WIDERER FALL IN LOVE

WIDERER FALL IN LOVE
bab 4


__ADS_3

Tok tok tok,...


"Nona Jara,."


Panggil pak Danis.


Jara yang mendengar ada seseorang yang memanggil dirinya pun langsung keluar melihat siapa orang itu.


"Iya pak,..Ada apa,.??"


Tanya Jara.


"Tuan Adam memanggil mu,."


Ucap pak Danis.


Jara yang medengar itu pun langsung paham.


"Baik pak,..Saya mengerti,."


Jawab Jara.


Dengan langkah buru-buru Jara menuju di mana Adam berada,..Tanpa memikirkan dirinya sendiri tidak memakai alas kaki.


Karena sangking terburu-buru,namun siapa sangkak karna buru-buru Jara malah keseleo,sampai jatuh dihadapan Adam pas di kaki Adam,..


Adam yang melihat itu lasung kaget.


"Aduh,."


Teriak Jara,yang merasa sangat sakit.


Pelayan yang lain pun sampai ketakutan,karna jika salah satu yang lain kena maka mereka semua lah yang terkena imbasnya juga.


Pak Danis yang melihat juga merasa sangat was-was,pak Danis sangat tau bagaimana sifat Adam selama ini.


"Kamu bisa hati-hati tidak haa,."


Ucap Adam dengan keras.


Buru-buru Jara pun bangun dan tanpa terasa mata mereka saling beradu.


"Deg,."

__ADS_1


"mata nya manis sekali,."


Batin Adam belum juga putus pandangan nya ke arah mata Jara,..Jara yang merasa di padang pun merasa takut.


"Ya tuhan kenapa,...Baru saja mau kerja kok malah mau di pecat,."


Batin Jara.


"Deddy... Deddy....Deddy,."


Panggli Laika.


"Haaa...Iya apa sayang,.??"


Jawab Adam sambil bertanya,namun masih saja melirik ke arah Jara.


Entah kenapa padangan pertama ini membuat Adam enggan berpaling.


Sedangkan asisten nya dan pak Denis melihat Adam merasa tersenyum.


Lain sama Laika,melihat Jara merasa aneh.


"Kakak manis,...Nama kakak siapa,.??"


Tanya Laika.


Jara yang di panggil pun langsung berjongkok di hadapa Laika.


"Hallo nona manis...Kenalkan nama kakak SITI HAJARA panggil aja kakak Jara,."


Jawab Jara,yang memperkenalkan dirinya sendiri.


Laika yang mendengar itu pun langsung memeluk Jara.


"Aku Laika kakak,....Nama lengkap ku PUTRI ZULAKHAN,."


Jawab Laika,yang sambil memeluk dan tersenyum manis kepada Jara.


Lagi-lagi pelayan merasa tercengang,


semua itu tak luput dari padangan Adam,...Adam yang melihat langsung pun melihat kening Jara ada merah bekas jatuh barusa.


Entah setan mana Adam ikut berjongkok dan langsung memegang kepala Jara,sambil meniup dan berkata.

__ADS_1


"Sakit gak ni,.??"


Tanya Adam dengan lembut.


Jara yang di tanya merasa aneh dan gugup sebab Adam memegang keduap pipi nya.


Lagi dan lagi semua pelaya dan asisten Adam melongok,mereka merasa aneh dan juga senang.


"Akhirnya singa dapat pawang,."


Batin pak DenisπŸ™ƒ


(sama seperti author nya😌😌)


"Saya tidak apa-apa tuan,."


Jawab Jara sambil menghindar.


Tapi Adam bukan nya paham malah


semakin lengket saja, sampai lupa bahwa Dika dan yang lainnya juga bengong melihat nya.


Bukan hanya Dika melainkan pelayan,pak Danis dan juga Edrin mereka semua bengong melihat Adam yang seperti itu.


Tiba-tiba Laika memanggil Dika.


"Kak Dika sini kenalan sama kakak cantik,."


Panggil Laika.


Dika yang merasa terpanggil pun langsung maju dan menyalami tangan Jara,dan tentu saja Dika terpesona melihat wajah Laika yang polos tapi terdapat kesan manis di sana.


(🀧)


Adam yang merasa aneh mendengar Laika memanggil nama Dika pun berpikir sesuatu tentang sebuah nama untuk Dika.


β•šβ•β•β•β•β•ΰ³‹ΰ³‹β•β•β•β•β•β•


***mencari cinta tapi yang kudapat luka.


ku mencari sayang tp yang kurasa hina.


ku cobak iklas walau hati tak bisa.

__ADS_1


jujur aku tersakitin di sini.


🀧🀧🀧***


__ADS_2