kita, kau sudah melihat apa yang terjadi jika kau tidak memegang batu itu..? "


"HAHH..? "


"Yah, mungkin kau tidak akan ada disini sekarang jadi kau harus bisa menggunakan batu itu untuk melindungi bumi"


"Tapi bagaimana..? "


"Hari minggu kau tidak ada kegiatan kan kita akan berlatih bersama, kita bertemu di sini pagi jadi jangan terlambat ya"


Mereka membuat janji untuk berlatih, hari minggu nya Alex dan Max ada didepan toko Kathline mereka mencoba memanggil kathline tapi sayang nya kathline masih tidur, mereka mencoba cara lain untuk membangun kan kathline.


"Kathline bangun waktunya untuk berlatih, kathline..! "


"Mungkin dia masih tidur"


"Kenapa dengan dia, dia sudah menjadi yang terpilih tapi masih santai saja"


"Alex apa kau tidak ada cara lain untuk membangunkan nya..? "


"Ada, aku akan menelpon dia untuk bangun untungnya aku sempat meminta nomornya karena tau hal ini akan terjadi..! "


"... !DUDDD DUDDDD!... Haa iya"


"Kathline katanya kau mau ikut kami latihan..! "


"Siapa ini..? "


"Ini aku Alex kami sudah ada didepan tokomu jadi kau harus bersiap dan langsung kemari"


"Haaa, HEHHHH AKU KESIANGAN..!! CEPAT AKU HARUS CEPAT,Hai teman-teman apa kalian menunggu lama, maaf ya soalnya tadi ada sedikit hehehe"


"Hahha sudah ayo kita pergi! "


" Kita akan kemana..? "


"Kita akan ketempat dimana aku sering latihan dulu"


Sambil berjalan mereka saling menceritakan satu sama lain, sesampainya disana mereka terkejut karena tempat itu sudah menjadi lahan parkir, Alex yang tidak menyangka langsung diam melihatnya.


"Hah apa ini..? Dulu tempat ini adalah kenangan masa kecil ku tapi kenapa sudah tidak ada"


"Apa benar ini tempat nya Alex...? "


"Tentu saja tempat ini adalah yang terbaik bagiku banyak kenangan yang aku buat disini tapi sekarang semuanya sudah hilang"


"Sudah jangan sedih Alex kita ke toko ku dulu baru kita mulai latihan kita"


Mereka langsung pulang karena tempat nya sudah tidak ada, sampai ditoko mereka memikirkan tempat untuk latihan.


"Astaga kenapa tidak ada tempat untuk kita latihan..? "


"Itulah,semua nya sudah dijadikan lahan proyek mau sewa tempat tapi tidak ada biaya, bagaimana ini"


"Jika tidak ada tempat maka kita buat saja! "


"Hahh"


"Iya kita membangun markas kita sendiri sehingga bisa latihan tanpa terganggu"


"Kau benar baiklah ayo kita bangun markas kita sendiri"

__ADS_1


"Tapi dimana kita akan membuat nya..? "


"Jangan khawatir aku tau dimana kita bisa membangun markas"


"Benarkah"


"Hmm ayo ikut aku"


Setelah berdiskusi mereka langsung memutuskan untuk membuat markas mereka sendiri, setelah melihat tempat yang kathline tunjukkan mereka langsung setuju dan membuat rencana untuk membangun markas.


"Wah ini adalah tempat yang bagus"


"Ini adalah lahan kosong yang tidak berpemilik jadi aku memutuskan untuk mengambil tanah ini"


"Baiklah ayo kita bangun markas, pertama aku ingin markas nya berada di bawah tanah supaya tidak ada orang yang mengetahui ini "


"Ya aku ingin pintu markas nya dibuat meluncur supaya bisa lebih cepat sampai "


"Dan untuk bagian dalam markas aku ingin kita membuat ruang kendali lengkap dengan sistem hiburan, ruang ganti, dan ruang untuk istirahat juga"


"Baiklah, semuanya sudah ayo kita membangun"


Setelah menysun rencana mereka langsung membuat nya, seminggu telah berlalu markas itu hampir selesai dan mereka berpikir untuk istirahat dulu.


