Zahrah

Zahrah
episode 5


__ADS_3

alah Tomy kamu diam saja lagian Zahra kerja kan dia bisa beli sendiri kita yang susah ibu membutuh kan modal banyak untuk bangun usaha kata nia.


bener itu kata kak Nia Tomy biar kan aja lah Zahra cari sendiri jika dia punya suami nanti suruh dia beli pake uang suami nya kata suci


bukan masalah beli apa tidak kak tapi ini adalah amanah buat Zahra karna dia dapat warisan seperti kita semua jangan kalian beda beda Kanya dia kan adik bungsu kita kan udalah kita tidak usah membenci nya.


selama ini dia ngasih orang tua kita makan dia semua nya biaya kehidupan ayah dan ibu kita tidak ada satupun kak kata Tomy.


ya itu kan udah kewajiban dia sebagai anak karna dia pembawa sial hidup kita jdi kismin begini udah sewajar dia balas Budi kata nia.


terserah kakak ibu saja aku capek bicara nya jangan sampe karma datang ke kalian ya aku tidak mau dapat karma dari tuhan Tomy pun pergi meninggalkan rumah sang ibu Karna dia sudah berbicara panjang lebar pada kakaknya untuk tidak mengambil hak untuk Zahra.

__ADS_1


dan ingat satu lagi aku tidak mau ambil hasil uang dari kalian menjual tanah bagian nya Zahra kata Tomy.


apa apa sih tu anak kenapa dia bela si anak pembawa sial bgtu kata nia, ya sudah lah kalian jual saja bagian ibu juga ada kan karna ibu bosan ibu mau jualan aja kata sang ibu.


iya kita akan kasih ibu kita bagi tiga ibu Adik adik nya di jakarta mereka tidak mau karna hidup mereka sudah lebih baik kita bertiga saja kita bagi ya ibu kata nia.


iya kata sang ibu , aku jadi bisa punya usaha sendiri dunk kata suci.


iya Nia kalian berdua hati hati ya di jalan.


mereka pun pulang kerumah mereka masing masing dan ibu langsung masuk ke kamar nya untuk istirahat.

__ADS_1


malam pukul 10 Zahra pulang dan dia sangat lemes badan nya dia panas kepala pun ikut pusing.


lalu dia istirahat dan besok pagi dia akan kembali bekerja.


kak Nia pagi ini kita jadi pergi kan kata suci, ya jadi dunk kita menjual tanah milik Zahra terus kita kita bagi dua lalu kita kasih ke ibu sedikit saja karna ibu sendiri kan nanti kalau banyak sama ibu pasti di kasih sama anak pembawa sial itu.


iya kak kakak bener kita kasih ibu seperlu nya aja habis itu uang untuk kita berdua kata suci.


mereka pun menjual tanah tersebut dan tanah itu sudah terjual karna tempat sangat ramai mereka berdua dapat sekitar 50 jt dan mereka bagi dua hanya dua juta untuk ibu nya karna dia mau jualan.


sang kakak datang kerumah ngasih uang dua juta untuk ibu nya buka usaha dan ibu nya menerima dia tidak menanyakan sama sekali Nia dan suci pergi dari rumah ibu nya untuk pergi beli emas mereka sudah lama menginginkan emas dan akhirnya mereka tercapai sedangkan tanah milik mereka mereka bikin perkebunan untuk usaha mereka.

__ADS_1


__ADS_2