
...----------------...
Lan yang melihat namanya membalikkan badan akhirnya mengikuti gerakan yang dilakukan pemain tersebut, namun ia kaget saat melihat di belakang mereka terdapat dua orang pria yang salah seorangnya sangat ia kenali,
😳😳
tuan tuan maaf apa yang kalian lakukan mengapa kalian mengikuti kami? Lan bertanya secara langsung kepada kedua pria tersebut,
bukannya menjawab kedua pria tersebut malah tertegun karena kaget dengan pertanyaan tiba-tiba yang dilontarkan oleh Lan,
Tuan
akhirnya setelah beberapa saat kedua pria tersebut menatap ke arah LAN dan menjawab,
nona namaku Leo, maafkan kelancanganku namun bolehkah aku berbicara dengan nona yang menggunakan cadar, tanya Leo dengan penuh harap,
jew memicingkan matanya,
*siapa kamu kenapa kamu ingin berbicara dengan nona ku aku yakin ini adalah pertemuan pertama kita, jadi tidak mungkin kamu memiliki urusan dengan nonaku, jawab jew,
Nona aku mohon Aku hanya ingin menanyakan sesuatu kepadamu aku tidak bisa menceritakannya di sini bolehkah aku meminta waktumu sebentar,
__ADS_1
Zu yang juga penasaran dengan apa yang ingin diberi carakan oleh Leo akhirnya menyetujui permintaan laki-laki tersebut,
Baiklah akuti aku,,
kalian lanjutkan perjalanan dan tujuan kita tadi, Aku ingin 5 wadah besar dan bawa langsung ke rumah kita, simpan wadah-wadah itu di atas air, buat dulu tempat untuk menyimpannya , seperti meja raksasa di atas air,
Baik nona,
nona apakah kami benar-benar tidak perlu menemani nona, bagaimana jika seseorang memiliki niat yang tidak baik kepada nona tanya fi,
tidak perlu kalian kembalilah,
akhirnya Zu pergi meninggalkan mereka menuju arah yang berlawanan tepatnya berjalan menuju ke sebuah taman yang berada tidak jauh dari tempat tersebut,
Katakan,
Lena sebelumnya perkenalkan namaku adalah Leo, Aku akan langsung kepada tujuan,
nona bolehkah aku bertanya apakah sebelumnya kita pernah bertemu, apakah nona mengenaliku, apakah sebelumnya kita memiliki interaksi yang sangat dekat,
*berhenti apa sebenarnya yang ingin kau tanyakan kepadaku, Zu bertanya Leo,
__ADS_1
Leo yang melihat Zu menatap matanya secara langsung merasakan jantungnya berdetak lebih cepat dari yang tadi ia rasakan, tempat sadar ia memegang tangan Zu dan meletakkannya di dadanya,
Zu yang kaget atas perlakuan Leo hendak menarik tangannya namun terhenti ketika ia merasakan jantung Leo yang berdetak dengan sangat kencang,
nona Aku tidak mengerti tetapi setiap aku bertemu denganmu dan nanti aku berdetak dengan sangat cepat bahkan saat aku sedang bersama tunanganku aku tidak merasakan hal ini, salah jutaan kupu-kupu hinggap di atas perutku, aku merasakan sakit bahagia saat aku melihatmu namun di satu sisi aku juga merasakan bahwa aku sangat jauh darimu aku merasa kecewa dan marah terhadap diriku sendiri,
nona siapa kamu sebenarnya, aku memimpikanmu setiap aku memejamkan mataku, Aku tidak tahu tapi kamu selalu muncul di mimpiku, itulah kenapa aku berpikir apakah sebelumnya kita pernah bertemu,
Zu yang mendengar kalimat panjang yang diucapkan oleh Leo kembali tertegur, ia bingung bagaimana ia harus menjawab pria ini, pria yang dulu ia tolak cintanya, dan pria yang sudah ia janjikan untuk menjadi suaminya di kehidupan berikutnya, namun entah mengapa Zu merasa dingin di hatinya saat mendengar Leo mengatakan bahwa ia sudah memiliki seorang tunangan,
Zu menatap mata Leo lalu berkata
Mungkin
...****************...
...End...
Hehe see you next part guys ❤️
Jangan lupa tinggalin jejak biar aku makin semangat,
__ADS_1
...****************...