"Hahh, Alex ayo kita istirahat dulu aku lapar"


"Baiklah markas sudah hampir jadi kita bisa santai dulu, Max kau ingin makan apa..? "


"Aku ikut kau saja"


"Kalau kau kathline..? "


"Aku ikut saja"


"Baiklah kalau gitu kita ke toko pizza yuk, aku tau tempat nya enak banget saat pertama kali ku coba"


"Benarkah ayo"


"Alex apa kau kenal..? "


"Tidak aku hanya merasa aneh dengan gadis itu, sudahlah lanjutkan makan nya bagaimana enak kan..? "


"Enak sekali! "


Setelah itu mereka langsung pergi melanjutkan pekerjaan mereka, saat keluar gadis itu menunggu mereka diluar sepertinya dia mengincar sesuatu dan benar saja dia mengincar batu mereka, Alex terkejut dan langsung mengejar nya.


"Hei kembalikan batu kami"


"Max, Kathline kalian tunggu sini aku akan mengejarnya, HEI BERHENTI..!! "


Kejar-kejaran pun terjadi mereka lari melewati gang kecil, perumahan, dan atap rumah dilewati mereka, saat di persimpangan lampu menunjukkan akan merah untuk pejalan kaki gadis itu masih sempat lewat tapi Alex. Lampu sudah berganti merah Alex yang sudah ditengah jalan tiba-tiba di tabrak oleh truk dan terhempas, gadis itu melihat Alex sejenak dan langsung pergi batu itu masih bersama nya tapi saat di cek batu itu mengeluarkan cahaya dan terbang menuju Alex yang sekarat, tak disangka Alex masih hidup berkat batu itu. Gadis itu tidak percaya dan langsung pergi.


Setelah itu Alex langsung menemui mereka, mereka sangat khawatir Alex kenapa napa, mereka bertanya pada Alex tentang batu nya.


"Alex syukur lah kau baik-baik saja"


"Apa ada yang terluka..? "


"Tidak, tapi aku berhasil merebut batu ku, tapi punya kalian"


Tiba-tiba sebuah cahaya datang dan menghampiri Max dan Kathline, ternyata itu adalah batu kekuatan mereka balik ke pemilik aslinya.


"Hmm cahaya apa itu..? "


"Hahh ini batu kita"


"Tapi bagaimana mereka kembali..? "


"Pasti mereka sudah tau siapa pemilik asli mereka jadi mereka tidak bisa dimiliki oleh siapa pun benar-benar batu istimewa"


Setelah itu diperlihatkan gadis itu yang sembunyi digang, dia mengecek tas nya dan didapati semua batu nya menghilang. Dengan ekpresi terkejut campur dengan rasa ketakutan sepertinya dia mengalami masalah. Dan benar saja dia bekerja untuk preman, preman itu menyuruh gadis itu untuk mencuri benda berharga tapi dia gagal untuk mencuri, karena itu sebagai hukuman preman itu memukuli nya hingga babak belur, dan kita diperlihatkan ternyata gadis itu juga memiliki batu kekuatan.

__ADS_1


Keesokan harinya setelah markas nya selesai mereka memutuskan untuk berjalan jalan sambil membeli perlengkapan markas, saat sedang melihat lihat mereka tertarik dengan poster pengumuman yang ada di tembok pinggir jalan.


"Hei kalian lihat ini..!"


"Apa ini..? "


"Ini sepertinya pengumuman untuk konser yang akan diadakan di kota ini dan penyanyinya adalah, HAAA..!! "


"Ada apa..? "


"Yang jadi penyanyi nya adalah idola ku namanya brayen,dia dikenal karena suara nya yang merdu. Aku sudah mengidolakan nya sejak aku masih sekolah aku sangat mencintainya bahkan semua gak tentang dia aku punya dari baju, lampu, bahkan semua musik nya aku simpan. Alex bisakah kita menonton nya ini adalah kesempatan emas aku ingin melihat nya secara langsung!! "


"Hmm, tanggal konser dan harga tiket nya lumayan mahal, tanggalnya juga sebentar lagi, kalau ngumpulin duit sekarang tidak akan keburu lagi pula kami ga minat konser, jadi bagaimana kau pergi sendiri..? "


"Yah tidak apa-apa aku juga tidak mengharapkan dapat pergi, nonton di rumah ku saja sudah senang aku"


