
Hai namaku syifa. umurku 22 tahun aku bekerja di sebuah toko kecil milik bibi yuni dia sangat galak meskipun begitu dia sangat baik.
bibi yuni memiliki anak yg juga seumuran dengan ku namanya farah dia anak yg sedikit pemalu dia juga sahabatku.
masalah buruk menimpa ku kedua orang tua ku selalu bertengkar mereka tidak pernah akur itu membuat ku sangat bingung, terkadang kehidupan itu sedikit menyakitkan
aku memutuskan menjalani kehidupan untuk menjadi mandiri.
sejak SMA dulu aku menyukai kakak kelas ku bernama leo dia anak pengusaha terkenal Leo anak yg pintar dan sangat tampan dia cowok paling populer disekolah
sampai sekarang aku masih menyukai nya. aku slalu mencari tau dimana dia tinggal saat ini, dia dikabarkan telah menghilang 2 bulan yg lalu.
__ADS_1
banyak rumor yg beredar bahwa perusahaan mereka bangkrut ada juga yg mengatakan bahwa mereka pindah ke luar negeri.
Malam yg gelap syifa berjalan pulang menuju rumahnya syifa tiba-tiba menghentikan langkahnya karena merasa takut dia menatap lorong yg gelap tanpa cahaya itu. "Huh.. hanya lorong ini satu-satunya jalan tercepat untuk sampai ke rumah" syifa kemudian menyalahkan senter di hp nya dengan langkah pelan syifa mulai berjalan. keringat dingin badan mulai gemetar syifa hampir tidak bisa bernafas.
"Hey apa yg kamu lakukan"tanya seseorang. syifa kemudian menoleh dan.. "huwaaaa jangan makan aku" teriak syifa sambil memukuli orang tersebut.
"Syifa ini aku bimo" syifa menghentikan pukulan nya dan membuka matanya. "maafkan aku kamu membuatku terkejut, sedang apa kamu disini" tanya syifa. bimo terdiam sesaat dia tidak bisa mengakui bahwa dia sangat mengkhawatirkan keadaan syifa.
mereka berdua sampai kerumah kontrakan syifa, "akhirnya sampai juga" ucap bimo, "makasih udah mau nganterin sampai ke rumah, sebaiknya kamu cepat pulang ini udah malam" ucap syifa. iya jawab bimo kemudian pergi untuk pulang.
saat syifa hendak membuka pintu dia mendengar suara pecahan piring. syifa lalu mencari tahu asal suara itu dan ternyata itu berasal dari rumah pak jodi "hah apa pak jodi sudah pulang ke rumahnya" syifa kemudian mencoba untuk memeriksa apakah benar pak jodi sudah pulang ke rumah.
__ADS_1
tiba didepan pintu syifa mengetuk pintunya beberapa kali tapi tidak ada yg membuka nya syifa kemudian beberapa kali juga memanggil pak jodi tapi tidak ada yg merespon. saat syifa memegang gagang pintu tiba-tiba pintu terbuka "pak jodi apa bapak sudah pulang" ucap Syifa yg sedikit ketakutan.
Syifa memutuskan untuk masuk kedalam rumah pak jodi. dirumah pak jodi sangat berantakan banyak sekali debu
'kenapa sangat kotor sekali mungkinkah pak jodi lupa membersihkan nya, dia pasti sangat lelah sehingga dia tidak sempat membersihkan rumahnya- batin syifa.
syifa berniat membersihkan rumah pak jodi setelah semua ruang tamu bersih syifa melanjutkan ke dapur. syifa terkejut melihat piring pecah berserakan dimana-mana "apa ada kucing masuk kedalam sini" ucap syifa.
setelah selesai membersihkan dapur Syifa melanjutkan untuk pergi ke atas yaitu kamar nya pak jodi saat di tangga syifa melihat bercak darah.
"apakah ini darah, jadi tadi yg ada diruang tamu itu bukan selai strawberry melainkan darah dan didapur itu bukan darah tikus yg mati tadi". syifa semakin curiga siapa yg ada di rumah pak jodi.
__ADS_1