Yang Di Takdirkan

Yang Di Takdirkan
Merasakan sinar matahari


__ADS_3

'kenapa??' tanya kenzo


'kakak belum memberi tau nya' kenzo langsung pergi dari sana dan berniat untuk melihat kembali putri tidur nya itu


'aku akan membawanya pulang saat dia membaik nanti' ucap kenzo sambil berlalu


'...... Baiklah'


Reyhan tak bisa berbuat apa-apa lagi, ini memang tanggung jawab adiknya jadi ia harus merekalankan nya tinggal bersama adiknya selama ia blum sembuh total


Di ruangan tempat keyra dirawat


'apa yang ayah ibu bilang orang yang sedang mekhawatir kan ku adalah mereka?? Tapi aku tidak mengenalinya aku terlalu takut' batin keyra


'kau sedang apa??apa yang kau pikirkan??' tanya kenzo yang sudah masuk kedalam kamarnya keyra


'tidak ada' balas nya yang tak mengalihkan pandangan nya pada dunia luar


'apa kau sudah merasa baikan?? Lalu keyra melihat ke arah kenzo


'aku tidak pernah baik-baik saja selama ini' mereka saling menatap tapi kenzo bisa melihat ada kesedihan di dalam mata keyra


'aku yang menolong mu tapi aku tidak tau namamu' ucap kenzo berusaha mengalihkan pembicaraan mereka


'aku keyra' jawabnya singkat


'ahh.. Apa orang tua mu tidak akan mengkhawatirkan mu?? Karna selama 8bulan ini kau berada di sini dan tidak sadarkan diri?' tanya kenzo lagi

__ADS_1


'tidak, mereka tidak akan mencariku, karna mereka selalu ada di sampingku' lalu keyra membuang pandangan nya ke arah lain lalu menutup matanya seolah ia merasakan kedua orang tuanya sedang memeluknya


'maaf' ucap kenzo


'........ Tidak, kau tidak tau mereka sudah tenang di sana bukan' lalu keyra membuka matanya dan melihat kenzo


'hmmm, jika kau sudah membaik tinggallah bersama ku, aku akan merawat mu sampai sembuh' balas kenzo tulus


'tidak usah, aku akan pulang saja' tolak keyra


'aku tidak menerima penolakan, dan lagian tidak ada orang di rumahmu kan jadi kau bisa tinggal bersamaku sampai kau sembuh' jelas kenzo


'apa tidak apa-apa seorang gadis yang tidak kau kenali tinggal bersama mu??'


'aku rasa tidak apa-apa, aku ingin menolong mu sampai kau benar-benar sembuh' mereka saling menatap satu sama lain


_________________________


Sudah seminggu ini keyra terapi dan ia mulai membaik,


Di sebuah taman rumah sakit yang di suguhi berbagai pepohonan dan bunga-bunga yang ada di sana, di pagi hari seorang gadis tengah duduk si salah satu kursi yang ada di taman tersebut


'apa iya aku tertidur cukup lama' ucap nya pada dirinya sendiri


Lalu gadis itu mendongakan kepalanya melihat langit yang begitu indah yang di hiasi awan yang begitu putih


Burung-brung yang berkicau di antara ranting-ranting pohon seperti sedang menyanyikan lagu

__ADS_1


Dan gadis itu tersenyum sambil menikmati pagi harinya itu dengan baju pasien yang masih ia kenakan dan tiang infusan yang ia pegang


Ia tak menyadari jika sendari tadi ada seseorang yang trus memperhatikan ya lalu orang itu berjalan mendekatinya


'apa kau sudah sarapan??' tanya seseorang itu


'kenzo..... Ahh belum aku ingin merasakan sinar matahari terlebih dulu' jawabnya sambil tersenyum


'sudah cukup, ayo kau harus sarapan dulu' ajak kenzo


'aku tidak mau, makan di sini tidak enak, semuanya hambar aku tidak suka' tolak keyra


Lalu kenzo duduk di samping keyra lalu menatapnya


'apa kau ingin sesuatu?? Akan ku belikan' bujuk kenzo


'tidak usah aku tidak ingin merepotkan mu' tolak ya lagi


'jika kau tidak merepotkan ku kau tidak akan makan' balasannya sambil tersenyum


'..... Baiklah, bagaimana kalau sup buntu??' tanya keyra ragu-ragu


'ahahah.... Baiklah akan aku belikan' ucap kenzo sambil mengacak rambut keyra dan tersenyum


'terimakasih kasih' balas keyra tersenyum


Haii haii jangan lupa like komen yaaa

__ADS_1


__ADS_2