Dengan wajah kecewa kathline pergi meninggalkan Alex dan Max, Alex yang tidak tega dengan kathline langsung mencari cara untuk mengumpulkan uang dan secara kebetulan ada sebuah poster pengumuman disebelah poster konser yang berisikan perlombaan dan hadiahnya adalah 100 RB keping emas, Alex dan Max langsung tertarik dengan pengumuman nya mereka langsung pergi ketempat pendaftaran untuk mengikuti lomba itu. Mereka mengikuti semua perlombaan dan berhasil masuk final, saat final mereka berlomba gulat dengan orang yang kuat, mereka ambil keputusan siapa yang maju dulu dan Max yang maju duluan, mereka bersiap dan bel berbunyi tanda pertandingan dimulai.


Max yang masih memegang batu kekuatan dengan mudah nya mengalahkan orang kuat dan memenangkan pertandingan, semua penonton terkejut tidak percaya apa yang dilihatnya. Max pun memenangkan 100 RB keping emas, setelah bertanding mereka langsung pergi dan ditengah jalan mereka dihadang sekumpulan orang yang tidak suka jika mereka menang.


"Hei kalian tunggu dulu"


"Ada apa dengan mereka, apa mereka ada urusan..? "


"Hei kenapa kalian bisa menang tadi apa kalian berbuat curang, aku tau orang kuat itu adalah juara bertahan gulat dan dengan mudah nya dikalahkan oleh kalian, pasti kalian menggunakan alat atau minum obat terlarang kan"


"Tidak itu semua berkat latihan kami selama ini"


"Jangan bohong pasti kalian curang ngaku saja"


"Ada apa dengan kalian, kami bermain dengan jujur"


"Karena kalian aku jadi bangkrut, semuanya ku pertaruhkan pada orang kuat itu benar-benar tidak bisa dimaafkan"


"Hahh jadi kalian berjudi dalam pertandingan ini dan berharap bisa kaya..?"


"Dan karena kalian sudah tau cepat berikan kantong itu pada kami dan kami tidak akan menganggap kalian curang..!! "


"Hmhh, hahaha...!! "


"Ada apa dengan mereka, apa mereka siap untuk mati "


"Maaf aku tidak bisa menahan tawaku ini, baiklah akan aku ladenin kalian jika kalah jangan nangis ya"


"KURANG AJAR, HYAAAK"


Setelah perkelahian singkat mereka berhasil menghentikan orang-orang itu dan langsung pergi, hari konser tiba dan kathline yang masih kecewa duduk depan toko sambil memandang awan. Alex dan Max menghampiri nya dan bertanya.


"Hei kathline ada apa, apa kau masih kecewa sama yang kemarin..? "


"Tidak, aku hanya merasa tidak enak jika aku pergi tanpa teman itu akan membuat ku merasa sendiri, sebenarnya aku bisa pergi sendiri tapi tanpa teman maka konsernya tidak akan seru"


"Itulah mengapa batu itu memilih mu, karena kau orang yang peduli dan tidak mementingkan diri sendiri, tapi jangan khawatir kami akan pastikan kau dapat nonton konser hari ini..! "


Dengan muka bingung Kathline memperhatikan Alex mengeluarkan sesuatu dari kantongnya dan itu adalah tiket konser untuk mereka bertiga, Kathline yang lihat langsung kaget tidak percaya apa yang dilihat.


"Hahh, ini..! "


"Kami memutuskan untuk memberi mu hadiah sebagai tanda pertemanan kita "


"Tapi bagaimana kalian mendapatkan nya, bukannya tiket ini mahal..? "


"Tidak usah mikirin itu yang penting kita bisa nonton konser bersama"


"Tapi kalian bagaimana"


"Jangan khawatir kami sudah ada tiket, jadi ayo kita pergi"


Malam harinya mereka langsung pergi ke konser, kathline yang masih tidak percaya dia bisa berada disini sangat senang dan berterima kasih pada mereka. Mereka mencari tempat duduk mereka dan di sela-sela para penonton ada seorang gadis yang mengincar mereka ternyata gadis itu adalah gadis yang mencuri batu Alex, dia sepertinya tidak menyerah untuk merebut batu itu dari Alex.


_BERSAMBUNG_

__ADS_1


__ADS_2