
Syifa tiba-tiba mendengar suara benda jatuh dari kamar pak jodi
syifa merasa kalau memang ada seseorang di dalam rumah ini.
perlahan dan hati-hati syifa menaiki tangga menuju kamar pak jodi sesampainya di depan pintu kamar pak jodi syifa melihat ada bayangan seorang laki-laki. "hah.. siapa kamu apa yg kamu lakukan disini" syifa ketakutan setengah mati.
laki-laki tersebut menoleh kebelakang dengan wajah yg penuh luka darah segar keluar dari mulutnya tubuhnya yg sedikit kaku itu mulai berjalan ke arah syifa. syifa yg melihatnya mundur kebelakang tanpa disadari syifa berada di perujung tangga. "jangan mendekat" ucap syifa.
laki-laki itu terus berjalan ke arah syifa, syifa terjatuh dari tangga syifa masih setengah tersadar dan akhirnya pingsan.
pagi pun telah tiba. syifa terbangun dari pingsan nya merasakan tubuhnya sakit karena terjatuh dari tangga
ternyata dia tidak lagi berada di rumah pak jodi melainkan di depan kontrakan nya. "kenapa aku berada di depan rumah" ucap syifa sambil memegang kepalanya yg masih sakit.
__ADS_1
syifa mulai mengingat kejadian kemarin malam yg sangat menyeramkan "apa dia Monster, wajahnya sangat menyeramkan" syifa sangat penasaran siapa orang itu.
sementara itu seorang laki-laki yg dilihat syifa terduduk diam.
"kenapa perempuan itu sangat ketakutan melihat ku" tanya laki-laki itu kemudian dia mulai mencari cermin. laki-laki itu menemukan potongan cermin dan mulai mengambil.
laki-laki itu terkejut mengetahui bahwa wajahnya sangat menyeramkan, cermin yg ada ditangannya terjatuh dan pecah.
"ada apa dengan wajahku" laki-laki itu bangkit dia tersadar kalau dia sangat lambat berjalan
"ada apa dengan semua ini, apa aku Monster" ucapnya. laki-laki itu turun ke bawah tidak sengaja dia melihat ponsel perempuan yg tertinggal di samping tangga. laki-laki itu mengambil ponsel perempuan itu "ponselnya terjatuh disini sekarang perempuan itu sudah berada di rumahnya" ucapnya.
kejadian kemarin malam..
__ADS_1
laki-laki itu mendekati syifa lalu menggendong nya. "sangat berat"ucap laki-laki itu karena tidak kuat dia menurunkan syifa
laki-laki itu bingung bagaimana caranya agar dia bisa membawanya pergi dari tempat ini. laki-laki itu melihat sebuah gerobak kecil yg ada dipojok
"dengan benda itu aku bisa mengembalikan dia kerumahnya" ucapnya sambil tertawa sedikit. sesampainya di rumah syifa dia langsung pergi.
"kenapa aku tidak bisa melupakan kejadian kemarin malam, hah ini membuatku semakin penasaran siapa dia" syifa yg selesai mandi dan bersiap-siap untuk menuju ke tempat bibi yuni. syifa keluar rumah dan menatap rumah pak jodi "huh biarkan saja mungkin dia saudara nya pak jodi" ucap syifa saat ingin berjalan dia melihat gerobak kecil disamping dia pingsan. syifa tanpa peduli bersiap menuju ke tempat bibi yuni.
sesampainya syifa melihat farah yg membaca bukunya syifa menghampiri farah. "selamat pagi farah" ucap syifa yg sudah duduk didepan farah.
"selamat pagi juga" ucap farah
" farah aku ingin menceritakan kejadian yg baru saja menimpa ku" ucap syifa "kejadian apa, jangan mengatakan kalau kamu kencing di celana karena takut melewati lorong yg gelap itu" ledek farah. "bukan itu, ini tentang monster di rumahnya pak jodi" ucap syifa. "apa kamu membaca novel yg aneh lagi sehingga membuat imajinasi yg berlebihan seperti itu" ucap farah. " dengarkan cerita ku" syifa bercerita beberapa menit setelah syifa menceritakan kejadian itu.
__ADS_1
"syifa mungkin saja dia saudaranya pak jodi" ucap farah yg merinding setelah mendengar cerita syifa.