Zahrah

Zahrah
episode 4


__ADS_3

1 tahun kemudian


hidup mereka di jakarta sudah lebih baik dari pada mereka di kampung mereka sudah membeli mobil usaha sendiri juga dan sering mereka jalan jalan membuat kakak nya Nia Tomy dan suci sangat bersyukur lihat para adik nya sudah sukses.


kakak pertama kedua dan ketiga juga tidak pernah lagi menjeguk ibu dan ayah mereka juga sibuk acara mereka masing masing dan kakak ipar nya Zahra sering ngasih uang ke Zahra untuk ayah dan ibu nya perlahan kak Tomy karna sang istri baik kak Tomy berubah jadi baik dia setuju jika uang di kasih ke ayah dan ibu nya juga sudah mau bicara pada Zahra.


sampe lah ketika di mana mereka berduka atas kepergian sang ayah Zahra dan kakak nya juga, kakak nya tidak ada yang datang yang jauh di perantauan yang ada di jakarta hanya Nia suci dan Tomy yang melihat sang ayah sudah pergi untuk selama nya.


ayah sudah tidak sakit lagi ya maffkan Zahra ya yah karna Zahra belom sempet bahagia kan ayah selama ayah hidup semoga ayah di sana di tempat kan di surga kata Zahra.

__ADS_1


setelah di kebumi kan ayah nya Zahra mereka pun tahlilal di rumah untuk berdoa bersama supaya arwah sang ayah senang karna banyak yang ngirim doa untuk nya.


Zahra pun sudah bisa kembali ke kafe tempat ia bekerja karna selama 1 Minggu dia izin untuk tidak masuk sang ayah sakit sudah parah satu Minggu dan pada akhirnya Allah menjeput nya.


hy Zahra kamu udah lebih baik kata sahabat nya Zahra, sudah sintia aku kambali Bekerja ya nanti istirahat kita bicara lagi ok kata Zahra.


waktu hidup mereka punya uang mereka sempat beli tanah untuk anak anak nya supaya bisa bangun rumah atau kebun bagian Zahra juga ada sang ayah kasih warisan dengan adil untuk semua anak anaknya.


tapi sayang bagian Zahra tidak di kasih oleh ibu nya Zahra karna sang ibu terpagaruh ucapan sang anak pertama mereka menjual bagian tanah milik Zahra dan mereka bagi bagi hasil uang nya.

__ADS_1


Zahra tidak ada di rumah karna Zahra berada di kafe Bekerja di rumah sang kakak hadir semua Nia suci dan Tomy terus yang tiga lagi menelpon saja dan mendengar pembagian harta warisan tanpa Zahra.


ibu memang yang terbaik besok kita jual dan kita bagi hasil kan lumayan ibu kita dapat modal untuk usaha ibu juga yang akan seneng kan lagi pula Zahra kerja suruh aja dia bikin rumah sendiri beli tanah sendiri kan karna anak pembawa sial itu kita hidup nya susah kata kakak nya yang bernama Nia.


yang lain menurut tapi sang kakak laki laki tidak tega dengan sang adik nya Zahra.


ibu ini amanah dari ayah untuk Zahra karna Zahra dapat bagian nya TPI kenapa ibu setuju aja atas permintaan kak Nia ibu ini semua sudah takdir dan Zahra tidak bersalah saat itu Zahra KAn tidak tau apa apa ibu.


kata Tomy bicara panjang lebar pada sang ibu.

__ADS_1


__ADS_2