
...----------------...
Di sebuah sudut lain lantai dua sebuah rumah makan dia orang pria tampan yang sedang berbincang dengan santai, sesekali seorang pria yang sangat tampan memandang ke arah Zu dan teman-temannya,
saat kedua pria itu sedang asyik menatap Zu dan rombongannya tiba-tiba Zu memutar pandangannya dan langsung menatap ke arah mereka berdua,
kedua pria itu tersentak namun begitu juga dengan Zu, ia mengenali kedua pria tersebut salah seorangnya adalah Raja Nan, dan satu orang lain adalah Leo, pria dari masa depannya, entah itu orang yang sama atau bukan Zu merasa bahwa mereka adalah satu orang yang sama namun hidup di zaman yang berbeda,
"kenapa mereka berdua bisa saling mengenal apa identitas Leo di dunia ini,,
Leo mengerutkan keningnya saat Zu menatapnya tadi ia seperti mengenali tatapan gadis tersebut itu sangat mirip seperti tatapan seorang gadis yang selalu berada di dalam mimpinya, walaupun ia tidak mengetahui siapa gadis di dalam mimpinya tersebut ia meyakinkan bahwa gadis tersebut adalah gadis spesial dari masa lalu nya,
*tatapan gadis itu kenapa mirip sekali dengan gadis yang berada di mimpiku siapa mereka apakah aku melupakan sesuatu tapi aku bahkan mengingat kenangan masa kecilku bagaimana bisa aku melupakan siapa pemilik tatapan mata itu**
*siapa gadis itu kenapa aku merasakan jantungku berdetak kencang namun juga sakit dalam waktu yang bersamaan, kenapa aku merasa marah sedih kecewa dan menyesal kenapa aku merasa benci terhadap diriku sendiri apa yang sudah aku lakukan bukankah itu hanya seorang gadis Aku bahkan tidak peduli dengan gadis manapun selama ini siapa dia*
Raja nan dan Leo berbicara di dalam hati mereka masing masing,
Zu yang sadar bahwa dirinya terlalu lama menatap kedua pria tersebut akhirnya mengalihkan pandangannya Untung saja saat itu makanan yang mereka pesan akhirnya datang , Zu dan rombongannya akhirnya makan dengan tenang walaupun di dalam pikirannya masih bertanya-tanya apa hubungan kedua pria tersebut,
setelah makan Zu selalu meminta kepada lin membungkus makanan untuk tiga orang, dia akan membiarkan aska Romi dan Nindi, menikmati makanan yang sama seperti yang mereka makan hari ini,
__ADS_1
setelah selesai dengan terburu-buru Zu dan rombongannya kembali ke pinggir kota dengan menggunakan teleportasi, saat mereka berpindah langsung ke depan gerbang rumah mereka mereka tiba-tiba terdiam saat mendengar suara seorang gadis yang sedang mengungkapkan kekesalannya,
Berengsek mereka bahkan pergi bersenang-senang tanpa membawaku, mereka kira aku mau menjadi budak, kenapa Aska dan Romi bahkan tidak terpengaruh dengan kecantikanku aku sudah menggoda mereka tapi mereka bahkan tidak lirik ke arahku malah marah-marah kepadaku, bukankah aku bener Mereka pergi tanpa membawa kamu mereka bersenang-senang tanpa membawa kami lihat saja aku akan membalas mereka semua suatu hari nanti,,
nona haruskah aku membunuh gadis itu tanya lan,
tidak perlu untuk saat ini biarkan dia, Lin antar makanan itu kepada mereka sebelum dingin dan nanti malam aku ingin berbicara dengan kalian semua, baiklah kalau begitu kalian pergilah beristirahat aku juga ingin beristirahat
baik nona,
selalu memasuki ruang dimensinya di sana ia berendam di dalam Batak yang sudah diisi dengan wewangian bunga read rose, lilin aromaterapi, dan sebotol dan gelas wine menemani waktu berendam nya,,
setelah sesi berendamnya Zu lalu bangun dan berganti pakaian menggunakan pakaian santai dunia modern nya ,Zu menuruni tangga dan mencari keberadaan bocah kecil tersebut, setelah mencari hampir 10 menit akhirnya ia menemukan bocah kecil tersebut sedang duduk di bawah sebuah pohon pir ia menggigit dan mengunyah buah pir tersebut dengan sangat lahap,,
baby apakah itu segar
Menoleh, ya mommy segar sekali,,
bocah kecil itu lalu berdiri sebuah pir dan menyerahkan nya kepada Zu,, Zu menerima buah tersebut dan menggigitnya ia bisa merasakan buah pir tersebut sangat manis dan berair membuat suasana hatinya menjadi bahagia, buah dari dalam ruang dimensi nya memang tidak pernah mengecewakan,,
Setelah itu Zu meminta bayi tersebut untuk mandi dan mencarinya di kamar,
__ADS_1
20 menit kemudian bayi atau bocah kecil itu mendatangi kamar Zu,Zu lalu memintanya untuk datang dan tidur bersama dengan dia di kamar milik Zu, entahlah Zu sangat ingin tidur sambil memeluk bayi kecil tersebut,,,Zu bisa tidur dengan nyenyak sambil memeluk dan mencium bayi kecil tersebut,, karena perbedaan waktu antara ruang dimensi dan dunia nyata Zu , tidak perlu khawatir bahwa dia menghilang terlalu lama dari dunia nyata,,,
setelah puas dengan tidurnya akhirnya Zu bangun dan membersihkan dirinya, ya lalu membangunkan bocah kecil tersebut dan mengatakan bahwa dia akan kembali ke dunia nyata,, sambil membawa sebotol wine Zu kembali muncul di dalam kamarnya, saat ini sudah pukul tujuh malam Mereka pun sudah makan malam tanpa menunggu kedatangan Zu itu karena Zu mengatakan ia tidak makan malam ini,,Zu lalu duduk di ruang keluarga dan berkumpul dengan mereka semua,
Aska Robi kami sudah menjual semua sayuran yang kami bawa ke kota tadi pagi, sekarang aku akan membagi hasilnya kepada kalian,
Nindi yang mendengarkan perkataan Zu lantas mengerutkan keningnya,,,
Aska dan Romi menggelengkan kepalanya dan berkata, nona kami adalah orang-orang mu, Nana juga memberi kami makan tempat tinggal dan semua kebutuhan yang kamu miliki,, kami tidak membutuhkan apapun lagi termasuk koin itu nona,,
kenapa kalian menolaknya bukankah kalian bekerja dari pagi hingga sore di kebun, bukankah kalian juga bekerja menggunakan tenaga lalu apakah kalian tidak pantas untuk dibayar, nindi menjawab perkataan kedua pria tersebut dengan lantang tanpa mengingat status budak yang sebelumnya ia miliki, sesungguhnya saat ini pun dirinya masihlah seorang budak, karena Zu sudah membelinya dari rumah budak namun tidak menghancurkan surat yang membuktikan bahwa masihlah seorang budak yang dijual,,
😳 dasar Tamak apakah kamu lupa bahwa kamu adalah seorang budak, kamu diperjualbelikan dan nona memperlakukan kamu seperti manusia sekarang jadi kamu merasa bangga,,dasar tidak tau diriiii
...****************...
...End...
❤️
...****************...
__ADS_1