Yang Di Takdirkan

Yang Di Takdirkan
Langit malam


__ADS_3

"apa yang kmu katakan?? Kamu gak boleh lakuin yang engga-engga. Bagaimanapun aku juga masih mencintaimu" ken mencium kening feby dan mengusap rambutnya dalam pelukannya


"maka dari itu ken, aku gak mau jauh-jauh darj kamu" balasnya yang di angguki oleh ken


"aku akan berbicara pada key nanti, sekarang pulanglah dan istirahat, aku tidak mau kamu kenapa-napa" ken melepaskan pelukannya dan melihat feby


"baiklah aku akan pulang, dan kamu harus menepati ucapan mu barusan ken" ken hanya tersenyum dan mengangukan kepalanya


"baiklah" balas ken


Lalu feby pun merapihkan pakaiannya sebelum pergi dan benar-benar keluar dari ruangan ken


Setelah feby pergi...


"hahhh.. Aku harap keyra bisa mengerti" ucap ken sambil bersandar di kursinya


Malam harinya di kamar keyra..


Keyra yang berada di balkon kamarnya melihat indahnya langit di malam hari yang terhiasi oleh begitu banyak nya bintang yang menemani sinar bulan..


Besok adalah hari pernikahan keyra dan juga kenzo, entah kanapa keyra khawatir akan seperti apa nantinya. Karna ken dan juga key baru saja mengenal akhir-akhir ini,


"Hahhhh... Apa ini rencanamu tuhan, kau tarik aku kedalam kehidupannya, di antara dia dan juga kekasihnya??" keyra berbicara seolah bintang akan bisa menjawab ucapannya barusan,

__ADS_1


Key mengangkat tangannya dan seperti sedang memegang sebuah bintang disana,


Tiba-tiba,, Tokk.. Tok.. Tok..


Keyra berbalik dan melihat pintu kamarnya.. Lalu menyuruhnya masuk setelah tau siapa orang yang ada di balik pintu tersebut,


"apa kau sibuk??" ken yang masuk kedalam kamar keyra lalu menutupnya kembali


"ngga ko" balasnya, lalu ken menghampiri keyra yang berada di balkon kamarnya


Ken berdiri di samping keyra, di antara pagar pembatas balkon tersebut. Sama halnya dengan keyra ken juga melihat langit malam


"apa kau suka seperti ini??" keyra menatap ken


"apa kau suka melihat bintang-bintang di langit sana??" keyra mengangguk mengerti


"tentu saja, merekalah yang selalu menemani ku, selama ini aku hanya sendiri. Sebantang kara setelah kepergian kedua orang tua ku" keyra melihat kembali bintang-bintang di atas sana


"aku tau mereka tidak selalu ada, dan begitupun dengan kehidupanku, ia tak selalu berjalan mulus" ucapnya dalam hati lalu keyra tersenyum sambil menundukan kepalanya


"apa kau mau aku buatkan kopi??" ken hanya menggelengkan kepalanya


"tidak usah,.... Key??" keyra mentap ken yang balik menatapnya juga

__ADS_1


"hemmm??" balasnya


"aku ingin berbicara serius dengan mu!" ken menatap keyra


"bicara saja" ken malah menarik napasnya kasar lalu membuangnya


"maafkan aku sebelumnya, tapi kamu tau kan jika aku ini sudah mempunyai keksih?? Dan masalahnya kami saling mencintai, apa kau tidak keberatan jika kita membuat perjanjian setelah menikah nanti??" keyra tau apa yang di maksud oleh ken


"tentu saja, aku gak keberatan. Malah aku yang harus minta maaf jika aku masuk begitu saja kedalam kehidupanmu" balas keyra tak enak sambil menatap ken


"bukan salah kmu, tapi ini salah ku.. Maaf" ucapan ken membuat keyra bingung


Mamang sejak pertama. keyra tidak tau jika orang yang menabrak dirinya waktu itu adalah kenzo, keyra hanya tau jika kenzo dan reyhanlah yang menyelamatkan dirinya saat kecelakaan


"apa maksudmu??" tanyanya keyra yang bingung


"ahh.. Tidak apa-apa. Baiklah kamu istirahatlah aku akan siapkan perjanjiannya setelah kita menikah nanti" balas kenzo melihat keyra


"baiklah " balasnya


"good night" ucap ken sambil mengacak rambut keyra dan tersenyum


Sebenernya key tidak ada perasaan sama sekali dengan kenzo, jadi keyra tak apa-apa jika keyra dan kenzo membuat perjanjian selama tidak mengulitkannya

__ADS_1


Setelah kenzo pergi keyrapun bergegas dari tempatnya dan masuk kedalam selimutnya dan tertidur


__ADS_2