
Setelah selesi belanja Laika merasa sangat lapar,Laika pun langsung pergi menuju di mana Deddy nya saat ini,
Laika tau jika Deddy nya sudah jatuh hati kepada kakak cantik nya.
"Deddy...Laika lapar π
Laika mau makan sihfootd,."
Kinan yang mendengar kata sihfootd pun langsung tergiur,tentu saja karena Kinan belum makan sama sekali.
"hallo adek cantik boleh kakak ikut makan,.??kakak sangat lapar sudah 3 hari kakak tidak makan,kamu tau kakak gk punya uang sama sekali π,."
Ucap Kinan dengan menjelaskan panjang lebar apa yang dirinya rasakan saat ini.
Laika yang mendengar itu merasa sedih sedangkan Adam malah sebaliknya merasa sangat risih,
bagai mana tidak melihat Kinan yang begitu seperti orang kesurupan bicara tanpa berhenti sejenak pun.
Sedangkan Edrin saat ini jangan di tanya lagi bagaimana Endri merasa prustasi akibat mendapat anak buah baru yang seperti orang-orang sawah tapi cantik dan menggemaskan.
"Ayo makan...Jara kamu ikut makan sihfootdnya juga,."
Ucap Adam yang meminta agar Jara ikut makan sihfootd.
Bara yang hanya melihat dram keluarga baru nya itu pun merasa sangat bahagia karena dirinya bisa mempunyai seorang adik yang bernama Laika,akan tetapi Bara menaruh hati kepada Laika.
Sesampainya di resto terkenal di negara xx mereka pun langsung masuk dan di sambut langsung oleh manejer karena bukan apa-apa,pemilik resto ini tidak lain adalah Adam.
Adam yang memesan ruangan VIP pun langsung pergi menuju ke ruang VIP yang sudah di siapkan.
__ADS_1
Lagi-lagi Jara kaget begitu juga dengan Endri,baru kali ini Adam menarik bangku khusus buat seorang wanita,siapa lagi kalau bukan SITI HAJARA,kepada manta istrinya saja Adam tak sebegitu nya.
Kinan yang melihat itu pun langsung meminta Endri untuk melakukan itu juga.
"Ayang bebeb mau dong di gituin ama ayang bebeb,."
Pinta Kinan yang melihat Adam memperlakukan Jara.
Endri yang mendengar kata-kata Kinan pun langsung naik pitam.
"Duduk sendiri aja,..Ogah saya lakukan,."
Jawab Endri,yang tidak suka dengan sikap Kinan.
Laika dan Bara yang melihat itu pun hanya bisa tertawa kecil, melihat sikap Edrin yang begitu judes,galak tanpa perasaan terhadap Kinan.
"Ayang bebeb makin manis kalo judes gini,."
Jawab Kinan,dengan ceplas ceplos tanpa memikirkan ada orang lain di ruangan itu.
Adam yang mendengar perkataan dari Kinan pun merasa sangat risih,Adam pun lebih memilih memandangi Jara yang saat ini duduk di samping nya.
Sedangkan Jara dia lebih asyik bercanda gurau bersama Laika dan Bara,tentu saja Jara tidak menghiraukan sikap Adam.
"Kakak cantik nanti malam ceritain dongeng lagi ya,."
"Laika suka dongeng yang kakak cantik ceritakan malam kemarin,."
Pinta Laika,yang menyukai cerita dongeng yang Jara bacakan.
__ADS_1
"Iya tuan putri...Nanti malam kakak ceritakan dongeng yang lainnya juga,."
"Pastinya tuan putri kecil ini menyukai nya juga,."
Jawab Jara,yang mengiyakan permintaan Laika.
Adam yang mendengar itu pun berniat untuk mendengar Jara bercerita tentang sebuah dongeng untuk Laika malam ini.
"Kakak cantik Laika mau dengar dongeng tentang putri tidur,."
"Apa boleh kakak cantik,.??"
Tanya Laika.
Edrin terkejut mendengar permintaan Laika,karena selama ini Laika tidak pernah sekalipun meminta ijin terlebih dahulu jika dirinya mengigikan sesuatu,dan ini adalah yang pertama kali bagi Laika meminta ijin terlebih dahulu,Adam pun sama terkejutnya dengan Edrin karena selama ini Laika tidak pernah sekalipun meminta ijin kepada dirinya, akan tetapi kenapa sangat berbeda perlakuan Laika kepada Jara.
"Boleh tuan putri kecil,nanti malam kakak ceritakan dongeng tentang putri tidur,."
Jawab Jara,dengan lembut dan tersenyum manis kepada Laika.
Lagi-lagi Adam di buat gelisah sekaligus di buat tidak bisa berkata-kata lagi,Adam yang melihat senyum Jara yang begitu manis membuat Adam tidak ingin jauh-jauh dari Jara.
anggap aja ini mereka makan ya gaisπ
__ADS_1